Lampung Timur-traznews.com- Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-76 Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PC Fatayat NU) Lampung Timur berlangsung penuh makna, Selasa (28/04/2026).
Tidak sekadar seremoni, momentum ini diisi dengan aksi nyata melalui pembagian 1.000 bibit cabai kepada masyarakat serta pengukuhan Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan Perempuan dan Anak.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Lampung Timur, Rida Rotul Aliyah, dan Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah.
Ketua PC Fatayat NU Lampung Timur, Hj. Nurul Hikmah, menegaskan bahwa Harlah ke-76 ini menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan manfaat nyata. Pembagian bibit cabai merupakan upaya kecil untuk mendukung ketahanan pangan keluarga, sementara pengukuhan Satgas adalah bentuk komitmen kami dalam melindungi perempuan dan anak,” ujarnya.
Pembagian bibit cabai menjadi simbol gerakan kemandirian pangan keluarga. Fatayat NU mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber kebutuhan dapur sekaligus penopang ekonomi rumah tangga.
Di sisi lain, pengukuhan Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak menjadi penegasan komitmen dalam merespons berbagai persoalan sosial, khususnya yang menyangkut kekerasan dan ketidakadilan terhadap perempuan dan anak.
Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, mengapresiasi langkah yang dilakukan Fatayat NU sebagai bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi peran aktif Fatayat NU. Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi langkah konkret dalam mendukung ketahanan pangan dan perlindungan perempuan serta anak di Lampung Timur,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Lampung Timur, Rida Rotul Aliyah, menyampaikan dukungannya terhadap penguatan peran perempuan melalui organisasi kemasyarakatan.
“Fatayat NU telah menunjukkan komitmen kuat dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. “Kami di DPRD tentunya mendukung penuh inisiatif seperti ini agar bisa terus berkembang dan memberi dampak luas,” tegasnya.
Dengan mengusung semangat kepedulian dan kebermanfaatan, Harlah ke-76 ini menegaskan bahwa Fatayat NU terus hadir sebagai bagian dari solusi—mengakar di masyarakat, sekaligus bergerak menjawab tantangan zaman. (*)