Polri Periksa Empat Personel Terkait Keluhan Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

Penulis :

Lucky sun

JAKARTA –  Traznews. Com Polri menyampaikan penyesalan mendalam atas keluhan dan trauma yang dialami para santriwati serta pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) di Sukoharjo, Jawa Tengah, menyusul proses penggeledahan dalam pengembangan perkara pembakaran dan perusakan di Kabupaten Sukoharjo. Polri memastikan proses pemeriksaan terhadap personel yang diduga terlibat masih berjalan.

 

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Polri telah mendengarkan berbagai keluhan dan kritik, termasuk secara langsung dari pihak-pihak yang terdampak. Ia menegaskan, Polri menghormati pondok pesantren sebagai lembaga yang berperan dalam pembinaan akhlak dan keilmuan umat Muslim.

 

“Pertama-tama kami menyampaikan penyesalan yang mendalam, keprihatinan, dan tentunya mendasari atas keluhan serta trauma yang didapatkan oleh anak-anak santriwati dan juga para pengasuh, khususnya bagi kaum rentan, baik anak-anak maupun perempuan,” ujar Trunoyudo di Lobby Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (2/11/2026).

Bacaan menarik :  Sepi Job, DJ Asal Medan Jadi Kurir Sabu 11,3 Kg Jaringan Internasional

 

Sebagai tindak lanjut atas keluhan tersebut, Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap empat personel, yakni AKBP ADS selaku Kapolres Sukoharjo, IPTU AS selaku Kasat Reserse, IPDA FA selaku Kanit Pidum, dan IPDA RAP selaku Kanit PPA. Keempatnya telah dinonaktifkan dan saat ini menjalani pemeriksaan oleh Propam Mabes Polri.

 

Trunoyudo menjelaskan, terdapat dua proses yang masih berjalan terkait peristiwa tersebut. Pertama, proses penegakan hukum atas perkara yang ditangani Polda Jawa Tengah. Kedua, pendalaman dugaan pelanggaran etik oleh Propam Mabes Polri terhadap personel yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan di lapangan.

 

“Dalam proses penegakan hukum, Polri tetap menghormati transparansi dan keadilan dengan menjunjung tinggi profesionalisme, prosedural, dan proporsional,” jelasnya.

Bacaan menarik :  Pererat Silaturahmi Untuk Memperkokoh Sinergitas, Pangkalan TNI Angkatan Laut Dumai Turut Meriahkan Brimob RUN 2025

 

Ia menambahkan, langkah pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memastikan penegakan hukum berjalan secara adil, terbuka terhadap pengawasan, serta tetap mengedepankan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

 

Polri juga kembali menyampaikan penyesalan atas dampak yang dirasakan para santriwati dan pengasuh ponpes. Trunoyudo menegaskan bahwa keluhan dari pihak yang terdampak menjadi perhatian dalam proses evaluasi dan pemeriksaan yang sedang berlangsung.

Bagikan postingan
Saiful Chaniago Kecam Keras Oknum Jenderal yang Lakukan Penyadapan Terhadap Presiden Prabowo Subianto
0
Entendiendo los métodos de pago desde cero hasta el mejor casino online bizum españa para usuarios prácticos
0
Polisi Peduli Pendidikan, Polairud Papua Barat Daya Hadirkan Perpustakaan Apung untuk Anak Pesisir
0
Antisipasi Banjir Lewat Blue Policing, Kapolda Sulut Turun Langsung Bersihkan Sungai Tondano
0
HUT ke-75 Humas Polri, Kadivhumas Tegaskan Pentingnya Sinergi Dengan Insan Pers Dan Masyarakat
0
Zukunftsweisende Sicherheit und Ausländische online casinos switzerland 2026 für verantwortungsbewusste Spieler
0
Sorgfältige Auswahl an Online-Casinos mit casino ohne oasis freispiele ohne einzahlung für risikofreies Spielen
0
PERMALA JAKARTA DESAK PENGUSUTAN TUNTAS KASUS MENINGGALNYA MAHASISWA ASAL TANGGAMUS DI JAKARTA
0
Einsteigerfreundliche Tipps rund um neue online casinos deutschland für kluge Spieler
0
Penuh Hangat, Bupati Ela Makan Siang Bareng Siswa Sekolah Rakyat
0
Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Islam Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Midul Makati SH MH Soroti Dugaan Penggerebekan Ponpes Hamalatul Quran
0
Polres Metro Jakarta Pusat Amankan Pria di Kemayoran, 202 Butir Diduga Ekstasi Disita
0