DaerahLampungLampung Barat

Team Indofood Dan Hextar DGW Memberikan Solusi Kepada Petani Menyikapi Anjloknya Harga Kopi

LampungBarat,Traznews.comPetani Kopi Lampung Barat mengeluh dengan harga kopi yang semakin tidak menentu pada saat musim panen tiba. Dan hal ini hampir setiap tahun sering terjadi.

Seperti halnya Budi petani kopi pekon sukamenanti sangat mengeluhkan harga kopi yang semakin menurun, yang di nilai tidak sesuai dengan pengurusan nya dengan hasil panen buah kopi nya. Sedangkan kopi lampung barat kopi yang hebat bisa tembus ke pasar luar negeri. Tetapi harga nya belum SeHebat pasar nya.’imbuhnya’.(30/04/2021)

Selamet, Petani Kopi Pekon Kota Besi Pemangku Gerdai mampu memanfaatkan peluang karena kenal dengan team lapangan PT Indofood dan PT Hextar (Dgw Group) bagian pupuk, agar dapat menambah penghasilan tambahan pada kebun kopi mereka, sehingga kami beserta rekan-rekan petani yang ada di wilayah Gerdai kedepan nya tidak terlalu Panik dengan harga kopi yang tidak menentu. Kami beserta kawan-kawan petani fokus untuk menanam dan merawat kopi dengan Baik. Karena kami sudah dapat memenuhi kebutuhan keluarga setiap minggu nya dari hasil penanaman Cabai dengan Kontrak harga minimum bersama PT Indofood. Insyaallah kedepan nya kami bisa merawat lahan pertanian kami yang tidak begitu luas dengan hasil yang bisa lebih maksimal dari sebelum-sebelumnya. Ini semua bukan hanya sekedar iming-iming semata yang tidak bisa di buktikan tetapi ini jelas dan program ini bagi saya dan rekan-rekan petani sangat Tepat sasaran.

Fadli sebagai team lapangan Dari PT indofood mengatakan penanaman Cabai kecil dengan Kontrak hasil panen dengan harga minimum Rp 12.000 mudah-mudahan dapat menambah keuangan petani di masa paceklik setelah musim panen kopi. Jadi dengan hasil tambahan dari tanaman selang kopi tersebut maka petani kopi tidak harus terlalu khawatir dengan kondisi keuangan pada musim paceklik yang selalu terjadi setiap tahun nya pada petani kopi selama ini.

Arif selaku perwakilan dari PT Hextar (Pupuk DGw) mengatakan dengan ada nya tanaman selang di selah batang kopi secara otomatis akan dapat merubah pola perawatan dan menambah hasil produksi kopi dan cabai kecil nya. Karena dengan melakukan pemupukan rutin pada cabai kecil nya setiap 10 hari maka otomatis kopi nya pun akan terpenuhi nutrisi nya. Dan juga dengan modal yang sedikit untuk penaman cabai kecil nya hasil nya bisa berlimpah, apalagi sudah jelas ada perusahaan yang siap menampung hasil panen cabai kecil nya dengan harga minimum yang sangat menjanjikan.

Sumarlin mengatakan program seperti ini sangat baik dan Tepat sebagai Solusi terbaik untuk para petani kopi, seharus nya solusi ini bisa di dukung oleh pemerintah agar para petani kopi lampung barat tetap bisa menjaga kebun kopi mereka agar tidak di tebang dan diganti tanaman yang lain yang di anggap para petani lebih menjanjikan dari pada kopi. Karena dengan solusi menggandeng para pihak-pihak swasta inilah kebutuhan keuangan para petani pada saat peceklik bisa teratasi. Agar brand Kopi Lampung Barat tidak hilang dengan kegagalan para petani untuk mengatur keuangan mereka setiap tahun nya. Meskipun sampai saat ini pemerintah juga belum mendapat solusi yang tepat untuk mengatasi harga kopi yang tidak menentu dari tahun ke tahun.

(Rilis/Red).

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button