Aparat Gabungan TNI Bersama RSUD Mulia dan PMI Kab Puncak Jaya Evakuasi Pengungsi Korban Penembakan KKB di Distrik Sinak  

Penulis :

Lucky suryani

Puncak Jaya  Traznews. Com – Aparat gabungan TNI bersama RSUD Mulia dan PMI Kabupaten Puncak Jaya segera melakukan evakuasi medis terhadap korban tindak kekerasan yang dilakukan oleh Kelompok Legagak Telengeng (LT) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Distrik Sinak.

 

Aksi kekejaman ini memicu kepanikan luar biasa, memaksa warga setempat untuk mengungsi demi keselamatan jiwa. Merespons situasi genting tersebut, personel TNI turun tangan langsung membantu evakuasi warga, termasuk para mama-mama dan anak-anak yang juga menjadi korban kekerasan, hingga mereka selamat sampai di wilayah Kabupaten Puncak Jaya.

 

Salah satu korban, Sdr. N.K, berhasil diamankan dan dibawa menuju RSUD Mulia, Jalan Trans Papua, Distrik Mulia, untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif pada hari Rabu (15/04/2026).

Bacaan menarik :  Satpas Daan Mogot Bantu Perpanjangan SIM B1, Pemohon Sampaikan Terima Kasih

 

Kronologi Kejadian proses evakuasi berjalan dengan pengawalan ketat dari personel TNI dan RSUD/Mulia. Korban diantar langsung oleh tim PMI dan keluarga menggunakan kendaraan ambulans. Setibanya di rumah sakit, korban langsung mendapatkan pertolongan pertama dari tim medis RSUD Mulia.

 

Hingga saat ini, kondisi korban dilaporkan masih sadar dan terus menjalani perawatan intensif. Korban bernama NK mengalami luka sobek pada bagian kaki kanan dan saat ini dalam kondisi sadar.

 

Kabar terbaru menyebutkan, pada pukul 13.55 WIT, tim gabungan berhasil mengevakuasi 4 korban lainnya dalam keadaan aman dan selamat sampai di RSUD Mulia dengan didampingi oleh anggota TNI dan Polri. Keempat korban tersebut langsung mendapatkan penanganan medis segera.

Bacaan menarik :  Kadivhumas Polri Tekankan Peran Humas dalam Mendukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026

 

Korban yang ditangani di RSUD Mulia terdiri dari Ibu AT yang mengalami luka di leher dan jari, serta tiga anak-anak yaitu DW (3 tahun) luka urat dan kaki kanan, AW (5 tahun) luka dada kanan, dan OW (6 tahun) luka pada siku kanan.

 

Saat ini, seluruh korban yang sudah berada di rumah sakit dalam pendampingan penuh keluarga. Berdasarkan informasi yang diterima, korban masih mengalami trauma sehingga pihak keluarga melarang pihak yang tidak Berkepentingan untuk mendekat. (Pen Kodim 1714/PJ)

Bagikan postingan
Implementasikan Program Kapolri, Kapolres Lampung Barat Gelar Jumat Bersih di Pekon Sebarus
0
Wabup Lampung Barat Lepas 6 Taruna Sekolah Kedinasan Kemenhub ke Poltrada Bali.
0
Daman Nasir Minta Seluruh OPD di Lampung Barat Perhatikan Kebersihan Kantor
0
Dari Semarang untuk Lampung Barat, Parosil Perintahkan Disdikbud Buat Sekolah Transparan dan Berintegritas.
0
Buka Peluang Kerja bagi Warga, Kapolda Metro Jaya Gandeng Dua Perusahaan Lewat Program POLIRAN
0
Kapolda Metro Jaya Silaturahmi dengan The Jakmania, Perkuat Komunikasi untuk Sepak Bola yang Kondusif
0
Polda Lampung Ungkap 15 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi dan Dugaan Peredaran 22 Ton Beras Impor
0
SENADA 2026, Bersatu Perjuangkan Kesetaraan Bagi Penyandang Disabilitas 
0
Saiful Chaniago Dukung Penuh Langkah Kapolri Jenderal Suyudi Blokir Pinjol Ilegal dan Judol
0
 Aksi Damai Kamis 5 November: Masyarakat Desak Usut Peran Mukti Ali dkk, Minta Overlay PPKH 281 & Pengukuran Terbuka!
0
Dikukuhkan! KAPMI ACADEMY Siap Cetak 1 Juta Pengusaha Muda Indonesia – Misi Gila Ketum Muliansyah Untuk Indonesia
0
Seminar Nasional Universitas Trisakti Bahas Masa Depan Otsus dan IKN, Ini Harapan Akademisi 
0