Lampung Barat- Pengajian akbar dalam rangka SILATDA (Silaturahmi daerah ) II yang digelar oleh Pengurus Cabang (PC) Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Lampung Barat.Bupati Parosil Mabsus menyampaikan bahwa NU memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan, toleransi, dan persatuan bangsa.
Hal tersebut ia sampaikan dihadapan Mustasyar PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, M.A., Anggota DPR RI Drs. H. Mukhlis Basri, Ketua DPRD Lampung Barat, Kapolres Lampung Barat, Staf Ahli Bupati, Kepala BRIDA, para kepala perangkat daerah, Ketua PCNU Lampung Barat, camat dan peratin, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya yang hadir di lokasi berlangsungnya acara tersebut yaitu di lingkungan Srigaluh Kelurahan Sekincau pada Sabtu malam Minggu, 14 Januari 2026.
Selanjutnya, menurut Bupati Lampung Barat 2 Periode ini, pengajian Akbar SILATDA ke II ini juga menjadi momentum penting bagi warga Nahdliyin untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meneguhkan komitmen menjaga ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah.
NU adalah pilar penting dalam menjaga kerukunan, toleransi, dan persatuan bangsa. Pemerintah daerah sangat membutuhkan peran NU dalam mendampingi masyarakat, khususnya dalam menjaga nilai-nilai keagamaan yang moderat,” ujar Parosil.
” Kabupaten Lampung Barat merasa bangga Kehadiran Mustasyar PBNU Pusat, KH. Said Aqil Siradj, semoga membawa keberkahan bagi kita semua” lanjutnya.
Masih kata Parosil.Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, M.A., seorang ulama yang Istiqomah, konsisten ,cerdas, beliau ini ulama yang pemikiran cukup besar terhadap bangsa, dan tokoh nasional yang telah banyak berkontribusi bagi NU, umat, dan bangsa Indonesia.

“Semoga di usia yang memasuki 73 tahun, beliau selalu di beri kesehatan,kekuatan,untuk mensyiarkan Agama, demi terciptanya kedamaian dan kerukunan antar umat di seluruh negeri” Doa Bupati Parosil.
Kabupaten Lampung Barat peran NU sangat dirasakan, terutama dalam menjaga kerukunan umat beragama, memperkuat pendidikan keagamaan dan pesantren, membangun akhlak generasi muda, serta menanamkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin di tengah masyarakat yang majemuk.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, KH. Said Aqil Siradj mengajak seluruh jamaah untuk meneladani perjuangan para ulama NU, menjaga persatuan, serta terus menanamkan sikap moderat dan toleran dalam kehidupan bermasyarakat.
Point Penting :
Dengan terselenggaranya Pengajian Akbar SILATDA ke II ini, diharapkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai ke-NU-an semakin mengakar di tengah masyarakat, sejalan dengan peran NU sebagai organisasi keagamaan yang konsisten mengusung Islam rahmatan lil ‘alamin.
Peran NU sangat dirasakan di Lampung Barat , terutama dalam menjaga kerukunan umat beragama, memperkuat pendidikan keagamaan dan pesantren, membangun akhlak generasi muda, serta menanamkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin di tengah masyarakat yang majemuk.