Ketua APPMBGI Papua Raya Perkuat Kolaborasi Dengan Pemerintah Daerah Dan Instansi Terkait, Untuk Sukseskan Sistem Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis

Penulis :

Lucky suryani

Jakarta, Traznews. Com – Ketua Umum APPMBGI Provinsi Papua Raya, Trijaya Nugraha, ST, mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat Papua terhadap program makan bergizi gratis (MBG), meskipun wilayah tersebut memiliki tantangan geografis yang tidak mudah.

 

Hal itu disampaikan Trijaya usai menghadiri National Summit APPMBGI 2026 yang berlangsung pada 25–26 April 2026 di Gedung APPMBGI, Pasar Rebo, Pekayon, Jakarta Timur.

 

 

“Kalau saat ini di Papua, khususnya seluruh Papua Raya, ini sesuatu yang luar biasa. Kalau kita berbicara tentang MBG, anak-anak di sana sangat antusias menyambut program ini,” ujarnya.

 

Ia menegaskan bahwa pihaknya saat ini terus memperkuat sistem tata kelola serta menjalin kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai instansi terkait.

 

“Makanya kami sebagai pengurus provinsi memang sedang memperkuat sistem dan bekerja sama, berkolaborasi dengan pemerintah setempat serta instansi terkait,” tambahnya.

 

Trijaya juga mengakui bahwa kondisi geografis Papua, terutama wilayah pegunungan dan daerah terpencil, menjadi tantangan tersendiri dalam proses distribusi program MBG. Namun demikian, ia memastikan bahwa mekanisme penyaluran tetap berjalan dengan baik.

Bacaan menarik :  BPH Migas Pastikan Arus Balik di Bakauheni Lancar, Pasokan BBM dan LPG Aman

 

“Memang untuk kondisi Papua saat ini banyak kendala. Contohnya, kami memiliki dapur yang menjadi salah satu dapur terbaik dan mendapat penghargaan, tetapi distribusinya harus melewati danau menggunakan speed boat. Penerima manfaatnya sekitar 3,74 ribu orang dan semua berjalan dengan baik dan lancar,” jelasnya.

 

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sistem tata kelola yang telah dibangun secara terstruktur, baik oleh pengusaha maupun pengelola dapur, sehingga menciptakan ekosistem yang solid.

 

“Karena kita sudah membangun sistem tata kelola yang baik, baik dari para pengusaha maupun pengelola dapur, maka tercipta ekosistem yang baik,” ujarnya.

 

Terkait respons masyarakat terhadap kehadiran asosiasi APPMBGI di Papua, Trijaya menyebut bahwa masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi, meskipun pada awalnya sempat muncul keraguan.

 

“Awalnya memang belum percaya dengan adanya asosiasi ini. Tapi setelah kegiatan tanggal 25–26 April ini, mereka sangat antusias menyambut APPMBGI dengan baik,” katanya.

 

Ia juga mengakui masih adanya tantangan, khususnya di sektor transportasi dan kondisi lapangan, terutama pada malam hari. Namun, hal tersebut dinilai dapat diatasi dengan penguatan sistem operasional.

Bacaan menarik :  Polda Lampung Akan Mengadakan Nobar Bersama Insan Pers

 

“Kalau kendala lain seperti transportasi, sampai saat ini masih bisa diatasi. Memang ada banyak tantangan, tetapi semua itu kita kondisikan dengan membentuk sistem yang baik,” tuturnya.

 

Sementara itu, Ketua Umum APPMBGI, Abdul Rivai Ras, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terbentuknya kepengurusan APPMBGI di seluruh Indonesia dalam waktu yang relatif singkat.

 

“Kami bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena dapat berkumpul bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal kebijakan strategis pemerintah, khususnya program makan bergizi gratis. Perlu kami laporkan bahwa kepengurusan di 38 provinsi terbentuk dalam waktu kurang lebih tiga bulan, dan ini merupakan capaian yang sangat cepat dan luar biasa,” jelasnya.

 

Ia menambahkan bahwa mayoritas pengurus di tingkat daerah berasal dari kalangan pengusaha lokal yang memiliki pengalaman dan kapasitas kuat.

 

“Rata-rata pengurus di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota diisi oleh pengusaha lokal yang tangguh dan berpengalaman, sehingga kami optimistis dapat berkontribusi dalam menyukseskan program nasional ini,” katanya.

Bacaan menarik :  Pantau Libur Akhir Tahun di Ancol, Kapolda Metro Jaya Bagi-bagi Cokelat ke Pengunjung

 

Acara National Summit APPMBGI 2026 turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Aries Marsudiyanto selaku Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus RI, Irjen Pol Nurwono Danang yang mewakili Wakapolri, Dr. Sarwo Edi, S.A., M.M. selaku Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional mewakili Menteri Pertanian, Dr. Restu Ardi sebagai Dirjen Bina Pembangunan Daerah, serta Mayjen TNI Budi selaku Asisten Strategi Panglima TNI. Hadir pula perwakilan dari kementerian, TNI, Polri, dan pemerintah daerah.

Bagikan postingan
Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA UNDIP)  Menggelar acara Halalbihalal & Temu Kangen
0
Aksi Solidaritas Pemuda Muslim Nusantara Bersatu Dukung Jusuf Kalla sebagai Tokoh Pemersatu Bangsa
0
Srikandi Penjaga Negeri, Polwan dan Kowad Perkuat Sinergi Lewat Olahraga Bersama Jelang May Day 2026
0
Aksi Sosial Kapolres Bekasi Kota, Warga hingga Ojol Terima Sembako Gratis
0
Ketua APPMBGI Papua Raya Perkuat Kolaborasi Dengan Pemerintah Daerah Dan Instansi Terkait, Untuk Sukseskan Sistem Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis
0
National Summit APPMBGI 2026 Jadi Momentum Penguatan Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia
0
Sengketa Tanah Kertajaya Indah Berlanjut ke Ranah Pidana, Status Kepemilikan Telah Inkrah
0
Camat Sekincau Pimpin Penyaluran Bantuan untuk Bayi Penderita Hydrocephalus di Pekon Pampangan
0
Tri Rahmadona: Negara Tidak Boleh Kalah,Korupsi dan Darurat Agraria di Lampung Harus Dihentikan!
0
Kolaborasi Lintas Sektor di Bali Perkuat Perlindungan Anak dari Ekstremisme di Lingkungan Sekolah
0
Penanaman Pohon, Bupati Ela Tekankan Kelestarian Lingkungan
0
Pembangunan TPST Rantau Jaya Dimulai, Lamtim Siap Genjot Pengelolaan Sampah Modern
0