Datuk Seri Marjohan Yusuf: Modernisasi Pekanbaru Jangan Kikisi Jati Diri Melayu Bumi Lancang Kuning

Penulis :

Lucky suryani

PEKANBARU–  Traznews. Com Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) mengingatkan agar kemajuan dan modernisasi yang terus berkembang di Kota Pekanbaru tidak mengikis identitas budaya Melayu sebagai jati diri masyarakat.

 

Memasuki usia ke-242 tahun, Kota Pekanbaru terus menunjukkan perkembangan pesat sebagai kota metropolitan yang maju dan berdaya saing. Berbagai pembangunan infrastruktur, peningkatan investasi, serta pertumbuhan sektor perdagangan menjadi indikator kemajuan yang dirasakan masyarakat.

 

Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau, Datuk Seri Marjohan Yusuf, menegaskan bahwa kemajuan kota harus tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga dan melestarikan budaya Melayu.

 

“Syabas dan tahniah Milad ke-242 Kota Pekanbaru yang semakin maju, modern dan berdaya saing,” ujar Datuk Seri Marjohan Yusuf di Pekanbaru, Selasa (23/6/2026).

Bacaan menarik :  Dilantik Swadaya Tanpa Fasilitas Pemda, Ketum FORKABI Achmad Azran: Kami Akan Awasi Ketat APBD DKI

 

Menurutnya, modernisasi tidak boleh menjadi alasan untuk meninggalkan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan para pendahulu dan mengakar dalam kehidupan masyarakat Melayu.

 

“Tetaplah melangkah ke depan tanpa menghilangkan budaya Melayu sebagai jati diri. Insyaallah, nilai-nilai Melayu tetap terjaga di Pekanbaru,” kata Datuk Seri Marjohan.

 

Datuk Seri Marjohan

menjelaskan, pembangunan yang ideal adalah pembangunan yang mampu memadukan kemajuan teknologi dan ekonomi dengan nilai agama, adat istiadat, bahasa, serta budaya yang menjadi ciri khas daerah.

 

Dengan demikian, lanjutnya, Pekanbaru tidak hanya tumbuh sebagai kota modern, tetapi juga tetap memiliki karakter dan marwah sebagai bagian dari Bumi Lancang Kuning.

 

Bacaan menarik :  FWJ Indonesia Siap Gelar HUT KE-7 Serta Pengukuhan Pengurus Periode 2026–2029 di Gelanggang Remaja Jakarta Utara

“Modern berjalan seiring dengan nilai-nilai atau norma agama, adat, bahasa dan budaya. Tetaplah bermarwah serta bermartabat di Bumi Lancang Kuning Riau,” ucap Datuk Seri Marjohan. (*)

Bagikan postingan
Dugaan Pelanggaran SOP  Dan Pengaburan Fakta Oleh Oknum Polsek Kelapa Dua: Pihak Keluarga Pertanyakan Kejanggalan Penangkapan dan Dokumen Hukum Sdr. Francois
0
Authenticité numérique autour de mystake pour des gains rapides et sécurisés
0
Sécurité accrue pour jouer en toute sérénité avec casino en ligne fiable et maîtriser ses gains facilement
0
Bupati Ela: 227 Ponpes di Lampung Timur Pilar Lahirkan Generasi Berilmu, Berakhlak, Dan Cinta NKRI
0
Seminar Ekonomi Pesisir di Lampung Timur, Kemenkop Dan Bupati Ela Sepakat Perkuat Koperasi Nelayan
0
.Jangan Salah Salurkan! Ahmad Yudan Baya ke PT NPR: Pastikan Penerima Punya Hak Hukum, Bukan Sekadar Nama!
0
Утончённый дизайн и Pinco для современных стильных пространств
0
Incredibili opportunità di vincita attendono su spinmillion.co.it, per unesperienza di gioco senza paragoni
0
Jelang Konferensi Ekonomi Kreatif, Brimob Sterilisasi Area Hotel Kempinski
0
Peserta Didik SPPK Angkatan ke-4 Gelar FGD di Polda Metro Jaya, Bahas Kepemimpinan Strategis
0
Sinergi Umaro dan Ulama Dinilai Perkuat Citra Humanis Polri di Tengah Masyarakat
0
Di Universitas Indonesia, Kabaharkam Tegaskan Kepercayaan Publik Jadi Ukuran Keberhasilan Polri
0