Pengurus HMI Cabang Tulang Bawang Periode 2022-2023 Resmi Dilantik, Zunnur : Kader Harus Tetap Kritis

Penulis :

Rilis Team

Tulang Bawang , (Traznews)– Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tulang Bawang Periode 1443-1444 H tahun 2022-2023 Masehi resmi dilantik digelar di Komisariat Universitas Megou Pak Tulang Bawang (UMPTB). Acara yang digelar sekaligus silaturahmi dengan Berbuka Puasa Bersama ini berlangsung hikmat.

Kegiatan yang mengusung tema ‘Himpunan Mahasiswa Islam Menjawab Tantangan Problematika Revolusi Industri 4.0 di Bumi Nengah Nyappur’ ini dilantik langsung oleh Sekretaris Jendral Pengurus Besar (Sekjen PB) HMI, Zunnur Roin, dan dihadiri oleh Jajaran Pengurus KAHMI, dan para senior Pengurus HMI Cabang Tulang Bawang.

Dalam sambutannya, Zunnur Roin berpesan agar HMI Cabang Tulang Bawang bisa menyesuaikan perkaderan dan perjuangan HMI dengan kondisi wilayah setempat.

Bacaan menarik :  Hely Pad Polda Lampung Laksanakan Patroli Udara Di Sisi Udara Bandara Taupik Kiemas.

“Kawan-kawan HMI Cabang Tulang Bawang, harus mampu memposisikan dirinya dalam lingkungan aktivisme yang sesuai dengan kultur dan kondisi wilayah hari ini,”kata dia, Kamis (14/4/2022).

Kata Zunnur, dalam konsep operasional HMI, perkaderan dan perjuangan di Tulang Bawang harus memiliki karakternya sendiri tanpa meninggalkan hal-hal prinsipil yang dianut HMI, atas dasar itulah pentingnya tujuan HMI dalam makna yang lebih serius.

“Termasuk halnya menjalankan agenda perjuangan HMI, perlu menyiapkan konsep kemitraan kritis dan strategisnya dengan stakeholder demi kemaslahatan masyarakat,” tegas Zunnur.

Ia mengungkapkan Tujuan HMI mengisyaratkan lahirnya individu yang berkualitas dan berpihak kepada keadilan.” HMI Tulang Bawang adalah rumah perkaderan untuk melahirkan mahasiswa Islam yang tidak hanya bermanfaat untuk dirinya, tetapi juga untuk yang lain,”tukasnya.

Bacaan menarik :  Parosil : Awal Tahun Masyarakat Sidorejo dan Roworejo Rasakan Terangnya Listrik.

Sementara, Febby Puspa Erine, Ketua HMI MPO Cabang Tulang Bawang mengatakan bahwa, sejak mulai berdirinya HMI Pada tanggal 5 Februari 1947 hingga saat ini telah banyak melahirkan kader terbaik untuk Indonesia.

“Untuk menyetarakan dalam keberadaan kader-kader HMI Cabang Tulang Bawang, kami pengurus yang baru saja dilantik meminta bimbingan, saran, masukan, dan support agar kader-kader di Tulang Bawang dapat sesuai dengan cita-cita HMI,”ucapnya.

Selain itu, ia bersama pengurus cabang berupaya agar mampu memberikan gagasan yang terbaik untuk Pengurus HMI Cabang Tulang Bawang di masa yang akan datang sesuai dengan tujuan HMI menciptakan mahasiswa menjadi Insan Ulil Albab.” Tak lupa juga kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada kanda yunda pengurus KAHMI Tulang Bawang, dan juga Universitas Megou Pak Tulang Bawang yang telah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan ini,”pungkasnya.

Bacaan menarik :  Dinkes Tubaba Prioritaskan Kegiatan Intervensi Spesifik Stunting
Bagikan postingan
0
0
0
0
Aksi Hari Santri di Gedung KPK RI: KPK NU Gelar Istighosah Kubro Desak Tangkap Nusron Wahid dan Batalkan Keputusan AHWA Muktamar NU Tambakberas
0
“Berani Menjaga KEBENARAN, Berani Menjaga dan Mengawal MARTABAT   Aksi Unjuk Rasa dengan Istigotsah Kubro bersama Kyai Kampung Dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional dan Mendukung Penegakan Hukum terutama Penberantasan Koruptor dan Penyelamatan Marwah NU Menuntut Pembatalan Keputusan AHWA dan Penindakan Politik Uang atau Risywah di Muktamar NU Ke-35 di Tambakberas Jombang  JAKARTA – Aliansi Warga Nahdliyin yang tergabung dalam KPK NU (Komisi Pemberantasan Korupsi Nahdlatul Ulama) menggelar Aksi Unjuk Rasa di depan Gedung KPK RI, Kuningan dengan istigotsah Kubro bersama Kyai Kampung Jakarta Selatan pada Jumat, 23 Oktober 2026.  Dengan melaksanakan Istigotsah bersama Kyai Kampung KPK NU untuk Mendukung KPK RI, Aksi ini diikuti oleh sekitar 250 Warga NU yang tergabung dalam KPK NU, yang bergerak dari titik kumpul Aksi Istigotsah bersama Kyai Kampung digelar sebagai Bentuk dukungan Penuh KPK NU terhadap KPK RI untuk segera Menjemput Paksa sesuai Perintah Undang-Undang, karena Nusron sudah tidak kopratif dan tidak menghargai Penegak hukum.  KPK NU Meminta agar KPK RI segera menetapkan status tersangka untuk Nusron Purnomo Dalam Kasus Korupsi dilingkungan kementrian ATR/BPN, KPK NU Juga melihat Nusron Purnomo di duga kuat uang hasil korupsinya digunakan praktik politik/ Risywah, hal ini tentu merupakan bentuk pelanggaran moral yang sangat mencedrai terhadap Marwah Kyai-Kyai Sepuh di NU yang Punya Otoritas tertinggi di Organisasi NU yang sangat berdampak menciderai keabsahan proses Muktamar NU di Tambakberas, Jombang.  Muktamarin yang tanpa rasa malu menenteng tas berisi gepokan uang tunai telah menjadi saksi bisu betapa murahnya sebuah amanah di mata mereka.  Transaksi pengkondisian suara dan penyerahan uang risywah tidak I gi dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan bahkan sangat keterlaluan dan tidal punya rasa malu mlakukan transaksi Money Politik/Risywah di Rumah Perjuangan Ndalem Pusaka Mbh Wahab Chasbullah sebagai Sang Pendiri, Penggerak dan Insiator Berdirinya NU,Ketika uang haram dan anasir-anasir jahat menentukan arah kepemimpinan, maka yang tersisa hanyalah kepalsuan dan pengkhianatan terhadap kepercayaan Umat.  Akankah kita terus diam melihat kesucian organisasi dihancurkan dan Otoritas tertingi Kyai-Kyai Sepuh di NU di injak-injak oleh para oknum anasir- anasir jahat yang hanya mengejar Kekuasaan..?Waktunya rakyat dan jamaah membuka mata: Praktek Money Politik/risywah di Tambak Beras adalah fakta, dan perlawanan terhadap kebusukan ini harus dimulai sekarang, kapan lagi kalau tidak sekarang dan siapa lagi kalau bukan kita…!  Tuntutan Utama Aksi  Melalui aksi ini, KPK NU menyampaikan poin-poin tuntutan resmi sebagai berikut:  1. Tangkap dan Adili Pelaku Politik Uang: Meminta aparat penegak hukum (KPK RI) untuk segera menangkap dan mengadili pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pembagian uang hasil korupsi pada Muktamar NU, termasuk dugaan keterlibatan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid yang dinilai mencederai marwah organisasi.  2. Tangkap dan Adili Gus Iful dan Juri Ardiantoro yang di duga kuat bekerjasama dengan Nusron sebagai trio Anasir jahat dalam merusak Marwah Kyai dan Marwah Institusi NU di Muktamar Ke-35 di Tambakberas Jombang.  3. Batalkan Keputusan AHWA: Menuntut pembatalan keputusan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) yang menetapkan Rois Aam KH. Miftachul Akhyar sebagai Rois Aam terpilih, karena dinilai cacat moral dan batal demi hukum (Melanggar Konsitusi AD/ART NU)  4.Gelar Rapat Ulang AHWA: Mendesak dilaksanakannya rapat ulang AHWA secara transparan dan berintegritas di Rumah Pusaka Mbah Wahab Chasbullah, Tambakberas, Jombang dengan terlebih dahulu mengganti Angggota AHWA (Ahlul Hali Wal Aqdi) yang sudah jelas-jelas menerima Money Politik/Risywah dengan Anggota AHWA suara terbanyak Berikutnya.  Koordinator Aksi:Muhamad Sholihin.  Sekretariat. Graha KPK NU Lantai 2, BTN Lama JI. Anggar No. 40, Kelurahan Karanganyar, Kec.  Indramayu, Kab. Indramayu, Jawa Barat
0
Essential components impacting Riverspin performance for optimized fly fishing results
0
Spannende Gewinnchancen und JackpotWorldSlotgame im dynamischen Casino-Universum
0
Opportunità esclusive per gli amanti del gioco con https://cazeuscasinos-it.it e vincite incredibili
0
Pratique régulière et sensations fortes avec https://penaltyshoot-out-sllot-cassino-france1.fr pour des moments intenses
0
Tepati Janji Sejak Ramadan 2026, Bupati Parosil Serahkan Hibah Rp70 Juta untuk Masjid Babussalam Mutar Alam
0
DUGAAN KKN & SALAH SASARAN – Heri: Dana Tali Asih Disalurkan ke Orang Luar, Mabes Polri, KPK, Kejagung & Komnas HAM Diminta Usut Tuntas!
0