TULANG BAWANG ( Traznews )_ Bupati Tulang Bawang, Drs. Qudratul Ikhwan, BY., M.M., mengapresiasi pelaksanaan Karnaval Budaya dan Pawai Drumband Pelajar se-Kabupaten Tulang Bawang dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis, 20/08/2026.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kabupaten Tulang Bawang tersebut berlangsung meriah. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengenal, mencintai, sekaligus melestarikan seni dan budaya daerah.

Bupati Tulang Bawang, Qudratul Ikhwan, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kegiatan positif yang mampu mempererat kebersamaan dan menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya daerah.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Alhamdulillah, selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga menampilkan simbol-simbol adat Megow Pak”. Ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pelestarian adat dan budaya Pepadun merupakan tanggung jawab bersama. Di tengah perkembangan zaman dan arus modernisasi, budaya daerah harus tetap dijaga agar tidak kehilangan jati diri dan dapat terus dikenal oleh generasi muda.
“Di tengah modernisasi, kita patut bersyukur karena adat dan budaya Pepadun masih kita jaga dan lestarikan. Ini tanggung jawab kita bersama agar budaya daerah tetap hidup dan dikenal generasi muda”. Katanya.
Selain berbicara mengenai budaya, Bupati juga menyampaikan perkembangan sektor pendidikan di Kabupaten Tulang Bawang. Kampus Megow Pak yang kini menjadi Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
“Alhamdulillah, Kampus Megow Pak kini menjadi UMJ. Ini kebanggaan kita bersama”. Ungkapnya.
Qudratul Ikhwan juga menyampaikan bahwa telah ada kesepakatan dengan Kementerian Pendidikan terkait rencana pembangunan sekolah terpadu di belakang Kampus UMJ. Rencana tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat.
“Masyarakat Menggala harus bersiap menyambut kemajuan ini”. Ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati turut menyoroti program Bank Sampah yang telah berjalan di Kecamatan Menggala dan Banjar Agung. Program tersebut dinilai sebagai langkah positif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah.
“Semoga berbagai program ini terus berkembang, sehingga Tulang Bawang semakin maju tanpa meninggalkan adat, budaya, dan jati diri masyarakatnya”. Pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Forkopimda, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kabupaten Tulang Bawang, serta para kepala sekolah tingkat SD dan SMP.
Karnaval semakin semarak dengan penampilan atraksi drumband dan beragam kekayaan budaya daerah yang ditampilkan oleh para pelajar dari berbagai sekolah se-Kabupaten Tulang Bawang. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk menanamkan semangat nasionalisme, kebersamaan, serta kecintaan terhadap budaya daerah kepada generasi muda. ( TW).