Lampung Barat – Momentum Hari Raya Idul Adha1447 Hijriyah bukan hanya tentang perayaan dan penyembelihan hewan kurban, namun juga menjadi waktu yang penuh makna untuk merenungkan kembali arti keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama.
Dalam suasana penuh hikmah tersebut, Bupati Parosil Mabsus mengajak seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari tingkat bawah hingga tingkat atas, untuk menjadikan pekerjaan dan pengabdian kepada masyarakat sebagai jalan mengharap keberkahan hidup.
Menurutnya, jabatan dan tugas yang diemban bukan sekadar rutinitas, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan hati dan ketulusan. Sebab, pelayanan yang diberikan dengan ikhlas akan menghadirkan manfaat besar bagi masyarakat serta membawa keberkahan bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

“Momentum Idul Adha 1447 Hijriyah ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kepedulian, dan bekerja dengan penuh tanggung jawab. Jadikan setiap tugas sebagai ibadah dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Parosil Mabsus, 24 Mei 2025.
Parosil juga mengajak seluruh masyarakat Lampung Barat untuk menjaga kebersamaan, memperkuat rasa persaudaraan, dan saling membantu di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Nilai-nilai pengorbanan yang diajarkan dalam Hari Raya Idul Adha diharapkan mampu menumbuhkan rasa empati dan semangat gotong royong demi kemajuan daerah” lanjutnya
Di tengah perkembangan zaman dan berbagai tantangan kehidupan, kepedulian sosial dinilai menjadi pondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang harmonis, damai, dan penuh rasa kemanusiaan.
“Semoga Idul Adha membawa keberkahan untuk kita semua, menjadikan hati lebih ikhlas, serta mempererat persatuan dalam membangun Lampung Barat yang lebih baik,”
“Mari jadikan momen suci ini sebagai langkah memperkuat keimanan, kepedulian, dan pengabdian kepada sesama” tutup Bupati 2 Periode ini.