Fauzi Amro Soroti Regulasi Kredit Perbankan Belum Atur Porsi UMKM: Pertumbuhan Ekonomi Terhambat

Penulis :

Lucky suryani

Jakarta | Traznews. Com Dalam acara Sinergi Alumni IPB untuk Bangsa bertema Kedaulatan Pangan dan Energi menuju Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Fauzi Amro menyoroti belum adanya pengaturan jelas terkait porsi penyaluran kredit perbankan di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan Fauzi dalam forum yang dihadiri alumni IPB University serta pemangku kepentingan sektor ekonomi dan keuangan di hotel Borobudur Jakarta, Sabtu (2/5).

Fauzi menilai hingga saat ini belum ada regulasi yang mengatur secara spesifik proporsi kredit untuk sektor UMKM, korporasi, maupun konsumsi. Hal ini dinilai menghambat optimalisasi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Berapa persen UMKM yang ideal disalurkan oleh bank, berapa persen korporasi, dan berapa persen konsumsi, ini belum ada regulasi yang jelas sampai hari ini,” ujar Fauzi.

Bacaan menarik :  Ketua Aliansi Jurnalis Bersatu DPD Kaltim Nurdiana Berbagi Takjil On The Road

Fauzi mengatakan, meskipun berbagai kebijakan seperti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) telah diterbitkan untuk mempermudah akses pembiayaan, implementasinya belum berjalan optimal. Ia juga menyoroti fenomena kredit UMKM yang justru tertinggal dibandingkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK).

“Kredit kita tumbuh sekitar 9 persen, sementara DPK 13 persen. Harusnya kredit yang lebih tinggi agar mendorong pertumbuhan,” katanya.

Ia juga menanggapi wacana penurunan bunga kredit menjadi 5 persen bagi buruh dan UMKM. Menurutnya, kebijakan tersebut memungkinkan selama ada sinergi antara pemerintah, perbankan, dan otoritas moneter.

 

 

“Bunga kredit 5 persen itu sangat mungkin, tinggal bagaimana koordinasi antara kementerian keuangan, BI, dan perbankan,” katanya.

Fauzi yang juga Wakil Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi NasDem, menambahkan, segmentasi perbankan saat ini mulai kabur karena semua bank mengejar berbagai sektor tanpa fokus. Ia mendorong adanya pengaturan ulang dalam undang-undang untuk memperjelas peran masing-masing bank.

Bacaan menarik :  Ansor Tulangbawang Harap Qudrotul Ikhwan Terus Menjadi Pemimpin Yang Berpihak Kepada Rakyat

Ke depan, Komisi XI DPR RI akan menggelar pembahasan bersama pemangku kepentingan guna merumuskan skema pembiayaan yang lebih tepat sasaran, khususnya bagi UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional.

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan postingan
Précision et chance combinées avec coins-strike.fr pour des sessions de jeu palpitantes et fructueuses
0
Muhammad Rullyandi Apresiasi Pembentukan UU Penilai dan Peran Strategis MAPPI
0
Perkuat Benteng Kemerdekaan Pers, IWO Pringsewu Gandeng Advokat untuk Wartawan
0
Konferensi PWI Tangsel 2026, Tahapan Verifikasi Anggota Resmi Berakhir
0
Opportunità concrete con powbetsit.it per vincite sicure e un gioco responsabile nel tempo libero
0
Polri Ingatkan Bahaya Judi Online, Ajak Masyarakat Perkuat Pencegahan
0
Polri Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Digital untuk Hindari Penipuan Online
0
Polda NTB Kerahkan 200 Personel Brimob Bantu Penanganan Karhutla di Kalimantan
0
MAPPI Gelar Sarasehan Hukum 45 Tahun Soroti Dilema Bisnis vs Kerentanan Hukum Penilai
0
Professionelle Strategien und innovative Konzepte rund um https://kinbets-germany.de für deinen Erfolg
0
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, Wakapolda Banten Laksanakan Jumat Keliling di Cipocok Jaya
0
Élégantes stratégies et https://fastsllots-fr.fr pour décupler vos gains et maîtriser lart du jeu en ligne
0