Kepala Dinas Kesehatan Terkesan Menghindar, Saat Di Konfirmasi Masalah Penggunaan Anggaran BOK.

Penulis :

Red

Metro-Pemerintahan Pusat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat yaitu dengan mengucurkan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yang bersumber dari APBN melalui kementerian kesehatan yang dikhususkan untuk membantu Puskesmas di seluruh Indonesia.

Penggunaan dana Biaya Operasional Kesehatan (BOK) seyogyanya harus bisa dimanfaatkan oleh seluruh Puskesmas sebagai ujung tombak dalam upaya pelayanan kesehatan di masyarakat.

Dalam hal ini penggunaan dana tersebut tentunya harus transparan, namun beda pada kenyataan nya ketika awak media mencoba mengkonfirmasi dibeberapa Puskesmas yang ada di Kota Metro mengenai penggunaan dana BOK.(27/6).

Kapuskes Yosodadi ketika dimintai keterangan terkait dana BOK 2021 yang diterima senilai Rp. 600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah) yang di dialokasikan untuk Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) baik dalam ataupun luar gedung, “tidak bisa memberikan rincian penggunaannya”.

Bacaan menarik :  ANTON CAHYADI PERATIN ROWO REJO HARAPKAN PARTISIPASI MASARAKAT DALAM PENGGALIAN GAGASAN SETIAP PEMANGKU

Hal tersebut terjadi pula dengan Puskesmas Metro dan Karang Rejo, “Kepada awak media tidak dapat memberikan secara rinci penggunaan dana alokasi BOK tahun 2021”.

Tidak adanya informasi mengenai penggunaan dana BOK 2021 di Puskesmas, awak media pun langsung mengkonfirmasi ke Dinas Kesehatan Kota Metro.

Alhasil, saat mengunjungi Dinas Kesehatan Kota Metro tidak mendapatkan informasi apa-apa, bahkan terkesan menghindar ketika ditanyai tentang penggunaan dana BOK dibeberapa Puskesmas di Kota Metro.

MK Hanafi selaku Ketua DPC KWRI Kota Metro menyayangkan kepada Dinas Kesehatan tidak dapat memberikan informasi mengenai penggunaan BOK tersebut.

“Kepala Dinas Kesehatan selaku pengguna anggaran seharusnya bisa memberikan keterangan dan informasi mengenai keterbukaan Publik tentang penggunaan dana BOK di Puskesmas yang ada di Kota Metro” tegas Hanafi.

Bacaan menarik :  Operasi Sikat Krakatau 2024 Akan Digelar 14 Hari Kedepan, Curas, Curat, Dan Curanmor Jadi Target Sasaran Polres Lambar .

“Diketahui bahwa Anggaran BOK tahun 2021 untuk seluruh Puskesmas Kota Metro mendapat anggaran sekitar kurang lebih 7 Milyar, dan tidak ada satu pun informasi penggunaan Dana itu secara terperinci”, tutupnya.

Bagikan postingan
Wakapolda Banten Hadiri Panen Raya Padi Organik PS-08, Perkuat Ketahanan Pangan dan Semangat Bela Negara
0
Polres Lampung Barat, Polda Lampung  Tes Samjas Berkala.
0
Tim 2 Beruang Jaga Jakarta Amankan 3 Pemuda Bawa Celurit di Bekasi Timur
0
Kolaborasi Bakti Sosial “Revibes Presenting the Gift of Sight” Berikan Bantuan Kacamata untuk Siswa dan Tenaga Pendidik MTsN 36 Jakarta
0
Satgas UIN Sultan Thaha Jambi, Jalin Silaturahmi dengan Paguyuban Mahasiswa Salareh Aia Agam.
0
BRI Peduli Salurkan Mobil Pengangkut Sampah Untuk Yayasan Karya Mandiri di Desa Karang Anom
0
Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah 
0
POLDA METRO JAYA MENGGAGALKAN PEREDARAN GANJA 2KG DI DEPOK, SATU TERSANGKA DIAMANKAN
0
Wakil Bupati Lampung Barat Lantik Tiga Pejabat Administrator
0
DPP JMI GUGAT KETERBUKAAN INFORMASI, DEWAN PERS AKUI DOKUMEN YANG DIMINTA ADA
0
Hari Kesembilan Operasi Keselamatan Maung 2026, Polda Banten Terus Hadir Mengedukasi Pengguna Jalan
0
Polda Metro Jaya Rayakan HPN 2026, Wakapolda Tegaskan Pers Mitra Strategis Polri
0