Lampung Barat – Semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat kembali menjadi bukti nyata bahwa membangun rumah ibadah adalah tanggung jawab bersama.
Hal tersebut terlihat dari pembangunan mushola di samping Kantor Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat, yang merupakan salah satu bentuk nyata pelaksanaan program unggulan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat di bidang Peningkatan Iman dan Taqwa.
Mushola yang dibangun dengan ukuran 6 x 4 meter tersebut kini telah mencapai progres sekitar 40 persen. Seluruh proses pembangunan dapat berjalan berkat dukungan para dermawan, donatur, serta masyarakat yang dengan ikhlas menyisihkan sebagian rezekinya demi terwujudnya fasilitas ibadah yang layak bagi umat Islam.
Keberadaan mushola ini nantinya akan memberikan manfaat besar, khususnya bagi masyarakat yang sedang mengurus keperluan di Kantor Kecamatan Sekincau. Saat waktu salat tiba, masyarakat tidak perlu lagi mencari masjid atau mushola yang letaknya cukup jauh. Selain itu, mushola ini juga dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar sebagai tempat beribadah, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kegiatan keagamaan.

Salah seorang warga mengaku bersyukur atas pembangunan mushola tersebut.
“Alhamdulillah, Kecamatan Sekincau kini memiliki mushola di lingkungan kantor kecamatan. Ini menjadi kemudahan bagi masyarakat maupun pegawai ketika waktu salat tiba. Semoga menjadi amal jariyah bagi seluruh donatur dan siapa saja yang telah membantu. Barakallah, semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan kepada kita semua,” ungkap Hadi, 09 Juli 2026.
Sementara itu, Camat Sekincau Heptanius Hidayat, S.P., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pembangunan yang hingga saat ini telah mencapai 40 persen.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan masyarakat yang telah memberikan dukungan, baik berupa materi, tenaga, maupun doa.
“Alhamdulillah, progres pembangunan mushola sudah mencapai sekitar 40 persen. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur, dermawan, dan seluruh masyarakat yang telah membantu serta mendukung pembangunan ini. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal ibadah yang terus mengalir pahalanya,” ujarnya.
Meski demikian, pembangunan masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar dapat segera diselesaikan hingga 100 persen dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Pembangunan mushola ini bukan sekadar mendirikan sebuah bangunan, melainkan membangun tempat lahirnya doa, sujud, pendidikan akhlak, serta memperkuat nilai-nilai keimanan di tengah masyarakat. Setiap batu yang tersusun.
“Setiap semen yang dicampurkan, dan setiap rupiah yang disedekahkan menjadi bagian dari investasi akhirat yang pahalanya akan terus mengalir selama mushola tersebut digunakan untuk beribadah” Tutur Heptanius yang belum genap setahun menjabat Camat Sekincau.
Semoga semangat gotong royong dan kepedulian yang telah ditunjukkan masyarakat Kecamatan Sekincau menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus mendukung pembangunan rumah ibadah demi mewujudkan Kabupaten Lampung Barat yang religius, maju, dan penuh keberkahan, Tutupnya.