Langkah Kecil dari Ujung Lampung, Menuju Magister dan Doa Orangtua

Penulis :

Red

Lampung Barat – Rabu pagi, 23 Juli 2025, satu pengumuman resmi mengubah hidup Riyo Pratama.

Namanya tercatat sebagai mahasiswa Magister Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lampung.

Di balik notifikasi itu, tersimpan perjalanan panjang seorang jurnalis dari sudut barat Provinsi Lampung yang sejak kecil hidup dalam keprihatinan, tapi dibesarkan dalam nilai ketekunan dan doa orangtua.

“Saya tidak pernah membayangkan bisa sampai di titik ini,” ucapnya lirih.

Riyo bukan dari keluarga berada. Ayahnya guru sekolah dasar, ibunya guru taman kanak-kanak.

Ia anak sulung dari empat bersaudara yang tumbuh dengan pesan sederhana dari sang ayah.

“Nak, hanya dengan ilmu kita tidak bisa dihina.” Itulah yang terus ia genggam.

Bacaan menarik :  Kekuhan Diresmikan Bupati Lampung Barat Sebagai Sistem Peringatan Dini Berbasis Kearifan Lokal.

Melangkah pelan tapi tak pernah berhenti. Belajar dari jatuh, lalu mencoba bangkit lagi.

Ia berjalan dengan harapan, meski tak selalu dengan keyakinan penuh.

Sebelumnya, pada 19 Mei 2025, Riyo lebih dulu dinyatakan sebagai salah satu dari 45 penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2025, terpilih dari 256 jurnalis se-Indonesia.

Beasiswa ini tak hanya menunjang peningkatan kapasitas jurnalistik, tetapi juga menanggung seluruh biaya pendidikan S2 termasuk biaya hidup.

“Ini bukan karena saya paling pintar. Saya percaya, ini karena doa orangtua, dukungan istri dan anak, serta kemurahan Tuhan yang luar biasa,” ungkapnya.

Riyo tahu, menjadi jurnalis di daerah adalah jalan yang sering sepi dan jauh dari gemerlap.

Bacaan menarik :  Bhabinkamtibmas Polsek Sekincau Giat Sambang ke SMK Bhakti Wiyata.

Tapi justru dari situlah ia belajar menulis yang jujur, dan menyuarakan yang tak terdengar.

Ia percaya jurnalisme adalah karya, bukan sekadar profesi.

Kini, dari pinggiran Lampung, Riyo membawa satu pesan bahwa anak kampung pun bisa menembus batas, asal sabar dan terus berjuang.

“Ketika logika berteriak itu mustahil, pengharapan berbisik cobalah sekali lagi,” ucapnya pelan sebuah kalimat yang ia simpan di dada, dan kini terbukti lewat langkahnya menuju magister.

Bagikan postingan
Dugaan Pelanggaran SOP  Dan Pengaburan Fakta Oleh Oknum Polsek Kelapa Dua: Pihak Keluarga Pertanyakan Kejanggalan Penangkapan dan Dokumen Hukum Sdr. Francois
0
Authenticité numérique autour de mystake pour des gains rapides et sécurisés
0
Sécurité accrue pour jouer en toute sérénité avec casino en ligne fiable et maîtriser ses gains facilement
0
Bupati Ela: 227 Ponpes di Lampung Timur Pilar Lahirkan Generasi Berilmu, Berakhlak, Dan Cinta NKRI
0
Seminar Ekonomi Pesisir di Lampung Timur, Kemenkop Dan Bupati Ela Sepakat Perkuat Koperasi Nelayan
0
.Jangan Salah Salurkan! Ahmad Yudan Baya ke PT NPR: Pastikan Penerima Punya Hak Hukum, Bukan Sekadar Nama!
0
Утончённый дизайн и Pinco для современных стильных пространств
0
Incredibili opportunità di vincita attendono su spinmillion.co.it, per unesperienza di gioco senza paragoni
0
Jelang Konferensi Ekonomi Kreatif, Brimob Sterilisasi Area Hotel Kempinski
0
Peserta Didik SPPK Angkatan ke-4 Gelar FGD di Polda Metro Jaya, Bahas Kepemimpinan Strategis
0
Sinergi Umaro dan Ulama Dinilai Perkuat Citra Humanis Polri di Tengah Masyarakat
0
Di Universitas Indonesia, Kabaharkam Tegaskan Kepercayaan Publik Jadi Ukuran Keberhasilan Polri
0