Jakarta – Traznews. Com Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (DPP HIMNI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) VII Tahun 2026 bertema “Tantangan Menuju Nias Pulau Impian” di Jakarta, Sabtu (17/10/2026). Forum strategis nasional yang dihadiri pengurus dari 26 DPD dan 165 DPC ini menegaskan komitmen transformasi kepemimpinan dan perbaikan kualitas sumber daya manusia (SDM) guna mengentaskan ketimpangan ekonomi di lima daerah otonom Kepulauan Nias.

Mengubah Mindset dan Membangun Mimpi Besar
Ketua Umum DPP HIMNI sekaligus Bupati Nias, Ya’atulo Gulo, menggarisbawahi pentingnya perubahan pola pikir bagi seluruh warga kepulauan maupun diaspora. Langkah ini menindaklanjuti arahan Prof. Yasonna Hamonangan Laoly selaku keynote speaker yang meminta orang Nias tidak lagi membatasi cita-cita mereka.
“Beliau mengajak kita semua bahwa bagaimana kita orang Nias harus sudah bermimpi besar walaupun kita berasal dari pulau kecil,” ujar Ya’atulo Gulo.
Sinergi antara warga di kampung halaman dan diaspora di Jakarta dinilai menjadi dorongan modal sosial penting. Konsolidasi organisasi HIMNI yang kini membawahi 165 DPC di tingkat kabupaten/kota diposisikan sebagai wadah penyeimbang untuk mengalirkan pemikiran serta investasi ke daerah.
Kepemimpinan Karakter dan Tantangan SDM
Persoalan paling krusial di empat kabupaten dan satu kota di Kepulauan Nias berada pada sektor kualitas SDM. Meski daerah kaya potensi alam, dampak kesejahteraan bagi masyarakat lokal belum optimal akibat kendala tata kelola dan efisiensi regulasi, termasuk implementasi Inpres Nomor 1 Tahun 2025.
Tiga Fondasi Utama Pembangunan Nias
Guna menjawab hambatan tersebut, Ya’atulo memaparkan gagasan riset doktoralnya mengenai komparasi kepemimpinan tradisional Nias dengan tantangan manajemen modern. Pembangunan berkelanjutan membutuhkan tiga pilar utama:
1. Revitalisasi karakter kepemimpinan dan solidaritas warga.
2. Penguatan kelembagaan serta fungsi mediasi sosial.
3. Skema kolaborasi terintegrasi “Nias 5+1”.
Pendekatan “Nias 5+1” mendorong integrasi program kerja antara Pemkab Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, Kota Gunungsitoli, serta dukungan penuh seluruh pemangku kepentingan diaspora.
“Pembangunan sebenarnya tidak bergantung pada besarnya sumber daya yang dimiliki, tetapi juga pada kemampuan kepemimpinan dalam mengelola sumber daya yang ada,” tegas Ya’atulo.
Melalui formulasi ini, HIMNI menargetkan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan penurunan angka kemiskinan secara bertahap di wilayah Kepulauan Nias.
#RakernasHIMNI2026 #NiasPulauImpian #HIMNI2026 #BupatiNias #YaatuloGulo #NiasMaju #SDMNias #GagasanNias5Plus1 #YasonnaLaoly #InfoNias
Rakernas VII HIMNI 2026 di benahi SDM.