Pastikan Keamanan Pemudik H-7, Kapolres Metro Jakarta Pusat Tinjau Stasiun Senen

Penulis :

Lucky sun

Jakarta,traznews.com

Kereta Api menjadi salah satu moda transportasi favorit bagi para pemudik. Tak terkecuali, Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. Bahkan, para pemudik telah membanjiri kawasan Stasiun sejak hari ini, Jumat 14 Maret 2023.

 

Kapolres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) Kombes Pol Komarudin Bersama Dandim 0501 Jakarta Pusat melakukan peninjauan keberangkatan para pemudik di stasiun Senen.

 

“kita ketahui hari ini sudah masuk H – 7 Lebaran Idul Firtri 1444 H, Kami dari Polres Metro Jakarta pusat, kodim 0501Jakarta Pusat Hari ini melakukan peninjauan beberapa titik keberangkatan saudara- saudara kita masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan mudik, Diantaranya hari ini kami mengecek distasiun Senen.” Ujar Komarudin disela memantau aktifitas keberangkatan pemudik di Stasiun Senen, Jum’at, (14/03/23).

Bacaan menarik :  Kasus Dugaan Korupsi Perjanjian Jual Beli BBM Non Tunai yang Rugikan Negara Rp 451,6 Miliar Naik Penyidikan

 

Menurut Komarudin hari ini sudah tercatat sebanyak 23.400 pemudik yang sudah meninggalkan Jakarta, dengan jumlah yang cukup banyak dibutuhkan konsep dan keamanan.

 

“Tercatat hari ini pemudik atau penumpang mencapai 23.400 artinya dengan jumlah yang sedemikian banyak, Dibutuhkan konsep keamanan managemen pelayanan kepada suardara-saudara kita akan mudik.”ucapnya.

 

“Sejauh ini hasil dari pantauan sangat kondusif sangat nyaman relatif dltidaka penumpukan, semuanya terlayani dengan baik, namun kita tidak under estimate (meremehkan), Kita tetap memantau saudara kita agar tidak menjadi korban kejahatan, copet dan sebagimana.”jelasnya.

 

Dirinya menambahkan telah mendirikan pos keamanan dan pelayanan bagi para pemudik agar perjalan dan proses keberangkatan pemudik berjalan lancar dan aman.

Bacaan menarik :  Pelelala Attorney Ay Law Datangi Mabes Polri Desak Proses Oknum Anggota Polda Maluku Terlibat Perkara Sianida

 

“Oleh karenanya Kami telah mendirikan pos, per hari ini akan segera diisi, gabungan dari polres Kodim dan Pemerintah daerah, dalam hal ini Jakarta pusat, akan membantu kelancaran pemudik khususnya di stasiun Senen.”tambahnya.

 

Terkahir Komarudin berpesan pada para pemudik agar menjaga kesehatan dan keamanan, mengingat perjalan cukup panjang.

 

“Pastikan kondisi dalam keadaan sehat, kemudian jaga keamanan barang – barang bawaan, sekiranya membawa anak kecil harus dijaga, dan juga selama perjalanan tentunya jangan terlena dan tetap waspada, dengan perjalanan panjang membutuhkan waktu berjam jam, dan sampaikan salam hormat kami kepada keluarga di kampung halaman.”pesannya.

Bacaan menarik :  Kongres Advokat Indonesia (KAI) merayakan HUT ke- 14 dengan tema "Bangkit, Maju, Membangun KAI

Baca Juga:

Bagikan postingan
Strategic Gameplay and Aviator Risks for Maximum Online Casino Rewards
0
Stinné příběhy Tim Burtona v Praze s https://timburtonpraha.cz a jedinečným uměním temnoty
0
Essential strategies for maximizing profits with Aviator and minimizing risk
0
Polsek Sekincau Gelar Jumling di Masjid Baitul Hikmah Sunjaya, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat.
0
0
0
0
0
Aksi Hari Santri di Gedung KPK RI: KPK NU Gelar Istighosah Kubro Desak Tangkap Nusron Wahid dan Batalkan Keputusan AHWA Muktamar NU Tambakberas
0
“Berani Menjaga KEBENARAN, Berani Menjaga dan Mengawal MARTABAT   Aksi Unjuk Rasa dengan Istigotsah Kubro bersama Kyai Kampung Dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional dan Mendukung Penegakan Hukum terutama Penberantasan Koruptor dan Penyelamatan Marwah NU Menuntut Pembatalan Keputusan AHWA dan Penindakan Politik Uang atau Risywah di Muktamar NU Ke-35 di Tambakberas Jombang  JAKARTA – Aliansi Warga Nahdliyin yang tergabung dalam KPK NU (Komisi Pemberantasan Korupsi Nahdlatul Ulama) menggelar Aksi Unjuk Rasa di depan Gedung KPK RI, Kuningan dengan istigotsah Kubro bersama Kyai Kampung Jakarta Selatan pada Jumat, 23 Oktober 2026.  Dengan melaksanakan Istigotsah bersama Kyai Kampung KPK NU untuk Mendukung KPK RI, Aksi ini diikuti oleh sekitar 250 Warga NU yang tergabung dalam KPK NU, yang bergerak dari titik kumpul Aksi Istigotsah bersama Kyai Kampung digelar sebagai Bentuk dukungan Penuh KPK NU terhadap KPK RI untuk segera Menjemput Paksa sesuai Perintah Undang-Undang, karena Nusron sudah tidak kopratif dan tidak menghargai Penegak hukum.  KPK NU Meminta agar KPK RI segera menetapkan status tersangka untuk Nusron Purnomo Dalam Kasus Korupsi dilingkungan kementrian ATR/BPN, KPK NU Juga melihat Nusron Purnomo di duga kuat uang hasil korupsinya digunakan praktik politik/ Risywah, hal ini tentu merupakan bentuk pelanggaran moral yang sangat mencedrai terhadap Marwah Kyai-Kyai Sepuh di NU yang Punya Otoritas tertinggi di Organisasi NU yang sangat berdampak menciderai keabsahan proses Muktamar NU di Tambakberas, Jombang.  Muktamarin yang tanpa rasa malu menenteng tas berisi gepokan uang tunai telah menjadi saksi bisu betapa murahnya sebuah amanah di mata mereka.  Transaksi pengkondisian suara dan penyerahan uang risywah tidak I gi dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan bahkan sangat keterlaluan dan tidal punya rasa malu mlakukan transaksi Money Politik/Risywah di Rumah Perjuangan Ndalem Pusaka Mbh Wahab Chasbullah sebagai Sang Pendiri, Penggerak dan Insiator Berdirinya NU,Ketika uang haram dan anasir-anasir jahat menentukan arah kepemimpinan, maka yang tersisa hanyalah kepalsuan dan pengkhianatan terhadap kepercayaan Umat.  Akankah kita terus diam melihat kesucian organisasi dihancurkan dan Otoritas tertingi Kyai-Kyai Sepuh di NU di injak-injak oleh para oknum anasir- anasir jahat yang hanya mengejar Kekuasaan..?Waktunya rakyat dan jamaah membuka mata: Praktek Money Politik/risywah di Tambak Beras adalah fakta, dan perlawanan terhadap kebusukan ini harus dimulai sekarang, kapan lagi kalau tidak sekarang dan siapa lagi kalau bukan kita…!  Tuntutan Utama Aksi  Melalui aksi ini, KPK NU menyampaikan poin-poin tuntutan resmi sebagai berikut:  1. Tangkap dan Adili Pelaku Politik Uang: Meminta aparat penegak hukum (KPK RI) untuk segera menangkap dan mengadili pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pembagian uang hasil korupsi pada Muktamar NU, termasuk dugaan keterlibatan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid yang dinilai mencederai marwah organisasi.  2. Tangkap dan Adili Gus Iful dan Juri Ardiantoro yang di duga kuat bekerjasama dengan Nusron sebagai trio Anasir jahat dalam merusak Marwah Kyai dan Marwah Institusi NU di Muktamar Ke-35 di Tambakberas Jombang.  3. Batalkan Keputusan AHWA: Menuntut pembatalan keputusan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) yang menetapkan Rois Aam KH. Miftachul Akhyar sebagai Rois Aam terpilih, karena dinilai cacat moral dan batal demi hukum (Melanggar Konsitusi AD/ART NU)  4.Gelar Rapat Ulang AHWA: Mendesak dilaksanakannya rapat ulang AHWA secara transparan dan berintegritas di Rumah Pusaka Mbah Wahab Chasbullah, Tambakberas, Jombang dengan terlebih dahulu mengganti Angggota AHWA (Ahlul Hali Wal Aqdi) yang sudah jelas-jelas menerima Money Politik/Risywah dengan Anggota AHWA suara terbanyak Berikutnya.  Koordinator Aksi:Muhamad Sholihin.  Sekretariat. Graha KPK NU Lantai 2, BTN Lama JI. Anggar No. 40, Kelurahan Karanganyar, Kec.  Indramayu, Kab. Indramayu, Jawa Barat
0
Essential components impacting Riverspin performance for optimized fly fishing results
0
Spannende Gewinnchancen und JackpotWorldSlotgame im dynamischen Casino-Universum
0