Kapolres Grobogan Adakan Jum,at Curhat Bersama Puluhan Wartawan 

Penulis :

Mujihartono

GROBOGAN JATENG, Traznews.com – Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan SIK,MSi,bersama Wakapolres Kompol Samsu Wirman,Kasi Humas AkP Umbarwati serta beberapa Perwira di lingkungan Polres Grobogan gelar giat jumat curhat bersama puluhan wartawan dari berbagai media online, cetak, dan elektronik. Jumat,(03/02/2023).

Mengingat AKBP Dedy Anung Kurniawan belum genap satu bulan menjabat sebagai Kapolres Grobogan, perkenalan menjadi pembuka dalam giat Jumat Curhat yang di gelar di rumah makan KSK Desa Krangganharjo juga termasuk destinasi wisata di kecamatan Toroh.

“ Sebelum kita lanjut ke pertanyaan dari rekan – rekan media ke kami, alangkah baiknya rekan – rekan memperkenalkan diri baik nama serta dari medianya apa, karena saya baru menjabat di sini ” Sambut ramah dari Kapolres.

Tercatat ini adalah yang pertama giat rutinitas jumat curhat bersama awak media di era Kapolres baru AKBP Dedy Anung Kurniawan yang sebelumnya telah menjadi agenda mingguan Kapolres yang lama. Dalam Giat Jumat tersebut para awak media mengajak ke semua jajaran Polres Grobogan, agar selalu dapat berbagi informasi yang layak untuk di konsumsi publik yang dapat di sajikan melalui pemberitaan media pers.

Bacaan menarik :  BREAKING NEWS Kades SeJepara Tuntut Jabatan 9 Tahun

“ Kami berharap ada kerja sama yang nyata antara media dan jajaran Polres Grobogan, melalui humas yang di miliki Polres tentu informasi yang layak untuk di konsumsi bisa di bagikan ke kami untuk di konsumsi masyarakat melalui siaran berita masing-masing media ” Curhat Heru Gunawan dari Jurnal Media Indonesia.

Menanggapi curhatan dari perwakilan awak media, Kapolres pun segera akan berkoordinasi dengan Humasnya agar lebih intens berbagi informasi yang layak untuk di konsumsi publik.

” Baik masukan yang bagus, nanti saya akan langsung berkoordinasi dengan Humas saya ,Sekali lagi terimakasih masukan dari Jurnal Media Indonesia.” Tanggap Kapolres.

Hampir 2 jam Tanggap Curhat terlaksana dan giat Jumat curhat pun di akhiri dengan ramah tamah sekaligus makan siang sebelum sholat jumat. Adanya giat Jumat curhat tersebut semakin meningkatkan sinergitas atar awak media dan institusi kepolisian khususnya di wilayah Kabupaten Grobogan.

Bacaan menarik :  Tertutup Buka Data Pertanahan, BPN Sragen Digugat ke Komisi Informasi Publik Jateng

Selain kegiatan curhat bareng bersama awak media,Kapolres Grobogan memberikan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Desa Krangganharjo , pemberian sembako ini merupakan wujud kepedulian Polres Grobogan untuk meringankan beban keluarga kurang mampu.
Sementara itu menanggapi adanya kasus penculikan ,”Kapolres menghimbau agar selalu waspada dan tingkatkan Kamtibmas dengan menghidupkan kembali ronda bersama dan kami menghimbau jangan main hakim sendiri segera laporkan kepada Kepolisian terdekat ataupun Babinsa juga Babinkamtibmas.Terang Kapolres,

Bagikan postingan
Strategic Gameplay and Aviator Risks for Maximum Online Casino Rewards
0
Stinné příběhy Tim Burtona v Praze s https://timburtonpraha.cz a jedinečným uměním temnoty
0
Essential strategies for maximizing profits with Aviator and minimizing risk
0
Polsek Sekincau Gelar Jumling di Masjid Baitul Hikmah Sunjaya, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat.
0
0
0
0
0
Aksi Hari Santri di Gedung KPK RI: KPK NU Gelar Istighosah Kubro Desak Tangkap Nusron Wahid dan Batalkan Keputusan AHWA Muktamar NU Tambakberas
0
“Berani Menjaga KEBENARAN, Berani Menjaga dan Mengawal MARTABAT   Aksi Unjuk Rasa dengan Istigotsah Kubro bersama Kyai Kampung Dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional dan Mendukung Penegakan Hukum terutama Penberantasan Koruptor dan Penyelamatan Marwah NU Menuntut Pembatalan Keputusan AHWA dan Penindakan Politik Uang atau Risywah di Muktamar NU Ke-35 di Tambakberas Jombang  JAKARTA – Aliansi Warga Nahdliyin yang tergabung dalam KPK NU (Komisi Pemberantasan Korupsi Nahdlatul Ulama) menggelar Aksi Unjuk Rasa di depan Gedung KPK RI, Kuningan dengan istigotsah Kubro bersama Kyai Kampung Jakarta Selatan pada Jumat, 23 Oktober 2026.  Dengan melaksanakan Istigotsah bersama Kyai Kampung KPK NU untuk Mendukung KPK RI, Aksi ini diikuti oleh sekitar 250 Warga NU yang tergabung dalam KPK NU, yang bergerak dari titik kumpul Aksi Istigotsah bersama Kyai Kampung digelar sebagai Bentuk dukungan Penuh KPK NU terhadap KPK RI untuk segera Menjemput Paksa sesuai Perintah Undang-Undang, karena Nusron sudah tidak kopratif dan tidak menghargai Penegak hukum.  KPK NU Meminta agar KPK RI segera menetapkan status tersangka untuk Nusron Purnomo Dalam Kasus Korupsi dilingkungan kementrian ATR/BPN, KPK NU Juga melihat Nusron Purnomo di duga kuat uang hasil korupsinya digunakan praktik politik/ Risywah, hal ini tentu merupakan bentuk pelanggaran moral yang sangat mencedrai terhadap Marwah Kyai-Kyai Sepuh di NU yang Punya Otoritas tertinggi di Organisasi NU yang sangat berdampak menciderai keabsahan proses Muktamar NU di Tambakberas, Jombang.  Muktamarin yang tanpa rasa malu menenteng tas berisi gepokan uang tunai telah menjadi saksi bisu betapa murahnya sebuah amanah di mata mereka.  Transaksi pengkondisian suara dan penyerahan uang risywah tidak I gi dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan bahkan sangat keterlaluan dan tidal punya rasa malu mlakukan transaksi Money Politik/Risywah di Rumah Perjuangan Ndalem Pusaka Mbh Wahab Chasbullah sebagai Sang Pendiri, Penggerak dan Insiator Berdirinya NU,Ketika uang haram dan anasir-anasir jahat menentukan arah kepemimpinan, maka yang tersisa hanyalah kepalsuan dan pengkhianatan terhadap kepercayaan Umat.  Akankah kita terus diam melihat kesucian organisasi dihancurkan dan Otoritas tertingi Kyai-Kyai Sepuh di NU di injak-injak oleh para oknum anasir- anasir jahat yang hanya mengejar Kekuasaan..?Waktunya rakyat dan jamaah membuka mata: Praktek Money Politik/risywah di Tambak Beras adalah fakta, dan perlawanan terhadap kebusukan ini harus dimulai sekarang, kapan lagi kalau tidak sekarang dan siapa lagi kalau bukan kita…!  Tuntutan Utama Aksi  Melalui aksi ini, KPK NU menyampaikan poin-poin tuntutan resmi sebagai berikut:  1. Tangkap dan Adili Pelaku Politik Uang: Meminta aparat penegak hukum (KPK RI) untuk segera menangkap dan mengadili pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pembagian uang hasil korupsi pada Muktamar NU, termasuk dugaan keterlibatan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid yang dinilai mencederai marwah organisasi.  2. Tangkap dan Adili Gus Iful dan Juri Ardiantoro yang di duga kuat bekerjasama dengan Nusron sebagai trio Anasir jahat dalam merusak Marwah Kyai dan Marwah Institusi NU di Muktamar Ke-35 di Tambakberas Jombang.  3. Batalkan Keputusan AHWA: Menuntut pembatalan keputusan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) yang menetapkan Rois Aam KH. Miftachul Akhyar sebagai Rois Aam terpilih, karena dinilai cacat moral dan batal demi hukum (Melanggar Konsitusi AD/ART NU)  4.Gelar Rapat Ulang AHWA: Mendesak dilaksanakannya rapat ulang AHWA secara transparan dan berintegritas di Rumah Pusaka Mbah Wahab Chasbullah, Tambakberas, Jombang dengan terlebih dahulu mengganti Angggota AHWA (Ahlul Hali Wal Aqdi) yang sudah jelas-jelas menerima Money Politik/Risywah dengan Anggota AHWA suara terbanyak Berikutnya.  Koordinator Aksi:Muhamad Sholihin.  Sekretariat. Graha KPK NU Lantai 2, BTN Lama JI. Anggar No. 40, Kelurahan Karanganyar, Kec.  Indramayu, Kab. Indramayu, Jawa Barat
0
Essential components impacting Riverspin performance for optimized fly fishing results
0
Spannende Gewinnchancen und JackpotWorldSlotgame im dynamischen Casino-Universum
0