Perumahan Masa Depan; Simple, Elegan, Murah dan Modern

Penulis :

Lucky suryani

Jakarta, Traznews. Com Rumah hunian merupakan sesuatu yang prinsip dari setiap manusia, karena rumah hunian merupakan kebutuhan pokok dalam menjalankan hidup. Bahkan pada perkembangannya rumah hunian merupakan standarisasi tingkat kehidupan seseorang.

 

Bukan sesuatu yang berlebihan ketika seseorang dalam strata kehidupannya bisa dilihat dari model rumah huniannya. Kerap kali seseorang juga hanya untuk menampilkan dirinya berada, maka dia memoles rumah huniannya untuk terlihat mewah.

 

Yang tak kalah pentingnya rumah hunian itu bersih dan bikin kerasan karena substansi hidup itu sebenarnya tidak sekedar terlihat dari aspek kemewahan tetapi juga dari aspek kebersihan dan keasrian. Begitulah kira-kira hal yang pokok bagi setiap manusia.

 

Maka kedepan Berbicara tentang rumah hunian adalah dua kolaborasi sebagaimana disebutkan di atas yaitu mewah dan bersih. Mewah dalam hal ini terlihat ada modifikasi termasuk model tapi bukan pada soal harga.

 

Rumah hunian modern juga menuntut penghuninya untuk hidup tenang terhindar dari kebisingan lebih-lebih menghadapi bencana alam termasuk banjir, gempa dan longsor. Dan yang paling penting bagi kaum millennial yang hidup dengan nuansa kemodernan adalah rumah hunian yang simple dan elegan.

 

Sebagai tambahan nilai tawar adalah harga rumah yang tidak terlalu mencekik bahkan harganya sangat rendah karena dibangun atas bahan yang sangat sederhana tetapi kokoh.

Bacaan menarik :  Harun Sabuku. Ketua  DPD Kaimana  Hadiri Rapimnas I di Jakarta, Perkuat Komitmen Untuk Orang Asli Papua Barat

 

Foss Group dalam hal ini memunculkan solusi serta menawarkan dengan Gagasan untuk generasi millennial yaitu dengan “Type Rumah Gercap”, yaitu singkatan “Gerakan Cepat Anti Gempa” dan “Type Rumah Risag”, yaitu singkatan dari “Rumah Praktis plus Plag & Play”.

 

Gagasan ini diimplementasikan dalam Dalam pembangunan perumahan dengan model yang sangat kecil tapi terlihat strategis dan bersih tetapi nayaman dihuni.

 

Peradaban manusia memang akan selalu mencari sesuatu yang baru dan dalam perkembangannya manusia itu semakin modern semakin berpikir simple, praktis dan lebih fungsional. Menghindari sesuatu yang bikin beban besar dan jelimet. Nah salah Inisiator perumahan tersebut yaitu Foss Group, Yaitu perusahaan yang dijalankan oleh para pemikir dan praktisi di sektor perumahan.

 

Dalam rangka menjawab kebutuhan masa depan tersebut maka rumah hunian Dengan dua tipe di atas penting untuk di sosialisasikan dan dipublikasikan untuk diketahui dan dikaji oleh publik.

 

Karena pada zaman terdahulu ada juga peradaban yang berpikir tentang rumah hunian itu berada di bawah tanah tanpa ada gedung tetapi kemudian ditemukan model model baru yaitu perumahan dengan model dibangun ke atas.

 

Yang paling pokok dalam hal ini gagasan perumahan ini dapat menangkal terjadinya gempa bumi yang dapat mengancam penghuninya. Perumahan ini salah satu Kelebihan dan keunggulan yaitu dapat tahan dengan terjadinya gempa bumi.

Bacaan menarik :  Silaturahmi Akbar dan Halal bihalal IKA APP 82, Temu Muka, Temu Hati, Tetap Satu Rasa" 

 

Gagasan ini tentu Muncul dengan melihat betapa manusia tidak berdaya menghadapi gempa sehingga tidak sedikit nyawa Yang hilang karena tidak melakukan antisipasi terhadap bencana alam yang bisa terjadi kapan saja.

 

Tawaran pemikiran ini harus disambut bahkan kalau perlu di kampanyekan sebagai bentuk Kepedulian terhadap warga yang masih tergolong pra sejahtera.

 

Di negara maju rumah hunian itu praktis difungsikan sebagai tempat transit dan istirahat saja dari aktivitas perkantoran atau tempat kerja ke tempat makan dan tempat istirahat, tidak lebih dari sekedar itu saja.

 

Yang tidak kalah pentingnya rumah hunian gagasan Foss Group ini Bisa menunjang terhadap tingkat kefokusan seseorang dalam mengerjakan tugasnya di rumah.

 

Rumah ini juga, Adalah rumah yang ramah lingkungan sehingga dengan rumah yang dibangun dengan bahan tanpa harus Menebang pohon maka dapat disimpulkan rumah ini tidak berkontribusi pada pengurangan hutan yang selama ini telah mengkhawatirkan.

 

bukan hanya sekedar hutan yang mengkhawatirkan tetapi perumahan ini juga tidak mengurangi lahan pertanian karena tidak terlalu memakai lahan luas sehingga pertanian tidak terganggu atau lahan tidak terkurangi dengan cara yang signifikan.

 

Foss Group Perlu menjadi trigger dalam dunia properti biar tidak semua pengusaha yang bergerak di bidang perumahan hanya berpikir tentang laba atau hasil yang didapatkan lebih dari itu soal lingkungan.

Bacaan menarik :  Konsolidasi Wilayah, Ketua Umum DPP APPMBGI  Perkuat Struktur kepengurusan Serta Menyerahkan SK DPD II Se-Provinsi Jawa Barat 

 

Maka aktivis lingkungan dalam hal ini harus memberikan support kalau perlu reward karena praktisi properti seperti Foss Group ini lebih memikirkan terhadap kenyamanan penghuni tanpa merusak lingkungan.

 

Bayangkan satu blok dalam perumahan yang hanya dapat dihuni 100 KK tapi dengan Model rumah ini bisa ditempati warga 500 KK.

 

Bukan hanya pemerhati properti dan aktivis lingkungan tapi juga pemerintah dapat menyambut dengan baik gagasan ini karena dengan demikian perumahan ini bisa maju menjadi solusi di tengah keresahan tentang buruknya pengelolaan lingkungan.

 

Akhirnya ada di kami tim yang ikut menilai tentang rumah hunian ini menjadi harapan untuk di masa-masa yang akan datang.

Bagikan postingan
Ketum KBPP Polri Ajak Organisasi Tetap Solid Hadapi Tantangan Digital dan Kebangsaan.
0
Munas VI KBPP Polri 2026 : Syamsu Rizal Arbi Serukan Soliditas Demi Stabilitas Nasional
0
Ketua KBPP Polri Sumsel M. Yansuri: Munas VI Pertegas KBPP Sebagai Mediator Polri  Dan Masyarakat
0
Anna Susanti KBPP Polri Sultra: Munas VI Harus Lahirkan Ketum Solid Jaga Kekompakan Organisasi
0
Pelayanan Satpas SIM Daan Mogot Dipuji Cepat dan Profesional, Pemohon Akui Semakin Nyaman
0
Polres Kepulauan Seribu Perkuat Pengamanan Dermaga Antisipasi Lonjakan Wisatawan Libur Panjang
0
Jakarta Bhayangkara Presisi Raih Kemenangan Perdana di AVC Men’s Club Championship 2026 Pontianak
0
Pihak RSUD KH.Ahmad Hanafiah Berkomitmen Mengevaluasi Tata Letak Ruang Perawatan,Tingkatkan Standar Kebersihan Dan Pelayanan
0
Said Aldi BKPRMI: Puluhan Ribu TKTPA Kini Dapat Bantuan Operasional, Dorong Kesejahteraan Guru Ngaji
0
Dari _Combat Force Menuju Strategic Force_, Seminar Nasional Seskoad Bahas Masa Depan TNI AD
0
MWC NU Sekincau Gelar Musyawarah Kerja ke 2, Perkuat Kelembagaan untuk Pelayanan Umat.
0
Perayaan HUT KNTI ke-17 2026: Nelayan Tradisional Jakarta Utara Suarakan Perlindungan Wilayah Tangkap
0