Petani Tulungagung Dorong Hilirisasi Pisang Tanduk dan Belimbing Lewat Program Pertanian ( Rapimnas 1) 

Penulis :

Lucky suryani

Jakarta, Traznews. Com Ketua Kelompok tani dari Kabupaten Tulungagung Moch Ervan Ari Wibowo menyampaikan komitmennya di Rapimnas Tani Merdeka yang di selenggarakan di auditorium Kementerian Pertanian, untuk terus mengembangkan komoditas unggulan lokal, khususnya pisang bir/pisang kaku dan belimbing, melalui program hilirisasi pertanian. Upaya ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

 

Dalam keterangannya, perwakilan petani mengungkapkan bahwa saat ini tersedia lahan seluas 18 hektare untuk pengembangan pisang bir/pisang kaku, bahkan potensi perluasan mencapai 18.000 hektare. Komoditas ini diproyeksikan tidak hanya untuk konsumsi segar, tetapi juga diolah melalui UMKM dan industri rumahan menjadi produk turunan seperti getuk pisang, keripik pisang, hingga minuman olahan.

Bacaan menarik :  Mitra BGN Datangi DPR, Soroti 13 Ribu Dapur SPPG: Rp26 Triliun Investasi Dipertanyakan, Kepala BGN Diminta Hadir

 

 

“Pisang bir ini kita dorong masuk ke hilirisasi. UMKM bisa mengolah menjadi makanan maupun minuman khas, sehingga memberi nilai tambah dan membuka lapangan kerja baru,” ujar perwakilan kelompok tani.

 

Selain pisang, belimbing asal Tulungagung juga menjadi komoditas unggulan yang sudah diolah menjadi produk minuman dan dipasarkan di berbagai pameran. Masyarakat setempat mengelola kebun belimbing secara mandiri, kemudian mengolah hasil panennya menjadi produk hilirisasi bernilai ekonomi.

 

Dukungan pemerintah pusat melalui program pertanian Presiden turut memperkuat upaya petani di daerah. Program tersebut meliputi pupuk subsidi yang kini lebih mudah diakses serta bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), mulai dari combine harvester, traktor, hingga drone pertanian.

Bacaan menarik :  Relawan Prabowo GEMA PAGI Yakin Prabowo Gibran Menang dalam Pilpres 2024

 

“Kalau dulu pupuk sulit didapat, sekarang aksesnya lebih mudah. Begitu juga dengan bantuan alsintan, yang membuat proses panen lebih cepat dan efisien,” jelasnya.

 

Melalui program Tani Merdeka, para petani Tulungagung berharap dapat terus didampingi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan. Hilirisasi produk pertanian diharapkan menjadi jalan keluar agar hasil panen tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga memberikan nilai tambah tinggi.

 

“Harapan kami sederhana, yaitu petani bisa sejahtera dan kelompok tani semakin solid. Dengan hilirisasi, hasil pertanian kita bisa bersaing di pasar nasional maupun internasional,” pungkas perwakilan kelompok tani.

Bagikan postingan
Polda Metro Jaya Perkuat Perlindungan Sumber Daya Alam melalui Penanganan 54 Ton Galena Mengandung Tembaga
0
Jaga Kelestarian Satwa dan Ekosistem, Polda Metro Jaya Tangani Perdagangan Sisik Trenggiling
0
Polda Metro Jaya Ungkap Lima Perkara SDA dan Barang Bersubsidi, 12 Tersangka Diproses
0
Kapolda Jambi Pimpin Penanaman Pohon di SPN, Wujudkan Komitmen Green Policing dan Pelestarian Lingkungan
0
Kapolri: Tim Gabungan Sita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh
0
Sabtu Berkah Bersama Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
0
Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Selidiki Penganiayaan Berat Tenaga Honorer RSUD Dekai, Dugaan Keterlibatan KKB Didalami
0
Seminar Internasional Manuskrip Al Qur’an,160 professor dan Doktor Membedah Manuskrip Mushaf Mashhad Razavi 
0
Kapolda Lampung Sambangi Kota Metro, Gelar Jumat Keliling dan Perkuat Sinergitas TNI-Polri di Makorem 043/Garuda Hitam
0
Meski Ada Laporan ke Polda Jabar, Sentul City Terus Garap Lahan Tetangga Prabowo
0
Novi Marzani: Kalau Data Korupsi BUMD Rp30 Miliar Tidak Valid, Saya Tuntut Balik Ketua Fortuba!
0
Empat Prestasi Diraih, SMPN 1 Sekincau Siap Harumkan Nama Lampung Barat di Tingkat Provinsi.
0