Longsor Pajar Bulan Tertangani dengan Cepat, Warga Apresiasi Kinerja Pemkab Lambar.

Penulis :

Samsul Hadi

Lampung Barat- Warga Karang Agung Kelurahan Pajar Bulan Kecamatan Way Tenong Kabupaten Lampung Barat merasa bersyukur serta penuh kebahagiaan.Pasalnya musibah tanah longsor yang terjadi pada 14 mei 2025 akibat tingginya curah hujan telah ditangani dengan cepat oleh Pemerintahan Kabupaten Lampung Barat .

Junaedi Soepantono selaku Peratin Pekon Karang Agung, Atas nama Pekon dan Warga Masyarakat Pekon Karang Agung mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada Bapak Hi.Parosil Mabsus Bupati Lampung Barat yang telah menanggapi mendengar dan merespon dengan cepat dan sigap segera melakukan penanganan terhadap tanah longsor di Pekon Kami.

“Alhamdulilah hari ini kami warga masyarakat Pekon Karang Agung terkhusus yang berada di lokasi sekitar musibah tanah longsor kembali mendapatkan ketenangan dan kenyamanan di dalam hidup bermasyarakat , Terimakasih Bapak Bupati Lampung Barat, LAMPUNG BARAT HEBAT” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Parosil Mabsus mengambil langkah cepat untuk menangani dampak bencana longsor di Pekon Karang Agung Kelurahan Pajar Bulan Kecamatan Way Tenong, Rabu 14 Mei 2025.

Bacaan menarik :  Kasus Anggota Polres Way Kanan diduga Mengakhiri Hidupnya, Polisi Lakukan Penyelidikan 

Longsor yang terjadi akibat tingginya curah hujan pada hari selasa (13/5/2025) sore mengakibatkan tergerusnya aliran air menuju pembuangan sehingga putusnya salah satu ruas jalan menuju Pasar Senin di Kelurahan Pajar Bulan.

Langkah konkret Parosil Mabsus itu membawa secercah harapan bagi masyarakat yang terdampak atas terjadinya longsor, pasalnya terdapat beberapa rumah yang berada di pinggir lokasi longsor sudah mengungsi untuk meminimalisir hal yang tidak diinginkan.

Dalam kunjungannya, Bupati yang biasa disapa Pak Cik itu minta pihak Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Camat maupun stacholder terkait agar segera melakukan kajian terhadap langkah nyata yang harus dilakukan.

Bacaan menarik :  Melantik 10 Peratin, Bupati Parosil Mabsus Ingatkan, Hati Hati Gunakan Dana Desa.

Jangan lama-lama, putuskan apa yang harus dilakukan dalam penanganan bersifat darurat, hitung kebutuhannya berapa, bila perlu besok siang sudah bisa dilakukan penanganan,” pinta Parosil Mabsus.

“Meskipun sifatnya penanganan darurat minimal tidak memperlebar longsornya, masalah nantinya bisa dilewati atau tidak oleh kendaraan, nanti pihak PUPR yang menghitungnya,” kata Parosil Mabsus.

Sumber : Diskominfo Lampung Barat.

Bagikan postingan
Wakapolda Banten Hadiri Panen Raya Padi Organik PS-08, Perkuat Ketahanan Pangan dan Semangat Bela Negara
0
Polres Lampung Barat, Polda Lampung  Tes Samjas Berkala.
0
Tim 2 Beruang Jaga Jakarta Amankan 3 Pemuda Bawa Celurit di Bekasi Timur
0
Kolaborasi Bakti Sosial “Revibes Presenting the Gift of Sight” Berikan Bantuan Kacamata untuk Siswa dan Tenaga Pendidik MTsN 36 Jakarta
0
Satgas UIN Sultan Thaha Jambi, Jalin Silaturahmi dengan Paguyuban Mahasiswa Salareh Aia Agam.
0
BRI Peduli Salurkan Mobil Pengangkut Sampah Untuk Yayasan Karya Mandiri di Desa Karang Anom
0
Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah 
0
POLDA METRO JAYA MENGGAGALKAN PEREDARAN GANJA 2KG DI DEPOK, SATU TERSANGKA DIAMANKAN
0
Wakil Bupati Lampung Barat Lantik Tiga Pejabat Administrator
0
DPP JMI GUGAT KETERBUKAAN INFORMASI, DEWAN PERS AKUI DOKUMEN YANG DIMINTA ADA
0
Hari Kesembilan Operasi Keselamatan Maung 2026, Polda Banten Terus Hadir Mengedukasi Pengguna Jalan
0
Polda Metro Jaya Rayakan HPN 2026, Wakapolda Tegaskan Pers Mitra Strategis Polri
0