Lampung Barat-Menjelang panen raya kopi 2025.Warga masyarakat yang berada di daerah- daerah pegunungan mengeluhkan dan mengalami kesulitan untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Hal ini tentu sangat berdampak pada kegiatan ekonomi masyarakat, terutama pada proses pengolahan biji kopi menjadi kopi yang siap dijual.
Seperti halnya yang dialami Budi, warga masyarakat Kecamatan Pagar Dewa Kabupaten Lampung Barat, meskipun di kecamatan tersebut telah di bangun
SPBU No 26.348.06 yang berada Pekon Sidomulyo warga jelang panen raya kopi selalu merasa kesulitan untuk mendapatkan BBM.
“Jelang panen raya kopi warga masyarakat selalu di hadapkan dengan permasalahan kesulitan untuk mendapatkan BBM, tentu hal ini sangat berdampak pada kegiatan ekonomi masyarakat, terutama pada proses penggilingan biji kopi” ujarnya kepada awak media ini, Selasa,10 Juni 2025.
Selanjutnya dirinya sangat berharap kepada pemerintah untuk di adakanya penambahan kuota BBM di wilayah tersebut.
“Kami berharap kepada Pertamina untuk memberikan tambahan pasokan BBM di wilayah kami, agar menjelang panen raya ini aktifitas warga tidak mengalami hambatan” harapnya.
Sementara itu, Dedi selaku Pengawas SPBU Sengit mengatakan bahwa Masyarakat setempat telah mengalami peningkatan ekonomi berkat panen raya kopi, namun kesulitan memperoleh BBM menjadi hambatan bagi mereka.
” Permintaan BBM yang tidak terpenuhi oleh pasokan dari Pertamina menyebabkan masyarakat kesulitan dalam mengoperasikan kendaraan roda 4 roda 2, serta mesin pengolah biji kopi” jelas Dedi
Atas dasar ini, masyarakat meminta perhatian dari Pemerintah dan PT Pertamina untuk memperhatikan kebutuhan BBM mereka.
” Semoga dengan adanya perhatian dan tindakan yang tepat, masyarakat di daerah pedalaman Gunung dapat memperoleh pasokan BBM yang memadai dan kegiatan ekonomi mereka dapat berjalan lancar” harapnya.