Lampung Barat Disiapkan Jadi Sentra Bawang Putih, Parosil Mabsus : Butuh Upaya Serius.

Penulis :

 Lampung Barat – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mulai menyiapkan wilayahnya sebagai salah satu sentra pengembangan bawang putih di Provinsi Lampung. Langkah ini untuk mendukung program swasembada bawang putih dan mengurangi ketergantungan impor.

 

Dimulainya pengembangan bawang putih, penanaman pertama dilakukan langsung oleh Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di lahan bapak Imbuh, salah satu petani Pekon Bandar Baru, Kecamatan Sukau, 15 April 2026.

 

Untuk diketahui, pengembangan bawang putih ini merupakan salah satu program Presiden Prabowo Subianto melalui Polri. Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman menceritakan, sebelum dilakukan pengembangan bawang putih tersebut pihak sudah mengirim dua orang petani asal Lampung Barat untuk melakukan study banding ke Lombok Nusa Tengga Barat.

Bacaan menarik :  Safari Ramadhan, Wabup Lampung Barat Serahkan Santunan dan Bantuan Masjid

 

“Beberapa waktu lalu kita sudah mengajak dua orang petani asal Kecamatan Sukau ini pak bupati, untuk melakukan pembelajaran ke Lombok Nusa Tenggara Barat agar melihat langsung bagaimana proses pengembangan bawang putih ini mulai dari persiapan tanam, perawatan hingga pasca panen,” jelasnya.

 

Samsu mengaku, alasan pihaknya memilih pengembangan bawang putih di Lampung Barat merupaka gagasan dan perintah langsung dari Kapolda Lampung.

 

Sementara, Bupati Lampung Barat mengatakan pengembangan bawang putih ini perlu adanya upaya yang serius, mengingat, pengembangan ini merupakan untuk yang pertama kalinya di Lampung Barat.

 

“Lampung Barat ini dikenal dengan sentra pertanian sayur-mayur terbesar di Lampung. Namun selama ini kebanyakan petani melakukan pengembangan sayur-mayur seperti tomat, wartel, cabai, kubis. Untuk bawang putih ini baru yang pertama kalinya,” ujarnya.

Bacaan menarik :  Paripurna DPRD Kabupaten Tulang Bawang Rekomendasi LKPJ Tahun Anggaran 2021

 

Kepala daerah dua periode itu meminta kepada petani Kecamatan Sukau, khususnya bapak Imbuh yang telah mengikuti study banding agar benar-benar serius dalam menerapkan ilmu yang telah di dapat selama mengikuti pembelajaran. Menurutnya, bawang putih merupakan komoditas harganya yang cukup stabil.

 

“Hari ini kita dihadapkan dengan inovasi baru, bagaimana caranya pengembangan bawang putih ini dapat meningkatkan prekonomian masyarakat. Bawang putih salah satu komoditas yang harganya cukup setabil,” pungkasnya.

Bagikan postingan
Brimob Polda Metro Jaya Gerak Cepat Tangani Ledakan di Pasar Cimanggis, Evakuasi dan Sterilisasi Dilakukan
0
Kapolsek Sekincau Silaturahmi ke Sejumlah Kecamatan, Ajak Masyarakat Aktifkan Siskamling Jaga Kamtibm
0
Dana Milik Warga Bukan Hak Oknum – Kapolda Kalteng Diminta Segera Panggil Mukti Ali & Oknum AS Selaku kuasa PT NPR, Buktikan Hak Kelola Di Lapangan!
0
Jelang Pilkakon Serentak, Polres Pringsewu Periksa Kesiapan Kendaraan Dinas
0
KEPADA KEJARI BARITO UTARA & POLDA KALTENG: Usut Tuntas Dugaan Persekongkolan – Jangan Ada yang Dilindungi!
0
Lokakarya Hari Kesehatan Mental Sedunia 2026: “Rekat Bersama, Merawat Jiwa”: KJRI Hamburg Hadirkan Ruang Aman untuk Saling Mendengar dan Menguatkan 
0
Gaming passion from luck to skill via https://vegas-heros.uk today
0
Jelang Pilkakon Waluyojati, Polres Pringsewu Ajak Calon dan Panitia Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif
0
Di Era Irjen Helfi Assegaf, Polda Lampung Ungkap Kasus dengan Potensi Kerugian Negara Ratusan Miliar
0
Sambut Hari Santri dan HUT Lampung Barat Ke 35, PCNU Lampung Barat Jadwalkan Gelar Sholawat Bersama Gus Rodhi Ahsan di Sekincau
0
Peduli Korban Kebakaran, Pujakesuma Lampung Barat Salurkan Donasi untuk Keluarga Andre di Pekon Balak
0
Bupati Parosil Dukung Podcast IJTI untuk Promosikan Potensi Lampung Barat
0