METRO – Rivaldi Mardiansyah wartawan Surat Kabar Harian (SKH) Swara Lampung menjadi korban kekerasan verbal dan diajak berduel Kepala SMPN 6 Kota Metro Yuwono saat menagih sisa pembayaran berita berbayar, Senin (8/1)
Peristiwa tersebut berawal pada, Minggu (7/1/2018) saat Rival menghubungi Yuwono melalui pesan singkat menanyakan kapan sisa pelunasan pembayaran berita berbayar yang diterbitkan pada 2017 lalu. Namun yang bersangkutan membalas dengan pesan yang tidak jelas.
”Karena smsnya enggak jelas, saya balas lagi bertanya apa maksud sms itu karena saya tidak bisa mengartikan sms kepala sekolah itu apa maksudnya. Malah dia balas dasar bodoh,” ungkapnya kepada saya,Senin (8/1/2018).
Memperjelas persoalan tersebut, Rival pun mencoba mengkonfirmasi Kepala SMPN 6 Yuwono. Malah perlakuan yang tidak mengenakkan kembali dilakukan yang bersangkutan kepadanya.
”Saya baru masuk dia langsung menyindir. Katanya hebat kamu ya bisa ngajarin orang tua. Padahal saya belum bicara sepatah kata pun. Dia bilang karena saya bilang sms dia salah dan dia bilang masih menyimpan sms itu. Sekalian saya minta dia buka smsnya, biar ketahuan siapa yang salah dan siapa yang bahasanya tidak sopan,” jelas Rival.
Tidak berhenti disitu, Yuwono pun berdiri dari tempat duduknya dan langsung memukul meja sekuat tenaga juga membentak dirinya. Sambil mengeluarkan kata-kata kasar dengan nada tinggi, Yuwono keluar dari ruangannya seolah ingin memukul.
”Tidak saya tanggapi, saya cuma bilang seorang pendidik kenapa prilakunya seperti itu. Ibu Sri Karnasih Wakasek disana langsung menarik saya karena melihat Kepsek emosi seperti ingin mengajak saya berkelahi. Beberapa menit kemudian saya dipanggil ke ruangan kepala sekolah. Kepala sekolah mengaku kalau kejadian tadi hanya drama (pura-pura). Tetapi menurut saya tidak seperti itu kejadianya. Saya sangat menyayangkan peristiwa itu dilakukan seorang kepala sekolah di Kota Metro yang bervisi sebagai Kota Pendidikan,” .**(dbs)

Tinggalkan KOmentar

Masukkan Komentar anda
Masukkan nama anda