PMKNU Pertama di Lampung Barat, Bupati Parosil: Cetak Pemimpin yang Siap Bangun Daerah dan Jaga NKRI

Penulis :

Red

 Lampung Barat — Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus menghadiri pembukaan Pendidikan Menengah Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (PMKNU) PCNU Lampung Barat Angkatan I di Pondok Pesantren Roudlotus Sholihin, Pekon Gunung Terang, Kecamatan Air Hitam, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan yang menjadi pertama kali digelar di Lampung Barat ini dibuka langsung oleh salah satu Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Dr. K.H. Miftah Faqih.

Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Lampung Barat Miftahussurur, Wakil Ketua II DPRD Lampung Barat Kyai H. Ja’far Sodiq, Ketua PCNU Lampung Barat Kyai H. Imam Syafi’i, pengasuh Pondok Pesantren Roudlotus Sholihin Kyai Mohammad Toha, serta jajaran Ansor, Banser, Fatayat, Muslimat, IPNU-IPPNU, dan organisasi badan otonom NU lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Parosil Mabsus menyampaikan rasa syukur karena Lampung Barat dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan PMKNU.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan momentum penting untuk mencetak kader-kader pemimpin yang memiliki wawasan kebangsaan dan siap mengabdi kepada masyarakat.

Bacaan menarik :  Momentum Nuzulul Qur’an, Kapolres Lampung Barat Ajak Masyarakat Tingkatkan Iman dan Persatuan.

“Alhamdulillah, hari ini PMKNU untuk pertama kalinya dilaksanakan di Kabupaten Lampung Barat. Di Provinsi Lampung sendiri baru tujuh kali dilaksanakan, dan yang ketujuh ini berlangsung di Lampung Barat,” ujar Parosil.

Parosil menjelaskan, PMKNU merupakan jenjang pendidikan kepemimpinan yang mempersiapkan kader Nahdlatul Ulama untuk menjadi pemimpin organisasi maupun pemimpin di tengah masyarakat.

Ia menilai, kader yang telah mengikuti PMKNU akan memiliki pemahaman yang kuat tentang nilai-nilai kebangsaan, sekaligus mampu menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“NU adalah organisasi besar yang selama ini konsisten menjaga keutuhan NKRI. Ketika muncul berbagai paham radikal, NU selalu berada di garda terdepan memberikan pemahaman kepada masyarakat demi menjaga persatuan bangsa,” katanya.

Bupati dua periode itu juga berharap para peserta PMKNU tidak hanya mengikuti pendidikan dengan sungguh-sungguh, tetapi mampu melahirkan gagasan dan rekomendasi yang dapat mendukung pembangunan daerah.

“Saya berharap peserta PMKNU menjadi bagian dari pemimpin yang ikut membangun Lampung Barat, menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah, sekaligus menjadi promotor program-program pemerintah, baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” ujarnya.

Bacaan menarik :  Polsek Sekincau Polres Lampung Barat Menerima Penghargaan Kompolnas Award 2024.

Parosil juga mendorong para peserta agar mampu memberikan masukan kepada PCNU, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, maupun Kementerian Agama mengenai langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan untuk kemajuan daerah di masa mendatang.

“Saya doakan kegiatan ini berjalan lancar sampai selesai. Semoga PMKNU mampu melahirkan pemimpin-pemimpin yang andal, membanggakan Nahdlatul Ulama, serta memberikan kontribusi nyata bagi NKRI, khususnya Kabupaten Lampung Barat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Lampung Barat Kyai H. Imam Syafi’i mengatakan kolaborasi antara struktur organisasi NU dan para kiai pengasuh pondok pesantren menjadi kekuatan besar dalam membangun daerah.

Menurutnya, pelaksanaan PMKNU selama lima hari harus menghasilkan kader-kader yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Lampung Barat.

“Warga NU akan ikut memajukan dan membawa Kabupaten Lampung Barat menjadi lebih baik melalui berbagai program yang telah dicanangkan oleh Bupati,” katanya.

Bacaan menarik :  Babinsa Koramil 422-04/ Balik Bukit Laksanakan Program Bedah Rumah.

PMKNU Angkatan I berlangsung selama lima hari, mulai 1 hingga 5 Juli 2026. Sebanyak 64 peserta telah mendaftar.

Mayoritas berasal dari Kabupaten Lampung Barat, sementara 13 peserta lainnya datang dari luar daerah, seperti Pesisir Barat, Palembang, Aceh, Sulawesi, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

Tentu, hal ini menunjukkan tingginya antusiasme kader Nahdlatul Ulama untuk mengikuti pendidikan kepemimpinan tersebut.

Bagikan postingan
Polri Tambah Dukungan Personel Brimob Lintas Daerah untuk Penanganan Karhutla
0
Subuh Keliling, Upaya Polri Perkuat Harkamtibmas melalui Kedekatan Dengan Masyarakat
0
Précision et chance combinées avec coins-strike.fr pour des sessions de jeu palpitantes et fructueuses
0
Muhammad Rullyandi Apresiasi Pembentukan UU Penilai dan Peran Strategis MAPPI
0
Perkuat Benteng Kemerdekaan Pers, IWO Pringsewu Gandeng Advokat untuk Wartawan
0
Konferensi PWI Tangsel 2026, Tahapan Verifikasi Anggota Resmi Berakhir
0
Opportunità concrete con powbetsit.it per vincite sicure e un gioco responsabile nel tempo libero
0
Polri Ingatkan Bahaya Judi Online, Ajak Masyarakat Perkuat Pencegahan
0
Polri Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Digital untuk Hindari Penipuan Online
0
Polda NTB Kerahkan 200 Personel Brimob Bantu Penanganan Karhutla di Kalimantan
0
MAPPI Gelar Sarasehan Hukum 45 Tahun Soroti Dilema Bisnis vs Kerentanan Hukum Penilai
0
Professionelle Strategien und innovative Konzepte rund um https://kinbets-germany.de für deinen Erfolg
0