Parosil Mabsus : Usulan Dalam Musrenbang Ibarat “Menjaring Ikan Di Sungai Tidak Semua Ikan Akan Terangkat

Penulis :

Samsul Hadi

LampungBarat-Bupati LampungBarat Hi.Parosil Mabsus telah laksanakan Kegiatan Musrenbang di beberapa kecamatan yang ada di Lampung barat.

Dalam beberapa kegiatan Musrenbang kita bisa melihat, warga masyarakat mengusulkan berbagai macam usulan kepada pemerintah terkait pembangunan di daerahnya masing masing, (14/2/22).

Musrenbang Kecamatan merupakan sebuah tahapan lanjutan dari pada kegiatan yang sudah dilakukan di tingkat dusun, tingkat pekon, di tingkat kecamatan, di tingkat kabupaten tingkat provinsi hingga tingkat nasional kegiatan seperti ini merupakan amanat undang-undang , suka tidak suka ataupun bosan tidak bosan kegiatan ini harus dilalui karena ini merupakan mekanisme yang diatur daripada sebuah perencanaan pembangunan.

Dalam Sambutanya di beberapa kecamatan Bupati Parosil selalu menyampaikan, Kegiatan seperti ini hampir setiap tahun dilaksanakan akan tetapi dari sekian banyak usulan warga masyarakat ada yang terwujud atau terlaksana, ini namanya penjaringan sama ibarat kalau kita jaring di kolam , ” Kalau kita menjaring ikan di sungai tidak mungkin ikan yang ada di sungai itu semua akan terangkat” ada diantaranya yang bisa terangkat oleh jaring dan juga mungkin ada yang belum bisa terangkat.

Bacaan menarik :  Hi.Untung , Aleg Fraksi Gerindra Respon Cepat Minimnya LPJ Menuju UPTD Puskesmas Sekincau.

“Jadi kalau bicara penting, semua usulan yang disampaikan masyarakat baik di tingkat dusun pemangku ,ditingkat pekon, ditingkat Kecamatan saya yakin semua usulan itu adalah penting” terang Parosil.

Berbicara kepentingan masyarakat secara umum ada yang usul jalan, ada yang usul jembatan, ada yang usul sekolah,ada yang usul masjid, ada yang ngusul bantuan-bantuan kelompok, ada yang usulin bantuan bantuan untuk budaya.

Lanjut Bupati Parosil, Saya memahami yang namanya kebutuhan masyarakat tetapi masyarakat juga harus memahami kemampuan keuangan daerah.

“Kalaupun mungkin ada yang waktu itu disampaikan di saat musyawarah rencana pembangunan Kecamatan atau kabupaten akan dilaksana pembangunan tetapi mungkin tertunda atau terjadi pengurangan volume, ini bukan serta merta kebijakan daripada bupati” kata Parosil.

Bacaan menarik :  Polisi Lampung Barat Angkat Pacul Dorong Lori Demi Keselamatan Warga

Tetapi ini murni kebijakan dari pemerintah pusat yang harus dijalankan oleh seluruh kabupaten yang ada di republik Indonesia yaitu “Terjadinya pengurangan anggaran dan juga pengalihan anggaran untuk kepentingan yang lebih besar yaitu penanganan pandemi covid 19” Pungkasnya.

Bagikan postingan
Remaja Asal Way Tenong Pergi Meninggalkan Rumah, Keluarga Berharap Segera di Ketemukan.
0
Distribusi SPPT PBB 2026 Dimulai, Ini Ada 3 Cara Bayar Pajak Lebih Mudah
0
Jelang May Day, Polres Lampung Barat Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim
0
Patroli Malam Ditsamapta Polda Banten Intensif, Antisipasi Kejahatan C3 di Kota Serang
0
Limbah Tambang Meluap, Sawah Petani Tambahrejo di Ujung Tanduk
0
Jurnalis Dilarang Meliput Public Expose ABM Investama, EO Diduga Langgar Kebebasan Pers
0
Jakarta Utara Jajaki Kolaborasi TCI Global untuk Perkuat Program Kependudukan
0
AP2 Indonesia Desak KPK RI Usut Tuntas Dugaan Korupsi DAK Sektor Pertanian, Pendidikan, dan Kesehatan di Kabupaten Sumba Barat Daya. 
0
Dorong Pengelolaan Informasi Mandiri dan Kreatif, Diskominfo Lambar Sosialisasi KIM ke Kecamatan dan Puskesmas.
0
Dorong Pengelolaan Informasi Mandiri dan Kreatif, Diskominfo Lambar Sosialisasi KIM ke Kecamatan dan Puskesmas.
0
Jalin Kerjasama, Perindag Lamtim Dan SMSI Lampung Timur
0
Jelang Musorkab, Calon Ketua KONI Lambar Gelar Pertemuan dengan Pengurus dan Pengcab.
0