Cerpen- Hadi adalah seorang pria berusia 40 tahun yang hidup bahagia dengan istrinya, Kiki, dan dua anak mereka di sebuah desa kecil. Namun, takdir mempertemukan Hadi dengan Dewi, seorang wanita yang memiliki keuletan kesabaran dan jiwa penyabar . Mereka bertemu secara kebetulan dan secara perlahan jatuh cinta satu sama lain.
Hadi terjebak dalam perasaan bimbang. Dia mencintai istri dan keluarganya, namun perasaan terhadap Dewi semakin kuat setiap harinya. Hadi sadar bahwa dia harus memilih antara kewajiban dan kebahagiaan pribadi.
Dalam perjalanan ini, Hadi mengalami penderitaan dan kesulitan batin. Dia terus berjuang dengan perasaan bersalah dan konflik emosional. Seiring waktu, Hadi menyadari bahwa dia tidak bisa terus mempermainkan perasaan dua wanita yang dicintainya.
Hadi memutuskan untuk berbicara jujur dengan Kiki , mengungkapkan perasaannya terhadap Dewi Meskipun Kiki terluka dan marah, dia menghargai kejujuran Hadi dan keberanian untuk menghadapi konsekuensi dari tindakannya. Kiki memilih untuk memberikan waktu bagi Hadi untuk memikirkan kembali pilihannya.
Hadi merenung dan menyadari bahwa dia telah membuat kesalahan besar. Dia menyadari bahwa komitmen dan janji pernikahannya adalah hal yang berharga, dan cinta sejati adalah tentang menghormati dan menjaga hubungan yang telah dibangun selama ini.
Hadi meminta maaf kepada Kiki dan berusaha memperbaiki hubungan mereka. Meskipun Kiki masih merasa terluka, dia juga menyadari bahwa mereka perlu bekerja sama untuk membangun kembali kepercayaan dan memperkuat ikatan mereka.
Cerita ini menggambarkan perjalanan Hadi dalam memahami pentingnya komitmen, kesetiaan, dan kejujuran dalam sebuah hubungan. Pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa cinta sejati bukanlah tentang mengejar kebahagiaan pribadi dengan mengorbankan orang lain, tetapi tentang mempertahankan dan memperkuat hubungan yang telah dibangun dengan penuh integritas.