Bandar LampungDaerahLampung

SPEE FSPMI Lambar Dan Pesbar Ikut Aksi Tuntut Pencabutan UU Cipta Kerja

BandarLampung,Traznews,com- Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) Provinsi Lampung mengelar Aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Lampung dan Kantor DPRD Lampung. Senin (9/11/2020). Aksi unjuk rasa oleh MPBI (Majelis Pekerja Buruh Indonesia) dilaksanakan mulai pada pukul 09.00 wib sampai dengan pukul 13.00 wib dengan massa berjumlah kurang lebih 300 orang.

 

 

Unjuk rasa ini merupakan dampak dari pengesahan UU No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, menuai respon salah satunya dari serikat pekerja, dimana serikat pekerja merasa dirugikan dengan UU tersebut. selain itu penetapan upah minimum tahun 2021 yang tidak mengalami kenaikan berdasarkan surat edaran kementrian tenaga kerja Nomor : M/XI/HK.04/X/2020 tentang penetapan upah minimum tahun 2021, yang menjadi tuntutan aksi dari serikat pekerja.

 

 

Dalam aksi unjuk rasa ini Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) Provinsi Lampung menutut agar
Pemerintah mencabut Undang- undang No. 11 tahun 2020 Tentang Cipta Kerja dan menaikan Upah Minimum tahun 2021 Sebesar 8 persen.

 

 

Dalam aksi unjuk rasa yang silakukan Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) Provinsi Lampung diikuti oleh beberapa Serikat Pekerja (KSPSI, KSPI, FSPMI) yang ada di Propinsi Lampung, serta unsur mahasis wa dari BEM UNILA, BEM POLINELA dan BEM UBL.

 

 

Serikat Pekerja Elektronik Elektrik Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPEE FSPMI) Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten Pesisir Barat / PUK PT MJA mengirimkan perwakilan untuk mengikuti aksi Unjuk Rasa tersebut, sebagai aksi Solidaritas sesama Serikat Pekerja di Lampung. Dengan mengirim 9 orang perwakilan untuk mengikuti aksi tersebut, yang berasal dari perwakilan – perwakilan posko.

 

Pada kesempatan tersebut perwakilan dari GMBI diterima oleh Sekda Propinsi Lampung Fahrizal Darminto, Wakil Ketua IV DPRD Lampung Raden Muhammad Ismail, serta perwakilan Komisi V DPRD Lampung serta OPD terkait.

 

Perwakilan KSPSI, FSPMI, perwakilan mahasiswa menyampaiakan agar aspirasi dari aksi tersebut akan menjadi masukan bagi Pemerintah Provinsi Lampung dan diteruskan kepada Pemerintah Pusat.

Sementara itu Sekdaprov Lampung Fahrizal Darminto dan Wakil ketua DPRD Raden Muhammad Ismail menyambut baik masukan pada aksi ini dan berterimakasih atas pelaksanaan aksi unjuk rasa hari ini yang berjalan aman, damai dan kondusif.(Rilis).

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button