Pengurus DPP MUB Minta PT IWIP Pekerjakan Masyarakat Setempat 

Penulis :

Lucky

Jakarta, traznews. Com Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Maluku Utara Bersatu (MUB) mengunjungi PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Gedung DEL, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Jumat (9/8), guna membahas masalah banjir yang terjadi di Kabupaten Weda, Halmahera Tengah. Audiensi ini diadakan sebagai upaya mencari solusi atas permasalahan banjir yang dianggap semakin mengkhawatirkan.

 

Tampak hadir Ketua Umum MUB O.H Sero, Sekjen Anhar Maulang,Waketum 1 Rusli Sudin, Penasehat Wiliam Foke, dan Panglima MUB Iskandar Alam, serta Mahasiswa Maluku Utara.

 

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan PT IWIP menyatakan bahwa mereka tidak dapat memberikan jawaban pasti terkait penanganan banjir. Menurut mereka, urusan terkait mekanisme dan pengelolaan di lapangan sepenuhnya menjadi tanggung jawab tim operasional di Weda. “Kami di kantor pusat hanya menangani urusan administratif. Untuk masalah teknis dan pemantauan di lapangan, itu di bawah kewenangan tim yang berada di Weda, dan ada Direktur nya juga di sana, bukan kami,” ujar perwakilan PT IWIP.

Bacaan menarik :  Satu Eks Anggota dan Simpatisan OPM Nyatakan Ikrar Setia kepada NKRI di Maybrat

 

Ketua Umum DPP MUB, O.H. Sero, menolak pernyataan tersebut dan menekankan pentingnya menemukan solusi bersama. “Jangan saling lempar tanggung jawab. Kami di sini mencari jalan keluar, bukan untuk saling menyalahkan,” tegasnya.

 

Perwakilan PT IWIP juga menambahkan bahwa pihaknya telah berupaya merangkul masyarakat, termasuk mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, mereka mengakui bahwa upaya tersebut belum optimal.

 

Di akhir pertemuan, O.H. Sero menyampaikan apresiasinya atas waktu dan kesempatan yang diberikan oleh PT IWIP untuk berdiskusi. Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi yang lebih baik antara PT IWIP dan masyarakat sekitar. “Sebelum PT IWIP hadir, banjir seperti ini tidak pernah terjadi. Sejak 2018, sepertinya pejabat daerah kurang memperhatikan dampak dari keberadaan perusahaan-perusahaan hingga terjadinya banjir,” pungkas Sero.

Bacaan menarik :  Gelar Temunas IV 15-20 Oktober 2026, 200 Perwakilan Adat dari 7 Region Nusantara Siap Rumuskan Kedaulatan Pangan

 

DPP Maluku Utara Bersatu MUB menyampaikan 12 tuntutan kepada PT IWIP, di antaranya:

 

MUB meminta PT IWIP untuk memberikan perhatian serius terhadap isu-isu kemanusiaan, termasuk penyediaan tempat tinggal khusus bagi saudara-saudara dari Suku Togutil yang berada di wilayah pertambangan.

 

Penanganan pengungsi harus dilakukan secara optimal, termasuk dengan memberikan bantuan sosial, pendidikan, dan tenaga kerja. Tenaga kerja yang dipekerjakan di Weda sebaiknya terdiri dari 80% penduduk asli Maluku Utara dan 20% dari luar Maluku Utara.

 

Upah kerja di PT IWIP perlu ditingkatkan, mengingat tingginya kebutuhan hidup di Halmahera Tengah.

 

PT IWIP juga diminta untuk meninjau kembali dokumen AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) yang mereka miliki.

Bacaan menarik :  Ibadah Rutin BRI BO BSD Bertema Hope & Action
Bagikan postingan
Exceptionnel gain et jackpot bob casino, lexpérience ultime pour les amateurs de sensations fortes
0
Geliebte Slots mit https://sltomania.com.de für stundenlangen Spielspaß und große Gewinne entdecken
0
Satpol PP Tindaklanjuti Aduan, Lima Kendaraan Ditolak Isi Biosolar
0
Bukti Nyata Slogan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolri Suyudi Bedah Rutilahu di Rumpin
0
Penuh Tawa dan Kebersamaan, Komunitas Senam Jenk Ami Hadirkan Kebahagiaan
0
Hajat Besar Hari Santri 2026! PCNU Lampung Barat Gerakkan Tiga Kecamatan, dari Pesantren hingga Lampung Barat Bersholawat.
0
Terima Kasih, Pak Prabowo!” Rini Abdila S.Pd: Penantian 12 Tahun TK/KB Cemara Betung Akhirnya Terjawab
0
SDS Bahari Al Islam Raih Tiga Prestasi di FTBI
0
Pemuda Nusantara Berkeadilan Resmi Laporkan Oknum Penyidik Polres Metro Jaktim ke Kompolnas
0
Attraktive Bonusangebote mit 24casino-germany.com.de und vielfältigen Spieloptionen erleben
0
0
Wichtige Informationen über granawins-de.com.de und Tipps für den erfolgreichen Weinanbau
0