Reski Sudirman Gerakkan 200 BEM Se-Indonesia: Lawan Mafia Hukum dan Kriminalisasi Investor di Tanah Adat Keerom!

Penulis :

Jakarta, Traznews – 24 Januari 2026 – Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Se-Indonesia (ILMISPI) melalui Sekretaris Jenderal, Reski Sudirman, resmi mengeluarkan instruksi kepada lebih dari 200 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di seluruh Indonesia untuk bersiap melakukan perlawanan akademik dan advokasi lapangan terkait skandal kriminalisasi investor di Papua.

Langkah ini diambil menyusul adanya dugaan kesewenang-wenangan hukum terhadap investor Cendrawasih Gold Mining, yang merupakan penggerak utama pilot project Papua Green City Industry di Kabupaten Keerom. Padahal, proyek strategis tersebut telah mendapatkan dukungan mutlak dan restu dari pemangku adat setempat melalui skema hak ulayat yang sah.

Hukum Menjadi Alat “Gebuk” Kepentingan Tertentu.

Reski Sudirman dalam pernyataan resminya di Jakarta menegaskan bahwa penegakan hukum di Keerom saat ini terindikasi telah melenceng menjadi alat intimidasi.

Bacaan menarik :  Gebrakan Akhmat Khoiri Untuk Tugusari

“Kami mencium aroma busuk mafia hukum. Bagaimana mungkin sebuah investasi yang sudah merangkul adat dan membawa visi ‘Green City’ justru dikriminalisasi? Ini bukan sekadar urusan bisnis, ini adalah upaya sabotase terhadap visi besar Presiden Prabowo tentang hilirisasi dan penghinaan nyata terhadap marwah adat Keerom!” tegas Reski Sudirman.

Mekanisme “Bedah Kasus” oleh 200 BEM

Gerakan Nasional “Bedah Kasus” ini akan melibatkan ribuan mahasiswa untuk mengeksaminasi secara publik kejanggalan berkas perkara. ILMISPI menilai, bungkamnya oknum penegak hukum atas dasar-dasar pemidanaan investor ini menjadi bukti adanya ketidakberesan di internal penegak hukum daerah.

“Surat Sakti” dan Ultimatum untuk Presiden Prabowo Melalui surat resmi yang dikirimkan ke Istana Negara, ILMISPI menyampaikan tiga tuntutan krusial:

Bacaan menarik :  Pemkab Pesbar Teken MOU Dengan Kejari Lambar Perihal Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Intervensi Langsung: Meminta Presiden Prabowo Subianto turun tangan memantau kasus ini guna menjamin kepastian hukum bagi investor yang sah di tanah Papua.

Audit & Copot Oknum: Mendesak Kapolri dan Jaksa Agung segera melakukan audit kinerja dan mencopot oknum penegak hukum yang terlibat dalam skenario kriminalisasi investor di Keerom.

Kedaulatan Adat: Menuntut lembaga negara menghormati keputusan adat Keerom yang mendukung penuh operasional Cendrawasih Gold Mining demi kesejahteraan lokal.

Peringatan Stagnasi Pembangunan

Reski memperingatkan bahwa jika pola kriminalisasi ini tidak segera dihentikan, citra Indonesia di mata investor global akan hancur. “Jika orang yang ingin membangun Papua dengan cara yang benar dan menghormati adat saja dikriminalisasi, maka cita-cita ‘Papua Maju’ hanya akan menjadi dongeng sebelum tidur. Kami akan kawal ini sampai tuntas!” tutupnya.*

Bacaan menarik :  Lakukan Aksi Dilambar, Ke 2 Pelaku Berhasil Terciduk Polisi Di Pulau Jawa,
Bagikan postingan
Polres Lampung Barat, Polda Lampung  Tes Samjas Berkala.
0
Tim 2 Beruang Jaga Jakarta Amankan 3 Pemuda Bawa Celurit di Bekasi Timur
0
Kolaborasi Bakti Sosial “Revibes Presenting the Gift of Sight” Berikan Bantuan Kacamata untuk Siswa dan Tenaga Pendidik MTsN 36 Jakarta
0
Satgas UIN Sultan Thaha Jambi, Jalin Silaturahmi dengan Paguyuban Mahasiswa Salareh Aia Agam.
0
BRI Peduli Salurkan Mobil Pengangkut Sampah Untuk Yayasan Karya Mandiri di Desa Karang Anom
0
Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah 
0
POLDA METRO JAYA MENGGAGALKAN PEREDARAN GANJA 2KG DI DEPOK, SATU TERSANGKA DIAMANKAN
0
Wakil Bupati Lampung Barat Lantik Tiga Pejabat Administrator
0
DPP JMI GUGAT KETERBUKAAN INFORMASI, DEWAN PERS AKUI DOKUMEN YANG DIMINTA ADA
0
Hari Kesembilan Operasi Keselamatan Maung 2026, Polda Banten Terus Hadir Mengedukasi Pengguna Jalan
0
Polda Metro Jaya Rayakan HPN 2026, Wakapolda Tegaskan Pers Mitra Strategis Polri
0
Hari Pers Nasional 2026, Andre Kei Letsoin : Menjaga Nurani Pers di Tengah Derasnya Arus Informasi
0