Mengapa Produksi Kopi Semakin Menurun

Penulis :

Red

LampungBarat-Kopi indonesia tiap tahun menghasilkan kurang lebih 600.000ton biji kopi dari lahan total seluas 1,2 juta Hektar. Hal ini berarti rata rata tiap hektar lahan kopi di Indonesia hanya mampu menghasilkan 500kg biji kopi,(28/07).

Menurut Irwan SP, hal tersebut disebabkan akibat Rendahnya produktivitas kopi

” Inilah yang menjadi persoalan paling awal dan paling utama yang dihadapi Petani/Pemilik kebun kopi Indonesia”.terangnya.

Keadaan ini seakan tidak ada tindakan dan kepedulian dari pemerintah maupun instansi peneliti.

“Semua lebih sibuk di hilir terutama bagian pasca panen dan produk olahan saja”

Ia membeberkan, Kalaupun ada perhatian pemerintah kepada petani di hulu, biasanya didasarkan kepada permasalahan yg ditemukan pada hilir terlebih dahulu.

Bacaan menarik :  Polwan Polda Lampung Juara 1 Kategori Half Marathon 40+ Kemala Run 2024

Misalkan ditemukan kualitas hasil panen yang rendah maka instansi terkait akan membina petani untuk perbaikan kualitas saja.

“Petani hanya di tuntut untuk perbaikan kualitas hasil panen mulai dari cara pengolahan lahan yang memenuhi standar ekologi, hingga pengolahan hasil panen yang memenuhi standar pembeli” lanjutnya.

Dengan demikian maka tak heran permasalah paling awal dan utama pada perkebunan kopi tak pernah terjawab. Sementara petani kopi tentu memiliki keinginan untuk perbaikan kehidupan dan kesejahteraan. Dengan keadaan ini, tentu menuntut petani lebih kreatif menemukan solusi dari permasalahannya.

Menyikapi keadaan ini, banyak petani bahkan memilih untuk berganti menanam komoditas lain seperti hortikultura dan tanaman buah.

Bacaan menarik :  Kapolres Lampung Barat Pimpin Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional

“Keadaan ini apabila dibiarkan maka kedepan akan terjadi pengurangan jumlah petani kopi yang tentu akan berdampak pada pengurangan hasil produksi” kata Irwan.

Pada akhirnya tentu akan sangat berdampak pada riuh bisnis perkopian bagian hilir. Sedangkan dampak paling besar adalah Indonesia tidak lagi menjadi pengeksport kopi akan tetapi menjadi pengimport kopi yang sangat besar.tutupnya.

Bagikan postingan
Perkuat Layanan Sertifikasi Halal, BPJPH Lampung Audiensi Dengan Bupati Lampung Barat
0
Polisi Selidiki Kasus Siram Air Keras di Cengkareng, Pelaku Diburu
0
PMI Lampung Barat Audiensi dengan Bupati, Paparkan Program dan Ajukan Unit Mobil Donor Darah.
0
Tinjau Program Ayam Petelur Mutaralam, Camat Dorong Perluasan Usaha dan Pasar
0
Gotong Royong Warga Sidodadi, Rawat Jalan Lingkungan Untuk Kelancaran Akses Transportasi
0
1 Mei Jadi Momentum Refleksi Sejarah dan Persatuan Papua dalam NKRI
0
Nama Irfan Fadhilah Mabsus Melejit, Siap Bawa Perubahan di KONI Lampung Barat
0
M. Irfan Fadhilah Mabsus Jadi Magnet Baru di Bursa KONI Lampung Barat
0
Larangan Sudah Ada, Bangunan Terus Berdiri, Satpol PP Siap Bertindak
0
Lambar FC U-16 Bakal  Berlaga di Event Piala KONI Provinsi Lampung 2026 
0
Operasi Gabungan Polda Sumsel Bongkar Ladang Ganja 20 Hektar di Empat Lawang, 220 Kg Ganja dan Bandar Utama Ditangkap
0
Abdul Basir Soroti Kendala Pasokan Bahan Dalam Program Makan Bergizi Gratis
0