Warga Gelar Aksi Di Depan SMAN 1 Kota Tangerang, Soroti Sistem SPMB Yang Tertutup

Penulis :

Lucky suryani

Tangerang, Traznews. Com Sejumlah warga menggelar aksi unjuk rasa di depan SMAN 1 Kota Tangerang pada Selasa (8/7/2025). Mereka menyuarakan dugaan dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang dinilai tidak transparan.

 

Dalam orasinya, perwakilan massa menyampaikan bahwa sistem SPMB di Provinsi Banten sangat tertutup, seperti yang sebelumnya juga pernah disampaikan oleh Gubernur Banten. Hal ini, menurut mereka, membuka peluang terjadinya praktik-praktik kecurangan di sejumlah sekolah.

 

“Sistem SPMB sangat tertutup, seperti kata Pak Gubernur. Ini yang terjadi di berbagai sekolah, banyak kecurangan karena sistemnya tidak transparan,” ujar salah satu orator aksi.

 

Aksi warga Neglasari Di depan SMAN1 Kota Tangerang

 

Bacaan menarik :  Pantau Libur Akhir Tahun di Ancol, Kapolda Metro Jaya Bagi-bagi Cokelat ke Pengunjung

 

la juga menyoroti peran operator sekolah yang dianggap memiliki pengaruh besar dalam proses seleksi. “Operator bilang semuanya by sistem, tapi faktanya sekolah punya hak prerogatif seperti yang disampaikan Pak Gubernur. Jadi, Bapak dan Ibu jangan mau dibodohi,” tegasnya.

 

Menanggapi hal tersebut, Wakil Kepala Sekolah bidang Humas SMAN 1 Kota Tangerang, Heru Minwardiani, membantah adanya perlakuan khusus dalam penerimaan siswa baru di sekolah tersebut.

 

“Penerimaan murid baru di SMAN 1 Kota Tangerang sudah sesuai dengan sistem dari Dinas Pendidikan Provinsi Banten. Semuanya sudah mengikuti prosedur,” jelas Heru.

 

Ia juga memberikan penjelasan mengenai kuota penerimaan siswa melalui jalur domisili. “Khusus untuk jalur domisili sudah masuk 118 siswa dan tahun ini ada 21 siswa baru yang diterima di SMAN 1 Kota Tangerang. Jalur domisili tahun ini mencakup wilayah  Kecamatan Neglasari. Tahun lalu mencakup Kecamatan Batuceper dan Kecamatan Karawaci,” terang Heru.

Bacaan menarik :  Rakernas Peradi 2026, DPN Perkuat Konsolidasi dan Fokus Tingkatkan Pelayanan Anggota

 

Aksi ini mencerminkan keresahan masyarakat terhadap proses seleksi masuk sekolah negeri yang dianggap belum sepenuhnya terbuka dan adil. Mereka berharap pihak terkait, khususnya Dinas Pendidikan Provinsi Banten, segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem yang berjalan saat ini.

Bagikan postingan
0
Étonnants décors virtuels autour de https://sllotlairs-france.fr pour des sessions de jeu immersives et divertissantes
0
Wichtige Informationen über granawins-de.com.de und Tipps für den erfolgreichen Weinanbau
0
Rozważne zakłady z bisoncasino i komfortowa rozrywka online dla każdego gracza
0
Bupati Nias Ya’atulo Gulo di Rakernas VII HIMNI 2026: Tantangan Nias Pulau Impian Ada di SDM
0
Polri Tambah Dukungan Personel Brimob Lintas Daerah untuk Penanganan Karhutla
0
Subuh Keliling, Upaya Polri Perkuat Harkamtibmas melalui Kedekatan Dengan Masyarakat
0
Précision et chance combinées avec coins-strike.fr pour des sessions de jeu palpitantes et fructueuses
0
Muhammad Rullyandi Apresiasi Pembentukan UU Penilai dan Peran Strategis MAPPI
0
Perkuat Benteng Kemerdekaan Pers, IWO Pringsewu Gandeng Advokat untuk Wartawan
0
Konferensi PWI Tangsel 2026, Tahapan Verifikasi Anggota Resmi Berakhir
0
Opportunità concrete con powbetsit.it per vincite sicure e un gioco responsabile nel tempo libero
0