Ketika Sampah Menjadi Ancaman, Kesadaran Kita Bersama Adalah Solusinya

Penulis :

Samsul Hadi

Lampung Barat- Berbicara masalah sampah mungkin tidak akan pernah usai, Masalah sampah di berbagai daerah sepertinya masih menjadi persoalan yang tak kunjung menemukan solusi tuntas untuk menanganinya.

 

Setiap hari kita selalu memproduksi sampah, volume sampah terus mengalami trend peningkatan, sebanding juga dengan jumlah penduduk yang semakin bertambah.

 

Bau busuk menyengat, pencemaran air , hingga risiko ancaman penyakit dari sampah yang di sebabkan bakteri menjadi ancaman nyata yang tidak bisa diremehkan.

Bisa kita lihat, sampah yang berceceran di sepanjang jalan nasional lintas Liwa – Bukit Kemuning, itupun tidak dapat kita sepelekan dan harus mendapat perhatian dari kita semua.

 

Pemerintah daerah Lampung Barat sebenarnya telah berupaya melakukan berbagai macam program penanggulangan sampah, mulai dari kampanye pengurangan sampah plastik bahkan peningkatan layanan pengangkutan sampah.

Bacaan menarik :  Kapolsek Sumber Jaya, Lakukan Patroli di Perbatasan Lampung Barat dan Cek Objek Vital PLTA Way Besai

 

Sayangnya, upaya pengelolaan sampah masih belum begitu berjalan optimal bahkan, belum mampu mengimbangi laju produksi sampah tersebut.

Beberapa bahkan mengalami kelebihan muatan sehingga menimbulkan dampak lingkungan dan kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Namun, semuanya masih belum mampu berjalan optimal. Apakah karena kurangnya pengawasan, fasilitas yang terbatas, atau bahkan kurangnya kesadaran untuk tidak buang sampah sembarangan.

 

Persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja. Akan tetapi tanggung jawab kita semua sebagai anak bangsa.

“Dengan membuang sampah sembarangan tentu akan sangat merugikan banyak orang”
Warga masyarakat memiliki peran penting dalam mengurangi produksi sampah, seperti dengan memilah sampah organik dan non organik dan memanfaatkan sampah yang bisa menghasilkan cuan. Kita juga harus memiliki budaya malu,” Malu Buang Sampah Sembarangan”.

Bacaan menarik :  Demo Memasak Serta Lounching BUMDES Sinar Mas Warnai Musrenbang di Sekincau .

Selain itu, Bapak Ibu Guru juga harus selalu aktif menyampaikan kepada siswa akan pentingnya menjaga lingkungan yang bersih dan sehat, tidak buang sampah sembarangan.Tanpa perubahan perilaku dan kesadaran yang tinggi, upaya apa pun akan sulit memberikan hasil yang maksimal.

Coba setiap rumah tangga memiliki lubang pembuangan sampah di belakang rumah, mungkin pencemaran lingkungan yang di akibatkan sampah akan dapat kita minimalisir .

Persoalan sampah tidak dapat di anggap main main,ini permasalahan serius,pencemaran lingkungan, sumber penyakit dan warisan masalah bagi generasi mendatang.

Bagikan postingan
Jelang Keberangkatan 29 Oktober, PT Muriz Gelar Manasik Umrah, Hj. Surtini Tekankan Kesiapan Ibadah dan Kesehatan Jemaah.
0
Rumah Warga Ludes Terbakar, Bupati Parosil Gercep Kunjungi Keluarga Korban
0
Tour of Duty, Tujuh Jabatan Polda Banten Berganti
0
Polda Metro Jaya Gelar Apel Kesiapan, TNI-Polri Kedepankan Pelayanan Humanis dalam Pengamanan Aksi
0
Insiden Keributan  di Pekon Manggarai, Klarifikasi di Pertanyakan Publik
0
PWI Provinsi Banten Telah Terima Berkas Verifikasi Keanggotaan PWI Kota Tangsel
0
Viral! Video Keributan di Panggung Orgen Tunggal Seret Nama Anggota DPRD Lampung Barat, Komarudin Watubun Turun Tangan
0
Increíbles oportunidades con sol casino bonus code para ganar dinero real y disfrutar juegos emocionantes online
0
Zanzabella Dituding Menjebak, Kuasa Hukum: Klien Kami Tidak Pernah Menguasai Rekaman Video
0
Genuine hospitality alongside https://vegas-stars-australia.org delivers unforgettable casino experiences
0
Safari Subuh Kamtibmas, Polsek Sekincau Hadir di Tengah Masyarakat, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan
0
Korkealaatuiset kasinopelit ja big-luckysfi.com tarjoavat jännitystä sekä viihdettä kaikille pelaajille
0