Puluhan Sak Semen Warnai  Perpisahan Siswa MTS Nurul Iman Sekincau 2026.

Penulis :

Samsul Hadi

Lampung Barat –Suasana haru menyelimuti acara perpisahan siswa-siswi kelas IX MTs Nurul Iman Sekincau Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar di lingkungan Kebas, Kelurahan Sekincau, Kamis 21 Mei 2026.

 

Dengan mengusung tema “Bertemu Karena Ilmu, Berpisah Karena Cita-Cita,” sebanyak 66 siswa dan siswi resmi dilepas untuk melanjutkan perjalanan mereka menuju masa depan yang lebih tinggi. Tangis, senyum, dan doa bercampur menjadi satu dalam momen yang begitu menghangatkan hati.

 

Acara tersebut dihadiri Camat Sekincau Heptanius Hidayat, Kapolsek AKP Arnis Daely, Ketua Yayasan MTs Nurul Iman K.H. Imam Syafi’i, para dewan guru, serta orang tua wali murid yang turut larut dalam suasana penuh emosional tersebut.

Bacaan menarik :  Precisely what is the Due Diligence Process?

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah M. Zaini menyampaikan pesan menyentuh kepada seluruh siswa yang akan meninggalkan bangku madrasah.

 

“Kepada anak-anakku yang lulus, lanjutkan pendidikan kalian ke jenjang yang lebih tinggi. Raihlah cita-cita kalian, namun jangan pernah meninggalkan sholat lima waktu,” pesannya dengan penuh harap.

 

Ucapan tersebut seolah menjadi bekal terakhir dari seorang guru kepada murid-murid yang selama ini dibimbing dengan penuh kasih sayang dan kesabaran.

 

Sementara itu, perwakilan wali murid, Subhan, mengungkapkan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh pihak madrasah yang telah mendidik anak-anak mereka hingga sampai di titik kelulusan.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh dewan guru yang telah sabar mendidik dan membimbing anak-anak kami. Hari ini kami mohon izin, karena siswa-siswi kelas IX akan melanjutkan perjalanan mereka untuk meraih cita-cita,” ujarnya dengan suara bergetar.

Bacaan menarik :  Waduhh!!! Oknum Kepala Kampung Gedung Aji di Gugat Wanita Simpanan

Momen paling mengharukan terlihat saat para siswa memberikan kenang-kenangan kepada sekolah berupa puluhan sak semen dan lemari ruang guru sebagai bentuk cinta dan rasa terima kasih kepada madrasah yang telah menjadi tempat mereka belajar, tumbuh, dan mengenal arti persaudaraan.

 

Bukan tentang seberapa besar pemberiannya, namun tentang ketulusan hati anak-anak yang ingin meninggalkan jejak kebaikan untuk sekolah tercinta.

Bagikan postingan
Perdiksi Ketum DPP PWDPI: Kasus Penyadapan Mantan Kapolri dan Sejumlah Jenderal Diprediksi Tak Akan Berlangsung Lama
0
Harga Tidak Mahal! Rasa Kuah Kaldu Bakso Tulang Tidak Kalah, Silahkan Datang Di Kedai Resto Shini
0
GRIB Jaya Jatim Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, M. Kasmu: Ungkap hingga Aktor Intelektual!
0
Dosen dan Mahasiswa Malahayati hadiri Konferensi Internasional di Jeju Korsel
0
Samsat Keliling Kabupaten Bekasi Hadirkan Kemudahan Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor Tahunan
0
Polri dan KPAI Perkuat Kerja Sama Lindungi Anak dari TPPO dan Kekerasan
0
Sabtu Bahagia Bersama Ojol, Polda Metro Jaya Gelar Bakti Kesehatan “Ojol Sehat, Pelayanan Hebat
0
Para Mantan Dankor Brimob Temui Kapolri, Perkuat Dukungan dan Soliditas Polri
0
Harapan Itu Kembali! Rizky dan Septian Kembali ke Bangku Sekolah, Pemerintah Hadir Membuka Jalan Masa Depan”
0
Rapat Koordinasi Percepatan Perizinan Berusaha di Kawasan Industri Digelar di Kementerian Perindustrian
0
Polda Banten Gelar Sertijab Dansatbrimob, Kombes Pol Hadi Saepul Rahman Resmi Menjabat
0
Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab Irwasda, Karoops, dan Dirintelkam
0