Rektor Unsultra: MoU dengan PERADI Profesional Harus Berlanjut pada Implementasi Nyata bagi Mahasiswa dan Alumni

Penulis :

Lucky suryani

Jakarta – Traznews. Com  Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan pemerintah melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PERADI Profesional dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Universitas Indonesia (UI), serta 111 perguruan tinggi negeri dan swasta di bawah naungan Kementerian Agama RI.

 

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Menteri Agama RI, Nazaruddin Umar, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amin Suyitno, Rektor Universitas Indonesia, Heri Hermansyah, Ketua Umum PERADI Profesional, Harris Arthur Hedar, Ketua Panitia Tasrif M. Saleh, serta para pimpinan perguruan tinggi Islam negeri maupun swasta dari berbagai wilayah di Indonesia.

 

 

Rektor Universitas Sulawesi Tenggara, Prof. Dr. Eng. Jamhir Safani, S.Si., M.Si., usai menghadiri kegiatan di Ballroom Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (8/7/2026), menyampaikan bahwa kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, khususnya melalui sinergi antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan pemerintah.

Bacaan menarik :  Luncurkan Hidup Sehat Dimulai dari Rumah, Lamban Kelor Binaan PT Bukit Asam Jalin Kerja Sama dengan DPP PWDPI

 

“Kami melakukan penandatanganan MoU antara PERADI Profesional dengan beberapa perguruan tinggi, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Universitas Indonesia, serta 111 perguruan tinggi negeri dan swasta di bawah naungan Kementerian Agama RI,” ujarnya.

 

Menurut Prof. Jamhir, kolaborasi tersebut melibatkan perguruan tinggi keagamaan Islam maupun perguruan tinggi umum. Kehadiran Universitas Indonesia dan Universitas Sulawesi Tenggara dalam kerja sama tersebut menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring akademik sekaligus memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

 

“Baik perguruan tinggi di bawah Direktorat Pendidikan Islam maupun perguruan tinggi umum hadir dalam kegiatan ini. Ada Universitas Indonesia dan Universitas Sulawesi Tenggara. Bagi kami, kerja sama ini sangat penting untuk meningkatkan kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga-lembaga profesional seperti PERADI Profesional, serta Kementerian Agama,” katanya.

 

Ia menilai sinergi tersebut akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan, kualitas layanan akademik, serta pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

 

“Ini penting dalam rangka meningkatkan mutu dan layanan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu juga membuka potensi kerja sama yang lebih luas ke depan, terutama bagi mahasiswa Program Studi S1 Hukum yang nantinya telah menyelesaikan pendidikannya,” jelasnya.

Bacaan menarik :  Suarra Batik Resmi Launching 12 Juni 2026, Kimberly Hadirkan Batik Modern Untuk Generasi Milenial

 

Prof. Jamhir juga mengungkapkan rasa syukur karena Universitas Sulawesi Tenggara mendapat undangan perdana dari PERADI Profesional. Bahkan, Unsultra menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta dari Sulawesi Tenggara yang hadir dalam kegiatan tersebut.

 

“Bagi kami ini merupakan undangan perdana dari PERADI Profesional, dan kami sangat bersyukur. Kami juga menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta dari Sulawesi Tenggara yang hadir dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, ia berharap kerja sama yang telah ditandatangani tidak berhenti sebatas dokumen administratif, tetapi segera diwujudkan dalam berbagai program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa dan alumni.

 

“Saya juga sudah berbicara langsung dengan Ketua Umum PERADI Profesional dan mengundangnya untuk berkunjung ke Sulawesi Tenggara, khususnya ke Universitas Sulawesi Tenggara. Insyaallah dalam waktu dekat beliau akan berkunjung ke kampus kami,” tuturnya.

Bacaan menarik :  LDKS SMPN 222 Jakarta Hadirkan Alumni Jenal Arifin Sebagai Narasumber, Angkat Tema Penggunaan Media Sosial Sehat

 

Menurutnya, implementasi kerja sama jauh lebih penting dibandingkan sekadar penandatanganan nota kesepahaman.

 

“Kerja sama ini tidak hanya sekadar penandatanganan kertas, tetapi harus menjadi implementasi kolaborasi yang lebih luas ke depan. Misalnya, bagaimana mahasiswa dan alumni kami mendapatkan manfaat setelah menyelesaikan pendidikan S1, termasuk memiliki kesempatan bergabung dalam organisasi profesi seperti PERADI Profesional,” pungkas Prof. Jamhir.

Bagikan postingan
Harapan Itu Kembali! Rizky dan Septian Kembali ke Bangku Sekolah, Pemerintah Hadir Membuka Jalan Masa Depan”
0
Rapat Koordinasi Percepatan Perizinan Berusaha di Kawasan Industri Digelar di Kementerian Perindustrian
0
Polda Banten Gelar Sertijab Dansatbrimob, Kombes Pol Hadi Saepul Rahman Resmi Menjabat
0
Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab Irwasda, Karoops, dan Dirintelkam
0
Hamim Center Hadir di Konsolidasi Jilid Pertama Relawan Prabowo, Serahkan Dukungan ke Kertanegara dan Desak Bongkar Penyadapan
0
Polsek Sekincau dan Masyarakat Gelar Jum’at Bersih
0
Meriah! SPJI dan SPPG Nusantara Tri Mekar Ajak Pelajar BNS Kenal Dunia Jurnalistik Lewat Lomba Kreatif MBG
0
Laskar Merah Putih dan ARSIP Tegaskan Dukungan kepada Presiden Prabowo, Bachtyar Tedjanegara : Ajak Kader Solid Kawal Pemerintahan
0
ALIANSI RELAWAN SEJATI PRABOWO (ARSIP) TEGASKAN DUKUNGAN KEPADA PRESIDEN PRABOWO DAN KAPOLRI:
0
Samangat Kades,Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Bersama Warga Dusun 6 Taman Negeri Gotong Royong Bangun Jalan Usaha Tani
0
Implementasikan Program Kapolri, Kapolres Lampung Barat Gelar Jumat Bersih di Pekon Sebarus
0
Wabup Lampung Barat Lepas 6 Taruna Sekolah Kedinasan Kemenhub ke Poltrada Bali.
0