Penanganan Longsor di Pekon Mutar Alam Akan Segera Mendapat Penanganan Pemerintah.

Penulis :

Lampung Barat – Kabar baik datang bagi masyarakat Pemangku Simpang, Pekon Mutar Alam , Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat.

Longsor yang selama beberapa tahun terakhir mengancam permukiman warga akhirnya dipastikan akan ditangani pada tahun 2026 ini.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Barat, Padang Prio Utomo.

Ia membenarkan bahwa penanganan longsor di wilayah tersebut akan mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Benar, tahun ini lokasi longsor di Simpang Pekon Mutar Alam akan ditangani. Bantuan anggaran berasal dari BNPB,” ujar Padang saat dikonfirmasi Media ini kemarin saat menghadiri acara Musrenbang tingkat kecamatan.

Bacaan menarik :  Hadiri  Musrenbang Pekon Giham Sukamaju, Camat Sekincau :Musrenbang-Pek  bagian penting  Proses  Perencanaan Pembangunan.

Berdasarkan informasi yang diterima BPBD, anggaran yang dialokasikan untuk penanganan longsor tersebut tergolong cukup besar, yakni mencapai sekitar Rp7,5 miliar.

Dana itu nantinya akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur penanganan bencana dengan dua skema yang saat ini masih dalam tahap pembahasan teknis.
Skema pertama adalah pembangunan jembatan permanen guna menggantikan akses jalan yang terputus akibat longsor. Sementara opsi kedua, penanganan dilakukan dengan penimbunan menggunakan material borvil, dilanjutkan dengan pengecoran beton serta pembangunan badan jalan di atasnya.

Padang menjelaskan, sejak longsor terjadi beberapa tahun lalu, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat sebenarnya telah berupaya maksimal agar lokasi tersebut mendapat penanganan. Mulai dari penyusunan perencanaan teknis hingga pengajuan proposal bantuan ke pemerintah pusat terus dilakukan.

Bacaan menarik :  Peringati HUT PDI Perjuangan Ke -49, Parosil Mabsus Main Kuda Lumping, Sebagai Kecintaanya Terhadap Seni Dan Budaya.

“Upaya sudah lama kita lakukan. Alhamdulillah tahun ini terealisasi. Ini tentu menjadi kabar menggembirakan sekaligus kebanggaan, karena perjuangan dan usulan daerah akhirnya direspons oleh pemerintah pusat,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan dilaksanakannya pembangunan penanganan longsor tersebut, keamanan dan kenyamanan warga sekitar dapat terjamin, serta akses transportasi masyarakat kembali normal tanpa kekhawatiran akan ancaman longsor susulan. (**)

Bagikan postingan
Dugaan Pelanggaran SOP  Dan Pengaburan Fakta Oleh Oknum Polsek Kelapa Dua: Pihak Keluarga Pertanyakan Kejanggalan Penangkapan dan Dokumen Hukum Sdr. Francois
0
Authenticité numérique autour de mystake pour des gains rapides et sécurisés
0
Sécurité accrue pour jouer en toute sérénité avec casino en ligne fiable et maîtriser ses gains facilement
0
Bupati Ela: 227 Ponpes di Lampung Timur Pilar Lahirkan Generasi Berilmu, Berakhlak, Dan Cinta NKRI
0
Seminar Ekonomi Pesisir di Lampung Timur, Kemenkop Dan Bupati Ela Sepakat Perkuat Koperasi Nelayan
0
.Jangan Salah Salurkan! Ahmad Yudan Baya ke PT NPR: Pastikan Penerima Punya Hak Hukum, Bukan Sekadar Nama!
0
Утончённый дизайн и Pinco для современных стильных пространств
0
Incredibili opportunità di vincita attendono su spinmillion.co.it, per unesperienza di gioco senza paragoni
0
Jelang Konferensi Ekonomi Kreatif, Brimob Sterilisasi Area Hotel Kempinski
0
Peserta Didik SPPK Angkatan ke-4 Gelar FGD di Polda Metro Jaya, Bahas Kepemimpinan Strategis
0
Sinergi Umaro dan Ulama Dinilai Perkuat Citra Humanis Polri di Tengah Masyarakat
0
Di Universitas Indonesia, Kabaharkam Tegaskan Kepercayaan Publik Jadi Ukuran Keberhasilan Polri
0