WAY TENONG – Gangguan listrik terjadi di sebagian wilayah Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, Rabu pagi (1/4/2026), akibat ulah seekor kukang yang naik ke jaringan listrik.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.00 WIB itu menyebabkan proteksi jaringan listrik putus, sehingga sedikitnya empat gardu trafo mengalami pemadaman.
Akibatnya, aliran listrik di sejumlah titik sempat padam selama kurang lebih satu jam dan mengganggu aktivitas warga di pagi hari.
Kepala Jaga Posko PLN Sekincau, Sahroni, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, gangguan dipicu oleh putusnya proteksi FCO (Fuse Cut Out) setelah kukang diduga menyentuh jaringan listrik.
“Terjadi gangguan proteksi FCO sekitar pukul 06.00 WIB yang menyebabkan sebagian wilayah Way Tenong padam. Setelah dicek, diduga akibat hewan kukang yang naik ke jaringan listrik, sehingga berdampak pada empat gardu trafo,” ujar Sahroni.
Menurutnya, begitu laporan diterima, petugas langsung bergerak cepat melakukan penelusuran jaringan dan perbaikan di lokasi gangguan.
“Alhamdulillah, dalam waktu kurang lebih 60 menit, suplai listrik berhasil kami normalkan kembali,” jelasnya.
Sahroni mengungkapkan, gangguan akibat hewan liar seperti kukang, tupai, maupun satwa lainnya bukan hal baru. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi geografis wilayah yang masih banyak dipenuhi pepohonan, kebun, dan rumpun bambu di sekitar jalur jaringan listrik.
“Jaringan listrik kita banyak melintasi area pepohonan. Hewan liar sering naik ke jaringan dan memicu gangguan,” katanya.
Ia menambahkan, pihak PLN secara rutin melakukan patroli serta pemangkasan vegetasi untuk meminimalisir gangguan. Namun, potensi tetap ada karena panjangnya jalur jaringan dan kondisi alam.
Atas kejadian tersebut, PLN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak dan memastikan penanganan gangguan akan terus dilakukan secepat mungkin.
PLN juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika melihat potensi gangguan di sekitar jaringan listrik, seperti pohon yang terlalu dekat dengan kabel atau kondisi tiang yang tidak normal.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa wilayah dengan vegetasi lebat dan habitat satwa liar memiliki risiko gangguan listrik yang cukup tinggi. Meski demikian, respons cepat petugas PLN patut diapresiasi karena listrik dapat kembali normal dalam waktu singkat.