Bupati Parosil Serahkan Tali Asih kepada Tiga Paskibraka Lampung Barat yang Harumkan Daerah di Tingkat Provinsi

Penulis :

Bagas

Lampung Barat — Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, memberikan tali asih kepada tiga pelajar terpilih yang mengemban tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) mewakili kabupaten Lampung Barat di tingkat Provinsi Lampung pada peringatan HUT ke-80 RI.

Penyerahan tali asih itu berlangsung di Lamban Dinas Bupati, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Rabu (9/10).

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyambut hangat tiga anggota Paskibraka yang telah menuntaskan tugas sebagai pengibar bendera pusaka di tingkat Provinsi Lampung.

Ketiganya yakni: Ceandre Rasendrya Zufar (SMAN 1 Liwa), Amrejal (SMKN 1 Way Tenong), dan Aqila Nawra Sakha (SMAN 1 Kebun Tebu), menghadap bupati didampingi orang tua masing-masing dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Lampung Barat, Hendry Faisal.

Bacaan menarik :  Pekon gedung Surian gelar Musdesus penetapan BLT-dd TA 2022.

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni penghargaan, melainkan momen reflektif atas tanggung jawab yang telah dan akan terus diemban oleh para pelajar tersebut.

Tali asih diberikan sebagai bentuk dukungan dan apresiasi pemerintah daerah atas dedikasi mereka dalam mengharumkan nama Lampung Barat.

“Pak bupati mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya. Saya yakin, amanat yang saya sampaikan saat pelepasan sudah dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar Parosil dalam sambutannya.

Ia menekankan bahwa tugas sebagai Paskibraka bukan hanya soal keberhasilan menjalankan upacara, tetapi lebih dari itu—sebagai simbol kepercayaan dan tanggung jawab moral terhadap daerah, bangsa, dan negara.

“Jaga kesehatan, jaga kekompakan, torehkan prestasi. Hari ini, di pundak kalian ada tanggung jawab besar untuk Lampung Barat, Lampung, dan Indonesia,” tegasnya.

Bacaan menarik :  Kasus Dugaan Selingkuh Oknum Guru P3K di Pringsewu, Disdik: Sudah Dibina, Dia Ngaku Nggak Ada Masalah

Parosil juga mengingatkan agar pencapaian tersebut tidak berhenti sebagai catatan sejarah semata, melainkan menjadi landasan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan tanggung jawab sosial.

“Menjadi Paskibraka bukan sekadar prestise. Nama kalian sudah tercatat. Maka jaga sikap dan perilaku. Jangan sampai mencederai kehormatan itu, apalagi terjerumus dalam tindakan negatif seperti tawuran atau penyalahgunaan narkoba,” pesan Parosil secara lugas.

Ia menutup arahannya dengan harapan agar ketiga pelajar tersebut menjadi agen kebaikan. “Bukan hanya agen perubahan, tapi juga agen moral. Sampaikan nilai-nilai positif ke lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Dengan pembekalan yang diberikan, pemerintah daerah berharap ketiganya bisa menjadi contoh nyata generasi muda yang berintegritas, berjiwa nasionalis, dan bertanggung jawab di tengah masyarakat.

Bacaan menarik :  Ungkap Kasus TO Dalam Operasi Sikat Krakatau 2024, Begini Penjelasan Kasat Reskrim Polres Lampung Barat.
Bagikan postingan
Penuh Tawa dan Kebersamaan, Komunitas Senam Jenk Ami Hadirkan Kebahagiaan
0
Hajat Besar Hari Santri 2026! PCNU Lampung Barat Gerakkan Tiga Kecamatan, dari Pesantren hingga Lampung Barat Bersholawat.
0
Terima Kasih, Pak Prabowo!” Rini Abdila S.Pd: Penantian 12 Tahun TK/KB Cemara Betung Akhirnya Terjawab
0
SDS Bahari Al Islam Raih Tiga Prestasi di FTBI
0
Pemuda Nusantara Berkeadilan Resmi Laporkan Oknum Penyidik Polres Metro Jaktim ke Kompolnas
0
Attraktive Bonusangebote mit 24casino-germany.com.de und vielfältigen Spieloptionen erleben
0
0
Wichtige Informationen über granawins-de.com.de und Tipps für den erfolgreichen Weinanbau
0
Rozważne zakłady z bisoncasino i komfortowa rozrywka online dla każdego gracza
0
Bupati Nias Ya’atulo Gulo di Rakernas VII HIMNI 2026: Tantangan Nias Pulau Impian Ada di SDM
0
Polri Tambah Dukungan Personel Brimob Lintas Daerah untuk Penanganan Karhutla
0
Subuh Keliling, Upaya Polri Perkuat Harkamtibmas melalui Kedekatan Dengan Masyarakat
0