nadya dan deboy berfoto dengan logo traznews

BANDAR JAYA – Sosial media di era ini memang sudah menjadi salah satu kebutuhan khusus masyarakat dari anak-anak hingga orang dewasa bahkan kalangan orangtua. Hampir setiap orang memiliki handphone berbasis android yang merupakan alat menuju social media.

Social media memiliki banyak sekali manfaat, dari chating, penjualan barang, dan lain-lain seperti contoh tiga anak muda kreatif ini yang memanfaatkan social media untuk berkarya dari hobi mereka.

Nadya, Deboy dan Wenny adalah para creator content atau creator video di Instagram yang merasakan manfaat social media itu sendiri.

“Kalo dari aku sendiri, banyak banget manfaat yang aku dapetin dari social media terutama Instagram. Diantaranya aku bisa menyalurkan hobi, bakat dan kreatifitas saat ini” ungkap Nadya yang di temani Deboy.

“Juga bisa mendapat info lebih cepat yang jelas, dan bisa lebih menambah teman atau kenalan, bahkan bisa dapet jodoh juga di situ, seperti saya dan Nadya yang memang di pertemukan di social media hehe” tambah Deboy.

Tak berbeda dengan jawaban sang kakak, wenny pun mengungkapkan hal yang sama.

“seperti kak nad, menambahkan juga, dari social media itu sendiri, kami mendapat bonus yang sebenarnya dari awal itu tidak terfikir di kami, yaitu mendapat penghasilan dari beberapa endorse-endorse” ucap pemilik akun Instagram @weniayuch ini.

Nadya dan Wenny sendiri memulai eksistensinya di Instagram pada 2015, yang saat itu Nadya dengan akun Instagram @nadiachibbyhachi ini berawal dari video ‘Dhubsmash’ selama beberapa bulan kemudian beranjak ke video collab mengawali perkenalan dengan Deboy pemilik akun @dediboyy lalu menyusul Wenny yang bermula dari video ‘V-Show‘.

“Awalnya cuma berawal dari keisengan aja buat video-video dubsmash dan upload di Instagram, beberapa kali upload tiba-tiba di ajak collab sama Deboy, kemudian Wenny juga di ajak collab beberapa creator. Setelah itu kami kembangkan, kami pelajari dan kami berusaha terus berkreasi” ucap Nadya juga mewakili Wenny.

wenny berfoto dengan logo traznews

Mereka pun menyatakan beberapa kendala ketika harus terjadwal dalam pembuatan video itu sendiri di antaranya ide yang terkadang belum terfikir, hingga membuat mereka jenuh, akan tetapi mereka memiliki cara untuk menghilangkan kejenuhan itu seperti jalan-jalan bersama teman-teman mereka meski sekedar ngobrol sehingga munculnya inspirasi itu sendiri.

Di dampingi Deboy yang juga creator content dari Palembang, Nadya selalu mencoba mencari ide kreatif yang juga di tularkan ke adiknya Wenny. Deboy sendiri creator yang sangat di dukung oleh pemerintah dari kota ia berasal.

“Kalo di kota ku, pemerintah sangat mendukung para creator itu sendiri hingga di berikan tempat dan wadah untuk kami berkreasi. Sehingga kami termotifasi dan di kota kami sendiri masyarakatpun mendukung talent local mereka” ujar Deboy yang memiliki nama asli Dedi ini.

Berbeda dengan Deboy, Nadya mengungkapkan salah satu keganjalan di hati mereka.

“Di Lampung sendiri, kesadaran atau pengetahuan dari pemerintah dan masyarakat sendiri mungkin masih terbatas, hingga di Lampung sendiri tidak ada yang tau adanya kami dan creator lain yang di kota lain banyak yang mengenal kami” kata wanita yang telah memutuskan berhijab beberapa tahun lalu.

“Bahkan pernah saat itu Wenny di salah satu tempat di Jakarta, beberapa orang memanggil nama ku, cuma mau minta foto dalam artian mereka antusias dengan para creator seperti kami, namun saat ini belum terjadi di kota asal kami Lampung” tambah Wenny yang identik dengan pipi tembemnya.

Beberapa pesan di sampaikan pula oleh mereka kepada para creator serta masyarakat dan pemerintah di Lampung khususnya.

“Tetap semangat, terus berkreasi dan berkarya, masalah hasil akan meningkat tergantung bagaimana keseriusan kalian. Dan untuk masyarakat serta pemerintah yang ada di Lampung, gunakanlah media sosial dengan sebaik mungkin, bantu para talent local untuk menggali potensi mereka ” pesan Nadya dan Wenny di kediaman mereka di Bandar Jaya, Lampung Tengah.

“juga semangat dan tetap kompak untuk para creator Lampung agar nantinya bisa di dukung oleh masyarakat dan pemerintah” pungkas Deboy.

Nadya dan Wenny juga berharap agar Lampung dapat menjadi tempat para kreator-kreator muda dengan segala potensi serta dukungan dari semua pihak, sehingga para creator sendiri termotivasi oleh Lampung itu sendiri. **(red/ag)

Tinggalkan KOmentar

Masukkan Komentar anda
Masukkan nama anda