SEMARANG, Traznews. Com 12 September 2026 — Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 resmi dibuka di Kota Semarang, Jawa Tengah. Mengusung tema “Menebarkan Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban”, ajang nasional yang berlangsung pada 12 hingga 20 September 2026 ini diikuti oleh kontingen dari 38 provinsi di seluruh Indonesia.
Meskipun Umat Islam merupakan kelompok minoritas di Bali, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Bali membuktikan komitmen dan kesetaraannya dengan mengirimkan kuota kafilah penuh yang sebanding dengan provinsi-provinsi besar lainnya di Indonesia.
Ketua I LPTQ Provinsi Bali, Saifuddin Zaini, menyampaikan bahwa kontingen Bali menerjunkan 40 peserta terbaik yang akan bertanding di tujuh cabang perlombaan.
“Meskipun rasio umat Muslim di Bali sekitar 11 dari 100 orang, keberadaan dan semangat kami dalam pengiriman kafilah MTQ setara dengan provinsi lain seperti DKI Jakarta maupun Jawa Timur. Tahun ini Bali mengutus 40 peserta untuk berkompetisi di tujuh cabang lomba, mulai dari Tartil, Tilawah, Hafalan Al-Qur’an (1, 5, 10, 20, hingga 30 Juz), Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Kaligrafi, hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ),” ujar Saifuddin Zaini saat ditemui di Semarang.
Saifuddin menjelaskan bahwa para peserta yang dikirim merupakan hasil penyaringan ketat yang berjenjang dari tingkat kecamatan (seperti di Kota Denpasar), kabupaten/kota, hingga tingkat provinsi yang telah digelar pada April 2026 lalu. Selama empat bulan pascaseleksi provinsi, para peserta terus digembleng melalui latihan mandiri di rumah, madrasah, perguruan tinggi, maupun pondok pesantren masing-masing, sebelum akhirnya dimantapkan kembali menjelang keberangkatan. Setiap peserta didampingi oleh pelatih dan official.
Mengenai target kejuaraan, LPTQ Bali mengedepankan ikhtiar maksimal dibanding sekadar membebankan target Juara 1 kepada para peserta.
“Kami tidak menuntut harus Juara 1 karena keputusan akhir ada pada Dewan Hakim. Yang terpenting adalah peserta dapat tampil dengan ikhtiar paling maksimal. Harapan kami ada peningkatan capaian nilai yang signifikan dibanding MTQ Nasional sebelumnya di Kendari—di mana qari Dewasa Putra Bali berhasil meraih Harapan 1 dengan selisih nilai sangat tipis dari Juara 3. Kami optimistis nama Bali dapat kembali bersinar pada pengumuman kejuaraan MTQ Nasional tahun ini,” pungkasnya.