Resmi Dilaporkan ke Panwaslu, Caleg DPRD Pringsewu Diduga Money Politik

Penulis :

Redaksi

PRINGSEWU (Traznews) – Beredarnya isu money politik yang dilakukan oleh Tim Sukses (Timses) dari Calon Legislatif (Caleg) untuk DPRD Pringsewu dari Partai Politik PDI-P berujung di laporkan ke Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) setempat, Senin (12/2/24).

Menurut pengakuan Priyono, selaku pelapor terkait dugaan money politik yang dilakukan AW Caleg dari partai PDI-P, telah resmi melaporkan perihal tersebut ke Bawaslu Pringsewu.

“Sekirannya siang hari tadi resmi saya melaporkan dugaan money politik yang dilakukan oleh tim sukses dari caleg AW ,” jelasnya.

Masih kata dia, bahwa telah menemukan adanya pemberian amplop yang berisikan uang sebesar Rp50.000 yang dilakukan oleh timses AW untuk dibagikan kepada sejumlah warga di wilayah Kecamatan Gadingrejo.

Bacaan menarik :  Voucher Rp 500 Ribu untuk ticket masuk Pemandian Dira Kencong meringankan beban anggaran masyarakat untuk menikmati liburan di awal tahun 2024

“Yang saya tahu itu ada satu timses membawa 30 amplop untuk dibagikan kepada 30 orang, isinya 50 ribu,” tandasnya.

Kemudian, Ia berharap dengan dilaporkannya persoalan tersebut ke Bawaslu Pringsewu dapat mengambil tindakan terhadap Caleg yang melakukan politik uang.

“Saya berharap dengan Laporan ini, Bawaslu bisa menindaklanjuti dengan memberikan sanksi terhadap caleg yang melakukan kecurangan dengan cara Politok Uang tersebut dengan peraturan yang ada, inilah fungsi dan tugas Bawaslu dibentuk oleh pemerintah,” timpalnya.

Terpisah, Gilang Alkautsar Ketua Panswaslu Kecamatan Gading Rejo kepada media ini membenarkan adanya laporan terkait dugaan money politik yang dilakukan oleh timses Caleg AW.

“Benar tadi siang ada laporan yang kita terima atas nama Priyono, melaporkan salah satu caleg PDI-P adanya dugaan money politik,” ucapnya.

Bacaan menarik :  Ratusan Pendekar Gelar Silaturahmi Di Suoh, Mengusung Tema "Merajut Persatuan Dalam Bingkai Kebhinekaan".

Selanjutnya, masih kata Gilang, terkait Laporan yang diterima langkah utamanya yakni melakukan kajian awal terlebih dahulu seperti pemenuhan syarat formil dan materilnya.

“Kita akan lakukan kajian pertama yakni memenuhi syarat formil dan materil atau tidak, karena kami sudah berkoordinasi dengan bawaslu bahwa tetap menerima laporan-laporan dengan berpedoman pada ketentuan-ketentuan yang ada,” tuturnya.(Red)

Bagikan postingan
Pj.Bupati Nukman Ucapkan Bela Sungkawa Atas Meninggalnya Warga Suoh dan Bns.
0
Pernyataan Sikap Partai Umat Tentang Kecurangan Pemilu Tahun 2024
0
Kejadian Lagi!!! Warga Suoh  Diterkam Harimau.
0
LBH  Segera Minta Maaf  Kepada Masyarakat  Timur  Terkait Peryataan Isu Rasisme 
0
Jalur Liwa-Krui Kembali Longsor, Sat Lantas Polres Lampung Barat Himbau Pengguna Jalan Berhati-hati
0
KWRI Kota Metro, Hadiri Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2024 Di jakarta .
0
Polres Metro Jakut Sediakan Posko Kesehatan bagi Petugas Penyelenggara Pemilu
0
Kebebasan Pers,Presiden Jokowi Curhat Fotonya Sering Diunggah Dengan Cara Tidak Biasa Di Puncak HPN 2024.
0
Rakernas 2024, BNPT Fokus Lindungi Perempuan, Anak Dan Remaja Indonesia
0
Ketua APDESI Sultra La Ode Alwi Haidatul Sepakat Dengan Visi Misi Hilirisasi Prabowo Gibran 
0
Silaturahmi dengan Tokoh Agama, Kapolsek Sekincau Ajak Jaga Situasi kamtibmas Yang kondusif.
0
Rapat c plano pemilu 2024 kecamatan Bangsalsari molor dari waktu yang di tentukan gara gara salah input data kpps Desa Tisnogambar
0
Terimakasih Atas Kunjungannya!!!