Hadapi Titik Rawan, Polda Metro Jaya Sore Ini Kerahkan 256 Personel Untuk Patroli

Penulis :

Lucky suryani

Hadapi Titik Rawan, Polda Metro Jaya Sore Ini Kerahkan 256 Personel untuk Patroli

 

Jakarta – Traznews. Com Polda Metro Jaya kembali menggelar patroli skala besar di sejumlah titik di Ibu Kota pada Kamis (11/9/2025) sore. Sebanyak 256 personel gabungan diterjunkan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

 

 

Patroli dibagi menjadi dua kelompok dengan rute berbeda. Kelompok pertama menyisir wilayah Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat. Rutenya dimulai dari Mako Polda Metro Jaya menuju Otista Raya (Kampung Melayu), Matraman, Pramuka, Pelabuhan, Gunung Sahari, Kramat Raya, kembali ke Matraman, lalu berlanjut ke Manggarai, Tebet, Pancoran, dan berakhir kembali di Mako Polda Metro Jaya.

 

Sementara kelompok kedua bergerak di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan. Mereka berangkat dari Mako Polda Metro Jaya menuju Fatmawati, Lebak Bulus, Pondok Indah, Arteri Permata Hijau, Tentara Pelajar, Palmerah, Tomang, Harmoni, Monas, dan kembali ke Mako Polda Metro Jaya.

Bacaan menarik :  Lanal Simeulue Tutup Akhir Tahun 2023 Dengan Doa Bersama Secara Khidmat

 

Personel gabungan yang dikerahkan terdiri dari Satbrimobda Polda Metro Jaya, Ditlantas, Ditsamapta, Ditintelkam, Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Ditnarkoba, serta kelompok masyarakat.

 

Kasiaga 1 Biroops Polda Metro Jaya AKBP Dimas Prasetyo mengatakan patroli ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi tetap kondusif.

 

“Pasca peristiwa tersebut, masyarakat meminta agar frekuensi patroli ditingkatkan. Sampai hari ini patroli masih terus dilakukan secara intensif di titik padat aktivitas, daerah rawan kriminalitas, dan lokasi lain sesuai kebutuhan,” ujarnya.

 

Dimas menambahkan, evaluasi patroli dilakukan setiap hari baik di tingkat Polda maupun Mabes Polri. Patroli akan terus digelar selama masyarakat masih membutuhkannya.

 

“Bukan hanya Polda, Polres di jajaran wilayah hukum Polda Metro Jaya juga melakukan hal yang sama. Kami ingin memastikan situasi benar-benar pulih,” katanya.

Bacaan menarik :  Samsat Cikokol Beri Kemudahan, Warga Puji Pelayanan yang Baik

 

Ke depan, patroli akan lebih difokuskan pada kawasan pemukiman, titik padat lalu lintas, dan lokasi rawan kriminalitas. Menurut Dimas, tujuan utama kegiatan ini adalah menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.

 

“Tujuan kami sederhana, memastikan rasa aman masyarakat benar-benar terwujud,” pungkasnya.

 

Patroli skala besar ini juga menjadi bagian dari program Jaga Jakarta+ yang dicanangkan Kapolda Metro Jaya. Program tersebut menekankan langkah proaktif dalam pencegahan tindak kejahatan, peningkatan kehadiran polisi di tengah masyarakat, serta penanganan cepat terhadap potensi gangguan kamtibmas.

 

“Melalui Jaga Jakarta+, kami ingin memastikan polisi hadir tidak hanya saat terjadi masalah, tetapi juga sebagai penjaga keamanan yang memberikan rasa aman serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat,” tutur Dimas.

Bacaan menarik :  Komandan Lanal Bandung Hadiri Upacara Penetapan Komcad 2023 Oleh Menteri Pertahanan RI
Bagikan postingan
Polda Lampung Berhasil Mengamankan Pasutri Terduga Penggelapan 19 Ton Kopi Senilai Rp1,3 Miliar
0
Merajut Ukhuwah dan Keimanan, Warga Giham Balak Sambut Tahun Baru Islam dengan Doa Bersama.
0
PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk Catat Kinerja Positif di 2025, Siapkan Ekspansi Armada 2026
0
Bupati Tulang Bawang Qudrotul Sambut Kepulangan Jamaah Haji 2026.
0
Sekda Lambar Minta Camat Aktif Sosialisasikan Keringanan Pajak Motor ke Masyarakat. 
0
LHK Dorong KPK RI Periksa TAPD, BAPENDA dan BPKAD Atas Dugaan Mega Korupsi Dana Pokir DPRD Prov. Sultra
0
Film Garapan Sutradara Sonu Samtani Dengan Naskah Tisa TS Ini Mengangkat Isu kekerasan
0
ketua LBH DEWAN ADAT BAMUS BETAWI Sapto Wibowo S, S.H. Jalih Pitoeng Salah Alamat Mengenai Statement di Media
0
Jangan Buang Ibu tayang mulai 25 Juni 2026 Di Bioskop Indonesia!
0
Horor Fantasi Di Monster Pabrik Rambut
0
KETUA DPW PWDPI DKI JAKARTA DESAK KPK USUT TUNTAS DUGAAN KORUPSI PROYEK RS KHUSUS PARU SENILAI Rp15 MILIAR   
0
WTP BUKAN CAP KEBERHASILAN MUTLAK, JANGAN JADI TAMENG PENYIMPANGAN   
0