Ketum PWDPI Dukung Penuh Mentri ATR Nusron Wahid Brantas Mafia Tanah

Penulis :

Lucky sun

Jakarta,traznews. Com Ketua Umum (Ketum), Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), M.Nurullah RS, secara tegas mendukung Penuh komitmen Menteri Agraria dan Tata Ruang dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, yang menyatakan akan memberantas mafia tanah di Indonesia.

Ketum PWDPI Nurullah juga mendorong adanya penguatan penegakan hukum untuk menyelesaikan isu mafia tanah.

“Selaku Ketua Umum DPP PWDPI, saya mendukung penuh program Menteri (ATR) untuk membenahi internal dan tata kelola di dalam kementerian sebagai upaya pencegahan terhadap praktik mafia tanah,”Tegas Ketum PWDPI pada Senin (30/12/2024).

Ketum PWDPI mengatakan, kejahatan di bidang pertanahan sebenarnya tidak sulit untuk diungkap dan diberantas. Asal Pemerintah memiliki keinginan yang kuat.

“Karena biasanya skema kejahatan pertanahan pasti meninggalkan jejak dan bukti kejahatan (evidence) yang jelas berupa dokumen kepemilikan,”ungkapnya.

Bacaan menarik :  Pengusaha KAPMI Menyoroti Pidato Presiden Prabowo Tentang Ekonomi & APBN 2026 di Senayan

Dia juga mengatakan, mafia tanah sendiri merupakan kejahatan pertanahan yang dilakukan baik secara individu, kelompok, dan/atau badan hukum secara terencana, terstruktur, dan/atau terorganisir untuk memperoleh hak atas tanah dengan cara melakukan tindak pidana.

“Biasanya kasus mafia tanah meliputi pemalsuan dokumen hingga surat keterangan tanah. Tindakan ini dapat menyebabkan sengketa tanah akibat adanya lebih dari satu surat tanah untuk satu bidang tanah yang sama,”imbuhnya

Ketum PWDPI, mendukung penuh prioritas Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid yang ingin fokus mengurus kejahatan di bidang pertanahan dalam 100 hari kerjanya ke depan. Sebab masalah tanah menjadi salah satu hal yang sering dikeluhkan oleh masyarakat.

“Contoh kejahatan yang menimpa Ketua DPW saya yang ada di Kepulauan Riau (Kepri), tanah yang sudah dikuasai dan digarab oleh masyarakat dan memiliki bukti surat menyurat yang Syah kok bisa pihak BPN Kepri menerbitkan surat pihak lain dilahan yang sama tanpa ada pemeriksaan alias tumpang tindih,”ungkapnya.

Bacaan menarik :  Situasi Keadaan Nelayan Kuala Penet Saat Pulang Dari Melaut

Bukan Hannya di Kepri, Ketum PWDPI juga mendapat pengaduan yang sama di Kabupaten Mesuji. Ada sejumlah oknum yang dengan mudah menyerobot tanah milik warga yang sudah bersertifikat dengan dalih tanah nenek moyang.

“Kejadian di Kepri dan Mesuji ini menjadi gambaran kami bahwa pertanahan yang ada dinegara kita silang sengkarut. Bannyak mafia tanah Baik dari oknum masyarakat serta pemerintah dan pengusaha yang masih bebas merampas hak masyarakat,”ungkapnya.

Ketum PWDPI menambahkan dalam waktu dekat pihaknya akan menghadap Mentri ATR atau BPN RI di Jakarta untuk melaporkan sejumlah pengusaha dan oknum masyarakat yang telah mennyerobot tanah milik Klain PWDPI.

“Kami sudah kumpulkan bukti-bukti Syah kepemilikan berupa sertifikat dan akan saya laporkan ke Kementrian ATR serta BPN,”Pungkasnya.(Tim PWDPI).

Bacaan menarik :  Gedung BRI KC Cilegon Bersih dan Rapi, Cerminan Kesiapan Layanan Prima
Bagikan postingan
10 Personel Pusdokkes Polri dan 200 Brimob NTB Perkuat Penanganan Karhutla di Kalteng, Kapolda: Fokus di 6 Wilayah Rawan
0
Kapolri Ziarah ke Makam Marsinah dan Kunjungi Museum di Nganjuk
0
Tiba di Sumsel, 200 Personel Brimob BKO Jalani Pembekalan Sebelum Tangani Karhutla
0
Kapolda Banten Beserta Staf dan Jajaran Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Presiden RI
0
Exceptionnel gain et jackpot bob casino, lexpérience ultime pour les amateurs de sensations fortes
0
Geliebte Slots mit https://sltomania.com.de für stundenlangen Spielspaß und große Gewinne entdecken
0
Satpol PP Tindaklanjuti Aduan, Lima Kendaraan Ditolak Isi Biosolar
0
Bukti Nyata Slogan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolri Suyudi Bedah Rutilahu di Rumpin
0
Penuh Tawa dan Kebersamaan, Komunitas Senam Jenk Ami Hadirkan Kebahagiaan
0
Hajat Besar Hari Santri 2026! PCNU Lampung Barat Gerakkan Tiga Kecamatan, dari Pesantren hingga Lampung Barat Bersholawat.
0
Terima Kasih, Pak Prabowo!” Rini Abdila S.Pd: Penantian 12 Tahun TK/KB Cemara Betung Akhirnya Terjawab
0
SDS Bahari Al Islam Raih Tiga Prestasi di FTBI
0