Lampung Barat- Warga Pekon Rigisjaya, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Lampung Barat, saat ini tengah dilanda kekhawatiran yang mendalam. (07/09/25).
Pasalnya beberapa bulan terakhir, pekon tersebut terus-menerus menjadi sasaran serangan hewan buas, yang diduga kuat merupakan beruang liar dari hutan sekitar.
Dampak yang di timbulkan serangan ini tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi, tetapi juga mengancam ketenangan dan keamanan warga.
Penjabat (Pj) Peratin Rigisjaya, Muhaimin, S.E., mengatakan hingga awal September ini, sedikitnya 21 ekor kambing milik warga telah menjadi korban serangan beruang. Hewan buas itu diduga berasal dari kawasan hutan yang berada di sekitar pemukiman warga. Serangan berlangsung secara intens setiap malam, dimulai sekitar pukul 20.00 WIB hingga menjelang subuh.
“Kami meyakini hewan itu adalah beruang, karena warga telah beberapa kali melihat langsung saat hewan tersebut menyerang kandang ternak” ujar Pj.Peratin.

Menghadapi ancaman ini, warga bersama aparat pekon telah melakukan berbagai langkah antisipasi. Pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung dilaporkan telah turun tangan dengan memasang perangkap di sejumlah titik yang dianggap menjadi jalur perlintasan beruang.
“Namun hingga kini, upaya tersebut belum membuahkan hasil” jelas Muhaimin.
Sebagai bentuk antisipasi, warga masyarakat kini rutin melakukan ronda malam.
Muhaimin menyampaikan harapan besar kepada pemerintah daerah maupun pusat, khususnya BKSDA dan dinas terkait, agar segera mengambil langkah lebih lanjut. Ia menegaskan bahwa keberadaan beruang liar yang berkeliaran di sekitar pekon bukan hanya mengancam perekonomian warga yang mayoritas menggantungkan hidup dari ternak kambing, tapi juga menimbulkan ancaman terhadap keselamatan jiwa.
Warga berharap suara mereka didengar, dan solusi nyata segera diberikan sebelum keadaan semakin memburuk.(**)