Peringati Maulid Nabi Muhamad SAW, Pengurus Anak Ranting, Ranting Nahdatul Ulama (NU) Pekon Giham Gelar Pengajian .

Penulis :

Samsul Hadi

Lampung Barat – Pengurus Anak Ranting Nahdatul Ulama (NU) Pekon Giham Sukamaju Kecamatan Sekincau Kabupaten Lampung Barat gelar Peringatan Maulid nabi Muhamad SAW 1445 Hijriah.

Pengajian Akbar yang di laksanakan di masjid Al Mubarokah Giham Balak si laksanakan Minggu (25/09/23) dengan di hadiri Pengurus Anak Ranting Pengurus Ranting Pekon Giham Sukamaju, Pengurus MWC NU Kecamatan Sekincau, Banser NU, tokoh Agama, tokoh masyarakat, kalah pengajian bapak2 dan jamaah pengajian ibu2 Pekon setempat.

Dalam sambutanya Pengurus Ranting NU Giham Sukamaju Ustadz.M.Subhan menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat sehingga acara tersebut berjalan lancar, tiada halangan sesuatu apapun.

” Pertama kita bersyukur kehadirat Allah subhanahu wa ta’ala pada kesempatan pagi hari ini kita masih diberikan nikmat oleh Allah subhanahu wa ta’ala nikmat sehat sehingga kita bisa saling bersilaturahmi di masjid al-mubarokah ini dalam keadaan sehat walafiyah tanpa halangan suatu apapun” sambutnya.

Mudah mudahan kita sekalian selaku umatnya nabi Muhamad SAW ini kelak, akan mendapatkan payung syafa,at beliau. pengurus ranting NU Pekon Giham Sukamaju mengucapkan terima kasih kepada panjenengan dan juga seluruh tamu undangan bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian yang telah memenuhi undangan kami dalam rangka memperingati maulid nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam ini.

Bacaan menarik :  Melalui Dana Desa Tahun 2024 Pekon Waringinsari Timur Realisasikan Pembangunan Jalan Usaha Tani

Selanjutnya, kami atas nama pengurus ranting NU yang sudah hadir hanya dapat memberikan doa kepada bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian mudah-mudahan langkah panjang dengan semua dari rumah menuju masjid salihin ini senantiasa diberikan barokah diberikan pahala oleh Allah subhanahu wa ta’ala amin amin ya robbal alamin.

 

“Kami juga mohon maaf yang sebesar-besarnya karena acara ini kami gelar dengan penuh kesederhanaan,apabila ada penyediaan tempat dan lainya yang kurang kami mohon maaf semoga niat dan langkah kita selalu mendapatkan keberkahan dari Allah SWT” tutupnya .

Sambutan dari Ketua MWC NU.Wawan Kurniawan .

Terimakasih kepada jajaran kepengurusan dari ranting NU sampai tingkat anak yang semangat menggerakkan jamaahnya untuk mengadakan satu kegiatan.

“Alhamdulillah acara ini sangat meriah dengan dihadiri seluruh ibu-ibu muslimat Gerakan Pemuda Ansor, Banser, tokoh agama tokoh masyarakat yang hadir Bapak Kapolsek, bapak kepala KUA, seluruh jamaah di masjid yang kita cintai ini dengan keadaan sehat walafiat”

Bacaan menarik :  Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Gelar Lombs Baca Puisi.

 

“Saya selaku jajaran dari kepengurusan MWC NU Kecamatan sekincau sangat bahagia sekali ketika Pengurus ranting NU Pekon Giham ini langsung membuka pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhamad SAW” ujarnya .

Sementara dalam tausyiah yang di sampaikan oleh Kyai.Miftahusur Ada beberapa catatan penting yang perlu untuk kita ketahui .

” Apa perlunya ikut Nahdatul Ulama (NU), kita perlu tahu bapak ibu NU ini yang mendirikan para ulama kita yang menjaga juga ulama kita sampai sekarang yang melestarikan juga ulama-ulama kita. dan doa dari para ulama
insyaallah semuanya tembus sampai ke rasul.

“Maka kita ngaji seperti sekarang ini masjid Al Mubarokah Giham Balak sebenarnya adalah minta barokah ke Kanjeng Nabi Muhamad SAW”.


“Moga-moga kita semuanya yang hadir di majelis ini, kelak bareng-bareng satu gerbong dengan Rasulullah bersama para ulama-ulama kita menuju surganya Allah SWT,

Selanjutnya Kyai Miftahusurur memberikan penjelasan mengenai Maulid dan Maulud kepada para jamaah pengajian .

 

Biasanya kita mendengar Maulid Nabi atau maulud Nabi, Maulid itu adalah menunjukkan waktu dan tempat contoh seperti kita saat ini di masjid, itu tempat untuk sujud namanya masjid atau juga menunjukkan waktu ketika kita bersujud.

Bacaan menarik :  Sinergitas TNI-Polri, Polres Lambar dan Kodim 0422/Lb laksanakan touring sekaligus patroli

 

Maulid waktu dan tempat Rasulullah dilahirkan, kita merayakan Maulid berarti kita merayakan waktu Rasulullah dilahirkan.

Kenapa Maulud, itu menunjukkan orangnya. orang yang dilahirkan sosok yang dilahirkan, ini namanya Maulud jadi ketika kita menyatakan Maulud Rasulullah berarti yang kita rayakan adalah nabi yang dilahirkan siapa itu Rasul Rasulullah.

Bagikan postingan
Laskar Hukum Indonesia Kukuhkan Pengurus DPP 2026-2031, Siap Wujudkan Penegakan Hukum Berkeadilan
0
Satnarkoba Polres Metro Menyapa, Mamang Becak dan Tukang Siomay Bahagia!!
0
Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan Siap Berangkat ‘Retret’ Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara
0
MENTARITV TEMANI IBADAH PUASA ANAK JADI LEBIH MENYENANGKAN DENGAN RANGKAIAN PROGRAM “RAMADAN CERIA” “Kultum Ceria 2026”, “Abang L The Explorer Belajar Puasa”, hingga Program Animasi “New
0
Progam “Aksi 2026”, Program Kultum “Shihab & Shihab 2026”, Spesial Program “Pesta Raya Ramadan” Hingga BRI Super League Hadir Mewarnai Ramadan 1447 H
0
Kejari Pringsewu Berganti Pimpinan, Komitmen Integritas Ditegaskan
0
SCTV MENCARI GENERASI BARU PENYANYI POP TANAH AIR LEWAT “THE ICON INDONESIA”
0
Pemkab Lamtim Buka Peluang Investor Asing Menanamkan Modalnya di Lampung Timur
0
BRI Salurkan Bantuan Sembako Lewat Ponpes Al Ma’ruf ke Warga Kurang Mampu di Desa Sumber Jaya
0
Bupati Lampung Timur Berharap Pembangunan Pembatas Permanen di Kawasan TNWK Agar Tidak Terjadi Konflik
0
Rumah Terendam, Tugas Tetap Jalan: Trauma Healing Mabes Polri Hadir untuk Personel Polres Aceh Tamiang
0
BRI Bagikan Paket Sembako ke Warga Kurang Mampu di Desa Karang Anom
0