Penulis :

Lucky suryani

Jakarta –  Traznews. Com Dr. Rabani Meryanto Halawa, S.H., M.H. menyarankan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan memperkuat regulasi daerah guna mencegah kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata bahari. Penegasan tersebut disampaikan mantan Kepala Kejaksaan Negeri Nias Selatan, Rabani Halawa dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) VII Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).

 

Menurut Rabani, penyelenggaraan berbagai ajang pariwisata berskala nasional maupun internasional yang menelan anggaran hingga miliaran rupiah selama ini belum memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal. Ia menilai, akar persoalan terletak pada lemahnya payung hukum daerah serta minimnya kepatuhan retribusi, khususnya di destinasi unggulan seperti kawasan Kepulauan Tello.

Bacaan menarik :  Bangun Sinergi Antar Alumni IKA - APP Untuk Masa Depan

 

“Potensi pajak dan retribusi dari kunjungan wisatawan asing di Pulau Tello sangat besar, namun penerimaan yang masuk ke daerah belum sebanding. Nias Selatan perlu belajar dari Kabupaten Kepulauan Mentawai yang memiliki peraturan daerah khusus untuk mengelola tata ruang serta pajak destinasi olahraga surfing,” kata Rabani saat memaparkan materi bertajuk Kesadaran Hukum Masyarakat Demi Percepatan Pembangunan.

 

Selain pembenahan regulasi, kepastian hukum juga dibutuhkan untuk mengatasi kekhawatiran para pejabat pembuat komitmen di daerah. Banyak aparatur sipil negara merasa cemas mengeksekusi proyek infrastruktur penunjang pariwisata akibat maraknya laporan hukum yang tidak konstruktif sebelum proses pengadaan dimulai.

 

Untuk mengatasi kemacetan pembangunan tersebut, Kejaksaan mendorong penguatan tiga pilar hukum: penataan struktur aparat, pembentukan regulasi yang rinci, serta edukasi budaya hukum masyarakat. Pemerintah daerah disarankan memanfaatkan fasilitas pendampingan hukum resmi dari Kejaksaan Negeri agar pengerjaan proyek strategis berjalan transparan, aman, dan tepat sasaran.

Bacaan menarik :  Polres Tulang Bawang Kerahkan SIVAMOL Pada Giat Vaksinasi Presisi Keliling

 

Guna mewujudkan Nias sebagai pulau impian, pembenahan tata kelola sumber daya alam serta perbaikan iklim investasi harus berjalan secara bersandingan. Tanpa penegakan sanksi yang tegas dan tata ruang yang jelas, potensi wisata bahari bernilai tinggi di Nias Selatan dikhawatirkan hanya dinikmati oleh pihak luar tanpa memberikan kontribusi nyata bagi kas daerah.

Bagikan postingan
Pemuda Nusantara Berkeadilan Resmi Laporkan Oknum Penyidik Polres Metro Jaktim ke Kompolnas
0
Strategie wygranej w kasynie online oraz pełna oferta na spinamba-poland.com.pl dla polskich graczy
0
Élégantes stratégies autour de coin strike slot pour maximiser vos gains et éviter les pertes sèches
0
Rozrywka online z irwin-casinos.org.pl i świat kasynowych emocji dla Ciebie
0
Umfangreiche Spielauswahl und großzügige Boni bei bizzo casino für neue Spieler entdecken
0
Attraktive Bonusangebote mit 24casino-germany.com.de und vielfältigen Spieloptionen erleben
0
Strategie vincenti e https://amazingbets-italy.it per scommettitori esperti e appassionati di sport
0
0
Étonnants décors virtuels autour de https://sllotlairs-france.fr pour des sessions de jeu immersives et divertissantes
0
Wichtige Informationen über granawins-de.com.de und Tipps für den erfolgreichen Weinanbau
0
Rozważne zakłady z bisoncasino i komfortowa rozrywka online dla każdego gracza
0
Bupati Nias Ya’atulo Gulo di Rakernas VII HIMNI 2026: Tantangan Nias Pulau Impian Ada di SDM
0