LAMPUNG BARAT — Konsistensi dalam menjalankan program pro-rakyat menjadi salah satu hal yang membuat Bupati Lampung Barat, Hi. Parosil Mabsus, mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat, khususnya kalangan generasi muda atau Generasi Z (Gen Z).
Selama dua periode kepemimpinannya, Parosil terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mulai dari program seragam sekolah gratis, beasiswa kedokteran, hingga pemberian insentif bagi guru ngaji.
Program-program tersebut tidak hanya menjadi kebijakan pemerintah daerah, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda, dunia pendidikan, serta kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Lampung Barat.
Salah seorang pegiat musik Lampung Barat, Ovick, menilai bahwa kepemimpinan Parosil Mabsus pada periode kedua tetap memperlihatkan karakter yang sama, yakni dekat dengan masyarakat dan tidak menjaga jarak dengan berbagai kalangan.

“Menurut saya, di periode kedua ini beliau tidak berubah. Pak Parosil tetap dekat dengan masyarakat, terutama dengan Gen Z,” jelas Ovick.
Menurutnya, kedekatan tersebut terlihat dari kehadiran Parosil dalam berbagai kegiatan dan komunitas yang tumbuh di Lampung Barat. Sikapnya yang terbuka, sederhana, dan tidak terkesan menjaga jarak menjadi nilai tersendiri bagi generasi muda.
“Beliau tidak jaim dan tidak selalu tampil formal. Kami melihat beliau sebagai sosok pemimpin yang mau berbaur dengan masyarakat. Apalagi sekarang, masyarakat menginginkan pemimpin yang bukan hanya hadir di balik meja, tetapi juga hadir di tengah-tengah rakyatnya,” ungkapnya.
Ovick menambahkan, hal yang patut diapresiasi adalah konsistensi Parosil dalam mempertahankan program-program unggulan pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
Program beasiswa kedokteran, seragam sekolah gratis, serta insentif guru ngaji dinilai memiliki makna lebih dari sekadar bantuan. Di dalamnya terdapat harapan agar anak-anak Lampung Barat memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik, orang tua terbantu meringankan beban ekonomi, dan para guru ngaji terus mendapatkan perhatian atas pengabdiannya.
“Selain program-program tersebut, kami juga respek karena beliau tampil apa adanya dan tetap mau dekat dengan masyarakat. Bagi kami, pemimpin yang seperti ini memberikan contoh bahwa jabatan bukan alasan untuk membatasi diri dari rakyat,” tuturnya.
Ia berharap, pada periode kedua kepemimpinannya, Parosil Mabsus senantiasa menjaga amanah, mempertahankan kedekatan dengan masyarakat, serta terus menghadirkan kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Semoga Pak Bupati di periode kedua ini tetap amanah, tetap menjadi diri sendiri, dan terus konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat demi mewujudkan Lampung Barat yang Hebat dan Sejahtera,” pungkas Ovick.