Bupati Parosil Serahkan Tali Asih kepada Tiga Paskibraka Lampung Barat yang Harumkan Daerah di Tingkat Provinsi

Penulis :

Bagas

Lampung Barat — Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, memberikan tali asih kepada tiga pelajar terpilih yang mengemban tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) mewakili kabupaten Lampung Barat di tingkat Provinsi Lampung pada peringatan HUT ke-80 RI.

Penyerahan tali asih itu berlangsung di Lamban Dinas Bupati, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Rabu (9/10).

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyambut hangat tiga anggota Paskibraka yang telah menuntaskan tugas sebagai pengibar bendera pusaka di tingkat Provinsi Lampung.

Ketiganya yakni: Ceandre Rasendrya Zufar (SMAN 1 Liwa), Amrejal (SMKN 1 Way Tenong), dan Aqila Nawra Sakha (SMAN 1 Kebun Tebu), menghadap bupati didampingi orang tua masing-masing dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Lampung Barat, Hendry Faisal.

Bacaan menarik :  Bupati Parosil :  Lulusan SMPN 1 Kebun Tebu  Harus Jadi Generasi Penerus yang Mampu Majukan Daerah

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni penghargaan, melainkan momen reflektif atas tanggung jawab yang telah dan akan terus diemban oleh para pelajar tersebut.

Tali asih diberikan sebagai bentuk dukungan dan apresiasi pemerintah daerah atas dedikasi mereka dalam mengharumkan nama Lampung Barat.

“Pak bupati mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya. Saya yakin, amanat yang saya sampaikan saat pelepasan sudah dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar Parosil dalam sambutannya.

Ia menekankan bahwa tugas sebagai Paskibraka bukan hanya soal keberhasilan menjalankan upacara, tetapi lebih dari itu—sebagai simbol kepercayaan dan tanggung jawab moral terhadap daerah, bangsa, dan negara.

“Jaga kesehatan, jaga kekompakan, torehkan prestasi. Hari ini, di pundak kalian ada tanggung jawab besar untuk Lampung Barat, Lampung, dan Indonesia,” tegasnya.

Bacaan menarik :  Polsek Sekincau Berhasil Amankan HR, Terduga Kasus Pencurian Di Bakhu. 

Parosil juga mengingatkan agar pencapaian tersebut tidak berhenti sebagai catatan sejarah semata, melainkan menjadi landasan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan tanggung jawab sosial.

“Menjadi Paskibraka bukan sekadar prestise. Nama kalian sudah tercatat. Maka jaga sikap dan perilaku. Jangan sampai mencederai kehormatan itu, apalagi terjerumus dalam tindakan negatif seperti tawuran atau penyalahgunaan narkoba,” pesan Parosil secara lugas.

Ia menutup arahannya dengan harapan agar ketiga pelajar tersebut menjadi agen kebaikan. “Bukan hanya agen perubahan, tapi juga agen moral. Sampaikan nilai-nilai positif ke lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Dengan pembekalan yang diberikan, pemerintah daerah berharap ketiganya bisa menjadi contoh nyata generasi muda yang berintegritas, berjiwa nasionalis, dan bertanggung jawab di tengah masyarakat.

Bacaan menarik :  105 BLT-DD Di Realisasikan Oleh Peratin Ramli
Bagikan postingan
Uitgebreide mogelijkheden rondom westace Casino voor spelers en beginners
0
Εξερεύνηση ιδεών διακόσμησης σπιτιού με https://leonsbett.gr και έμπνευση για κάθε γωνιά
0
Εξερεύνηση ιδεών διακόσμησης σπιτιού με https://leonsbett.gr και έμπνευση για κάθε γωνιά
0
Εξερεύνηση ιδεών διακόσμησης σπιτιού με https://leonsbett.gr και έμπνευση για κάθε γωνιά
0
Aconchego rural perto de https://guestaccess-nest.pt para momentos de descanso e descoberta na natureza
0
Zentrale Vorteile für Ihr Projekt durch https://clamare.de und innovative Webentwicklung verstehen
0
Respons Laporan Warga, Polda Metro Jaya Cegah Tawuran di Bassura, 20 Pemuda Diamankan
0
Polda Lampung Bongkar Peredaran Uang Palsu Rp980 Juta, Satu Tersangka Ditangkap di Bakauheni
0
TNI – Polri, Pemprov DKI Bersihkan Sampah Usai Aksi
0
Aksi di Jakarta Berjalan Damai, Polda Metro Jaya Apresiasi Masyarakat
0
Polisi Bersama Masyarakat, Polwan Sambut Peserta Aksi dengan Spanduk dan Dialog Humanis
0
Analyses rondom starshipshuffle.com bieden heldere inzichten voor optimale resultaten
0