FORMASI Kawal Sidang Etik Dugaan Intimidasi Wartawan di Peradi, Desak Sanksi Tegas bagi Oknum Advokat

Penulis :

Lucky suryani

Jakarta –  Traznews. Com Forum Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (FORMASI) bersama gabungan kelompok jurnalis menggelar aksi damai di Peradi Tower, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Aksi tersebut dilakukan untuk mengawal jalannya sidang etik terkait dugaan intimidasi terhadap wartawan yang diduga dilakukan oleh oknum advokat.

 

Aksi ini dipicu oleh dugaan adanya tindakan penekanan terhadap jurnalis hingga pemaksaan untuk menghapus berita yang telah dipublikasikan mengenai peliputan kasus dugaan paspor ganda. Massa menilai tindakan tersebut merupakan bentuk intervensi terhadap kebebasan pers yang dilindungi undang-undang.

 

Dalam orasinya, Ketua Umum FORMASI, Jali Pitoeng, mengapresiasi sikap terbuka Peradi yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada jajaran Polda Metro Jaya yang mengawal jalannya aksi sehingga berlangsung aman dan tertib.

Bacaan menarik :  Hari Kanker Paru Sedunia, PDPI Ajak Deteksi Dini ,Hindari Rokok Dan polusi  Udara

 

Jali menegaskan bahwa tindakan memaksa media untuk melakukan *take down* atau menghapus berita yang telah dipublikasikan secara sah merupakan pelanggaran terhadap kebebasan pers.

 

“Take down itu dalam bahasa Indonesia berarti menghapus, menurunkan, mencabut, atau melenyapkan sebuah pemberitaan. Tindakan tersebut merupakan kejahatan menurut Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” tegas Jali dalam orasinya.

 

FORMASI juga mengingatkan bahwa insan pers bekerja berdasarkan Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers yang menjadi landasan kebebasan pers di Indonesia sejak era Presiden ke-3 Republik Indonesia, B.J. Habibie. Oleh karena itu, setiap bentuk penghalangan terhadap aktivitas jurnalistik dapat dikenakan sanksi pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 18 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Bacaan menarik :  Diduga Jadi Beking Perjudian, Mahasiswa Desak Kapolri Copot Kapolres Mimika

 

Aksi yang diinisiasi sejumlah aktivis media, di antaranya Bang Budi dan Bang Agus, turut mendesak Majelis Etik Peradi agar menjatuhkan sanksi tegas kepada oknum advokat yang diduga terlibat dalam tindakan intimidasi terhadap wartawan. Menurut mereka, penegakan disiplin organisasi menjadi langkah penting untuk menjaga marwah dan nama baik Peradi di bawah kepemimpinan Otto Hasibuan.

 

Di akhir orasinya, Jali mengingatkan bahwa karya jurnalistik merupakan hasil kerja intelektual yang lahir melalui proses peliputan, verifikasi, dan analisis yang tidak boleh dipandang sebelah mata.

 

“Jurnalis itu bekerja menggunakan otak. Produk jurnalistik adalah produk intelektual. Karena itu, teman-teman jangan pernah takut dan jangan mau dilecehkan,”pungkasnya.

Bacaan menarik :  Generasi Muda Peduli Kebijakan Publik 
Bagikan postingan
Umfassende Informationen und https://hugocasinos-de.de für ein sicheres Online-Casino-Erlebnis finden
0
Affascinante viaggio nel sistema Casinado e strategie innovative per un gioco responsabile e vincente
0
Rewarding gameplay with sloty casino offers thrilling wins and bonus features today
0
Uitgebreide informatie en betrouwbare beoordelingen over https://noxino-casinos.nl voor een onbezorgde spelervaring
0
Bukti Nyata Slogan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolri Suyudi Bedah Rutilahu di Rumpin
0
Penuh Tawa dan Kebersamaan, Komunitas Senam Jenk Ami Hadirkan Kebahagiaan
0
Hajat Besar Hari Santri 2026! PCNU Lampung Barat Gerakkan Tiga Kecamatan, dari Pesantren hingga Lampung Barat Bersholawat.
0
Terima Kasih, Pak Prabowo!” Rini Abdila S.Pd: Penantian 12 Tahun TK/KB Cemara Betung Akhirnya Terjawab
0
SDS Bahari Al Islam Raih Tiga Prestasi di FTBI
0
Pemuda Nusantara Berkeadilan Resmi Laporkan Oknum Penyidik Polres Metro Jaktim ke Kompolnas
0
Attraktive Bonusangebote mit 24casino-germany.com.de und vielfältigen Spieloptionen erleben
0
0