Pemkab Lampung Barat Ubah Arah Pendidikan, Disiplin, Literasi, dan Inovasi Diperketat

Penulis :

Red

Lampung Barat -Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus bersama staf jajaran saat menggelar rapat koordinasi Pendidikan Tahun 2026, Rapat koordinasi yang dihadiri kepala OPD, camat, serta kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Lampung Barat di Aula Kagungan Setdakab setempat.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menegaskan komitmen memperkuat kualitas pendidikan melalui sinergi lintas sektor. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, saat memimpin Rapat Koordinasi Pendidikan Tahun 2026, di Aula Kagungan Rabu (14/1/2026).

Rapat koordinasi yang dihadiri kepala OPD, camat, serta kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Lampung Barat itu menjadi forum strategis menyatukan langkah meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh.

Bupati Parosil menekankan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan kurikulum, tetapi juga oleh keteladanan para pimpinan sekolah. Menurutnya, kepala sekolah memegang peran sentral dalam membangun budaya disiplin.

“Kepala sekolah harus menjadi contoh. Disiplin itu dimulai dari pimpinan. Kalau kepala sekolah datang pagi dan menyambut siswa, itu memberi pesan kuat tentang kepedulian dan tanggung jawab,” ujar Parosil.

Ia menilai kehadiran kepala sekolah di pagi hari bukan sekadar rutinitas, melainkan simbol pengawasan dan pembentukan karakter peserta didik sejak dini. Hal tersebut diharapkan dapat menciptakan iklim sekolah yang lebih tertib dan humanis.

Bacaan menarik :  Warga Natar Gerudug Balai Desa Setempat.

Selain kedisiplinan, Parosil juga menyoroti pentingnya penguatan budaya literasi. Ia meminta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan merancang program kunjungan sekolah ke perpustakaan daerah sebagai bagian dari pembelajaran di luar kelas.

“Literasi tidak boleh berhenti di ruang kelas. Kita dorong anak-anak datang ke perpustakaan, membaca, dan menjadikan literasi sebagai kebiasaan,” kata Parosil.

Optimalisasi pojok baca di setiap sekolah juga menjadi perhatian. Bupati menegaskan fasilitas literasi harus benar-benar dimanfaatkan, bukan hanya sebagai pajangan, demi meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Lampung Barat.

Di bidang kesehatan, Parosil menekankan peran puskesmas dan Dinas Kesehatan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat melalui optimalisasi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). “Sekolah harus menjadi tempat yang bersih, sehat, dan aman. Kesehatan fisik dan mental anak-anak harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Penguatan program gizi anak juga disebut sebagai langkah penting untuk mendukung penurunan angka stunting. Menurut Parosil, pemenuhan gizi yang baik akan berdampak langsung pada kualitas belajar siswa.

Bacaan menarik :  Tari Tradisional Meriahkan Suasana Pelepasan Siswa-Siswi di Yayasan Ponpes Bahari Al Islam.

Dalam aspek tata kelola wilayah, Bupati meminta kepala sekolah menjalin koordinasi yang aktif dengan pihak kecamatan. Ia menilai dukungan kecamatan sangat dibutuhkan untuk memastikan layanan pendidikan berjalan optimal hingga ke tingkat bawah.

“Saya ingin sekolah menjadi ruang lahirnya inovasi. Kalau perlu dilombakan, satu sekolah satu inovasi. Saya ingin melihat penemu-penemu muda lahir dari Bumi Sekala Brak ini,” kata Parosil.

Dalam menghadapi potensi bencana, Bupati menekankan pentingnya edukasi mitigasi bencana di sekolah melalui peran BPBD. Sekolah diminta memiliki jalur evakuasi serta rutin melakukan simulasi kebencanaan.

Sementara itu, penguatan karakter peduli lingkungan didorong melalui sinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup. Parosil meminta sekolah aktif mengedukasi siswa tentang pelestarian lingkungan dan pengelolaan sampah.

“Anak-anak harus terbiasa memegang tanah, menanam, dan menjaga lingkungan, bukan hanya memegang gawai,” ujarnya.

Di sektor perlindungan sosial, Parosil meminta Dinas Sosial bersinergi dengan sekolah untuk memvalidasi data siswa kurang mampu serta memastikan bantuan pendidikan seperti Kartu Indonesia Pintar tepat sasaran dan cair tepat waktu.

Bacaan menarik :  ANTON CAHYADI PERATIN ROWO REJO SALURKAN BLT DD UNTUK BULAN APRIL JUNI JULI 3 BULAN

Perlindungan anak juga menjadi perhatian serius. Melalui peran Dinas PPKB–PPA, Bupati menegaskan sekolah harus menjadi ruang aman yang bebas dari perundungan dan diskriminasi.

“Jangan menunggu kasus terjadi. Lakukan pencegahan sejak dini. Jika ada kasus, pastikan pemulihan korban dilakukan secara tuntas dan rahasia mereka dijaga,” tegas Parosil.

Menutup arahannya, Parosil meminta Disdukcapil mendukung sektor pendidikan melalui integrasi data administrasi siswa dan menghadirkan layanan jemput bola ke sekolah-sekolah.

“Kita pastikan hak dasar anak-anak terpenuhi, termasuk administrasi kependudukan, karena itu juga bagian dari pelayanan pendidikan,” pungkasnya.

Bagikan postingan
Penuh Tawa dan Kebersamaan, Komunitas Senam Jenk Ami Hadirkan Kebahagiaan
0
Hajat Besar Hari Santri 2026! PCNU Lampung Barat Gerakkan Tiga Kecamatan, dari Pesantren hingga Lampung Barat Bersholawat.
0
Terima Kasih, Pak Prabowo!” Rini Abdila S.Pd: Penantian 12 Tahun TK/KB Cemara Betung Akhirnya Terjawab
0
SDS Bahari Al Islam Raih Tiga Prestasi di FTBI
0
Pemuda Nusantara Berkeadilan Resmi Laporkan Oknum Penyidik Polres Metro Jaktim ke Kompolnas
0
Attraktive Bonusangebote mit 24casino-germany.com.de und vielfältigen Spieloptionen erleben
0
0
Wichtige Informationen über granawins-de.com.de und Tipps für den erfolgreichen Weinanbau
0
Rozważne zakłady z bisoncasino i komfortowa rozrywka online dla każdego gracza
0
Bupati Nias Ya’atulo Gulo di Rakernas VII HIMNI 2026: Tantangan Nias Pulau Impian Ada di SDM
0
Polri Tambah Dukungan Personel Brimob Lintas Daerah untuk Penanganan Karhutla
0
Subuh Keliling, Upaya Polri Perkuat Harkamtibmas melalui Kedekatan Dengan Masyarakat
0