Traznews, com, Aceh —-Beredarnya daftar OKP dan Ormas penerima bantuan penanganan covid19 dari Pemerintah Aceh di dunia maya berdampak luas dengan munculnya berbagai komentar pro dan kontra.

Salah satu Ormas Forum Relawan Bansigonm Aceh atau FORBA Aceh yang tidak tercantum dalam daftar penerima dana bantuan tersebut, merasa sangat dirugikan oleh buliyan salah satu postingan di FB dari akun berinisial “SM”. Menurut Ketua Umum FORBA Aceh Muktaruddin Maop postingan tersebut telah melakukan pencemaran nama baik terhada pihaknya, baik atas nama organisasi FORBA Aceh, maupun atas nama pribadinya.

Menurut Ketum FORBA Aceh akun “SM” menyebutkan pihaknya mengamuk dan mengancam Gubernur Nova Iriansyah, karena tidak tersebut nama FORBA Aceh dalam daftar bantuan Hibah penanganan Covid-19.
“Postingan tersebut sangat menyudutkan saya dan lembaga, inikan fitnah yang dapat mencemarkan nama baik kami, tuduhan tersebut tidak mendasar dan tidak pernah saya lakukan ” ungkap Maop sedikit emosi.

Berikut kutipan postingan yang diterima Media ini dalam bentuk print aut “Breaking News :Mukhtaruddin Maop ka dimeungamokggara2 FORBA Hana meurumpok jatah dana Hibah Corona untuk okape. Ka diancam Gub. Nova & Iqbal Farabi turunkan seluruh relawan FORBA U Manda Aceh. Ditambah Emont ketawa”
(Red. Breaking News : Hai Apalagi itu, Si Mukhtaruddin Maop sudah mengamuk gara-gara FORBA tidak mendapatkan jatah dana hibah Corona untuk OKP. Sudah mengancam Gub. Nova & Iqbal Farabi turunkan relawan FORBA ke Mandaaceh Emont ketawa.

Menurut pengakuan Maop, mencermati isi postingan diduga mengarah pada pencemaran nama baik dan fitnah, pihaknya telah melakukan pelaporan akun “SM” kepihak Polda Aceh.

Berdasarkan pantauan di Polda Aceh, Mukhtaruddin Maop bersama beberapa pengurus FORBA Aceh mendatangi Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Aceh, Jum’at, 15/1/2022 pukul 15.30 Wib dan diterima oleh Bripka. Syahrial Syah dan didaftar dengan nomor pengaduan No. LP/17/I/YAN.2.5/2020., tertanggal 15/1/2021.

“Pelaporan dugaan pencemaran nama baik oleh akun “SM” ini merupakan upaya saya dan FORBA Aceh dalam mencari keadilan” ungkap Maop mengakhiri keterangannya.(Saeful).

Tinggalkan KOmentar

Masukkan Komentar anda
Masukkan nama anda