Aksi Gerakan Mahasiswa Jabodetabek Soroti Dugaan Praktik Ilegal di Bea Cukai Jakarta

Penulis :

Lucky & Team

Jakarta,  Traznews. Com 15 April 2026 — Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Jabodetabek menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta pada Rabu (15/4) pukul 13.30 WIB. Aksi tersebut menyoroti berbagai dugaan praktik ilegal yang disebut-sebut terjadi di lingkungan kepabeanan.

 

Dalam aksinya, massa mengangkat isu dugaan aktivitas impor daging ilegal, perlindungan terhadap produksi rokok putih ilegal di wilayah Madura dan Malang, serta dugaan keterlibatan dalam memfasilitasi jaringan mafia kepabeanan.

 

Isu tersebut turut dikaitkan dengan nama Hendri Darnadi yang baru saja dilantik sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta. Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat bukti hukum yang menyatakan keterlibatan pihak terkait dalam dugaan tersebut.

Bacaan menarik :  Masa Bakti Arief-Sachrudin Berakhir, Nurdin Resmi Dilantik Menjadi PJ Walikota Tangerang

 

Koordinator lapangan aksi, Al Taufik, dalam orasinya menegaskan bahwa aksi ini bertujuan mendorong transparansi dan penegakan hukum.

 

“Kami dari Gerakan Mahasiswa Jabodetabek mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan investigasi yang transparan dan menyeluruh. Dugaan impor daging ilegal, perlindungan terhadap rokok ilegal di Madura dan Malang, hingga adanya jaringan mafia kepabeanan harus diusut tuntas tanpa pandang bulu,” ujar Al Taufik.

 

Ia juga menambahkan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap integritas institusi negara. “Kami ingin memastikan bahwa tidak ada praktik-praktik yang merugikan negara dan masyarakat. Jika ditemukan pelanggaran, maka harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya.

Bacaan menarik :  Kios Bantah Jual di Atas HET, Petani Klaim Beli Pupuk Lebih Mahal

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan yang disampaikan oleh massa aksi. Publik diimbau untuk menunggu klarifikasi dan proses hukum guna memastikan kebenaran dari dugaan yang beredar.

Bagikan postingan
Bupati Ela: 227 Ponpes di Lampung Timur Pilar Lahirkan Generasi Berilmu, Berakhlak, Dan Cinta NKRI
0
Seminar Ekonomi Pesisir di Lampung Timur, Kemenkop Dan Bupati Ela Sepakat Perkuat Koperasi Nelayan
0
.Jangan Salah Salurkan! Ahmad Yudan Baya ke PT NPR: Pastikan Penerima Punya Hak Hukum, Bukan Sekadar Nama!
0
Утончённый дизайн и Pinco для современных стильных пространств
0
Incredibili opportunità di vincita attendono su spinmillion.co.it, per unesperienza di gioco senza paragoni
0
Jelang Konferensi Ekonomi Kreatif, Brimob Sterilisasi Area Hotel Kempinski
0
Peserta Didik SPPK Angkatan ke-4 Gelar FGD di Polda Metro Jaya, Bahas Kepemimpinan Strategis
0
Sinergi Umaro dan Ulama Dinilai Perkuat Citra Humanis Polri di Tengah Masyarakat
0
Di Universitas Indonesia, Kabaharkam Tegaskan Kepercayaan Publik Jadi Ukuran Keberhasilan Polri
0
Strategic gameplay with https://vegas-hero-casinos.uk for thrilling wins and responsible entertainment options
0
Verfijnde creaties met Foxy gold transformeren jouw stijl subtiel en onweerstaanbaar
0
Financial planning and https://beluga1988.com for securing your future investments
0